Rabu, 28 Juni 2017 | 05.30 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Akan Terjadi Kenaikan Penumpang di Seluruh Moda Transportasi, Ini Persiapan Kemenhub

Akan Terjadi Kenaikan Penumpang di Seluruh Moda Transportasi, Ini Persiapan Kemenhub

Reporter : Fadilah | Selasa, 6 Desember 2016 - 17:03 WIB

IMG-18937

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dalam Konferensi Pers, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa, (6/12/2016). (KiniNews/Fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 akan segera tiba. Dilihat dari pengalaman Nataru tahun-tahun sebelumnya, Kementerian Perhubungan RI memprediksi akan terjadi kenaikan penumpang pada seluruh moda transportasi umum baik darat, laut, maupun udara.

Kementerian Perhubungan RI memiliki tugas untuk mengurai kemacetan di jalan raya dan mengatur ledakan di penumpang moda transportasi, baik kereta api, kapal laut, maupun pesawat. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengklaim pihaknya telah menyiapkan semuanya dengan cukup baik.

Untuk sarana angkutan darat kata dia, telah disiapkan sebanyak 44.871 bus yang terdiri dari AKAP, AKDP, dan bus pariwisata. Untuk terminalnya akan disiagakan 45 terminal di seluruh wilayah Indonesia.

“Untuk angkutan penyeberangan, disediakan 181 kapak Ro-Ro dengan prasarananya berupa 8 perlintasan, 27 unit mobil Bridgestone (MB), 2 unit ponton, dan 12 unit plengsengan,” beber Budi, di Jakarta, Selasa, (6/12/2016).

Untuk angkutan Kereta Api (KAI) telah disiapkan 442 lokomotif yang siap beroperasi dan 28 cadangan dengan 1.547 kereta, 161 kereta cadangan. ‎Jumlah rangkai kereta api yang akan dipeoperasikan sebanyak 354 kereta dengan kapasitas angkut 212.348 tempat duduk.

‎Untuk angkutan laut, sarana yang disiapkan 26 kapal dari PT Pelni, 96 kapal perintis, 22 kapal Ro-Ro dan swasta, 906 kapal jarak dengan sehingga total mencapai 1.112 kapal. Kapasitas penumpang yang bisa terangkut sebesar 3.043.007 penumpang.

Sedangkan untuk angkutan udara, disiapkan 498 pesawat dengan kapasitas angkut 8,1 juta tempat duduk untuk penerbangan domestik dan 1,8 juta tempat duduk untuk penerbangan internasional. Sarana bandara yang disiapkan sebanyak 35 bandara.

Mantan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo itu menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara intensif terhadap seluruh moda transportasi tersebut.

“Karena kita ingin angkutan lebih baik, dan keselamatan juga tetap terjaga,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq
Hukum - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:38 WIB

Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya menyatakan pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, tidak lantas mempengaruhi penanganan kasus yang menjerat ...
Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:00 WIB

Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti membantah dirinya memfitnah Tommy Winata dan Artha Graha Perduli (AGP) terkait ...
ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen
Ekonomi - Selasa, 27 Juni 2017 - 22:09 WIB

ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama arus mudik, total angkutan yang disebrangkan dari Jawa ...
GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 19:27 WIB

GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presidium Alumni 212 diduga pecah kongsi paska tim GNPF-MUI melakukan pertemuan dengan Presiden ...
KH Bachtiar Nasir:  Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB

KH Bachtiar Nasir: Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir, mengaku tidak tak ada pembahasan khusus yang dibicarakan pihaknya saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada, ...
GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:20 WIB

GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden

Berbagai tudingan miring terhadap langkah GNPF-MUI mulai dari mengemis, masuk angin hingga ada udang dibalik batu yang menggelar pertemuan dengan ...