Kamis, 23 Maret 2017 | 09.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Akan Terjadi Kenaikan Penumpang di Seluruh Moda Transportasi, Ini Persiapan Kemenhub

Akan Terjadi Kenaikan Penumpang di Seluruh Moda Transportasi, Ini Persiapan Kemenhub

Reporter : Fadilah | Selasa, 6 Desember 2016 - 17:03 WIB

IMG-18937

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dalam Konferensi Pers, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Selasa, (6/12/2016). (KiniNews/Fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 akan segera tiba. Dilihat dari pengalaman Nataru tahun-tahun sebelumnya, Kementerian Perhubungan RI memprediksi akan terjadi kenaikan penumpang pada seluruh moda transportasi umum baik darat, laut, maupun udara.

Kementerian Perhubungan RI memiliki tugas untuk mengurai kemacetan di jalan raya dan mengatur ledakan di penumpang moda transportasi, baik kereta api, kapal laut, maupun pesawat. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengklaim pihaknya telah menyiapkan semuanya dengan cukup baik.

Untuk sarana angkutan darat kata dia, telah disiapkan sebanyak 44.871 bus yang terdiri dari AKAP, AKDP, dan bus pariwisata. Untuk terminalnya akan disiagakan 45 terminal di seluruh wilayah Indonesia.

“Untuk angkutan penyeberangan, disediakan 181 kapak Ro-Ro dengan prasarananya berupa 8 perlintasan, 27 unit mobil Bridgestone (MB), 2 unit ponton, dan 12 unit plengsengan,” beber Budi, di Jakarta, Selasa, (6/12/2016).

Untuk angkutan Kereta Api (KAI) telah disiapkan 442 lokomotif yang siap beroperasi dan 28 cadangan dengan 1.547 kereta, 161 kereta cadangan. ‎Jumlah rangkai kereta api yang akan dipeoperasikan sebanyak 354 kereta dengan kapasitas angkut 212.348 tempat duduk.

‎Untuk angkutan laut, sarana yang disiapkan 26 kapal dari PT Pelni, 96 kapal perintis, 22 kapal Ro-Ro dan swasta, 906 kapal jarak dengan sehingga total mencapai 1.112 kapal. Kapasitas penumpang yang bisa terangkut sebesar 3.043.007 penumpang.

Sedangkan untuk angkutan udara, disiapkan 498 pesawat dengan kapasitas angkut 8,1 juta tempat duduk untuk penerbangan domestik dan 1,8 juta tempat duduk untuk penerbangan internasional. Sarana bandara yang disiapkan sebanyak 35 bandara.

Mantan Direktur Utama PT Jakarta Propertindo itu menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan secara intensif terhadap seluruh moda transportasi tersebut.

“Karena kita ingin angkutan lebih baik, dan keselamatan juga tetap terjaga,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...
Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?
Nasional - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:13 WIB

Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mempertanyakan Undang-undang terkait pengenaan pajak terhadap transportasi online. Hal tersebut merespon statment pemerintah yang sering ...