Jumat, 21 Juli 2017 | 13.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Presiden Kembali Nyatakan Perang Besar Terhadap Narkoba

Presiden Kembali Nyatakan Perang Besar Terhadap Narkoba

Reporter : Zainal Bakri | Selasa, 6 Desember 2016 - 12:50 WIB

IMG-18918

Kepala BNN Budi Waseso menunjukkan barang bukti narkoba yang akan dimusnahkan kepada Presiden Jokowi, di lapangan Silang Monas, Jakarta, Selasa (3/12). (KiniNews/Wahyu)

JAKARTA, kini.co.id – Presiden Joko Widodo kembali menegaskan bahwa pemerintah menyatakan perang terhadap penyalahgunaan narkoba. Ia tak bosan-bosan mengulang hal itu mengingat banyaknya kasus penyalagunaan narkoba.

“Kalau melihat barang seperti ini, kita harus sekali lagi menyatakan perang besar terhadap narkoba,” kata Presiden saat hadir dalam pemusanahan barang bukti berbagai narkoba di Lapangan Monas, Jakarta, Selasa (6/12).

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Budi Waseso, dalam laporannya menyebutkan sebanyak 445 kilogram sabu, 190.840 butir ekstasi, 422 kilogram ganja kering, dan 323 ribu butir erimin five.

“Semua itu merupakan barang bukti narkoba hasil penindakan kejahatan narkoba sejak dua bulan terakhir yang didapatkan dari 29 tersangka,” kata Buwas.

Mendengar laporan Buwas, Jokowi sekali mengingatkan betapa banyak korban yang berjatuhan, terutama generasi muda akibat penyalagunaan narkoba.

“Ini jumlah yang sangat besar sekali,” ujar Presiden menanggapi laporan tersebut.

“Sekali lagi saya sampaikan, 15 ribu generasi muda kita mati setiap tahun karena narkoba. Berapa pengedar dan bandar yang mati setiap tahunnya? Ini pertanyaan untuk Kepala BNN. Tolong ini diberikan garis bawah,” tambah Jokowi.

Dalam pemusnahan barang bukti narkotika tersebut sejumlah pejabat tinggi negara tampak hadir, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Badan Narkotika Nasional Budi Waseso, dan Plt. Gubernur DKI Jakarta Sumarsono.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...
DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:05 WIB

DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK

Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyatakan akan melakukan uji materi terkait Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang baru saja disetujui ...