Minggu, 25 Februari 2018 | 22.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Angkutan Barang Dilarang Melintas, Kemenhub Minta Pengusaha Logistik Mengerti

Angkutan Barang Dilarang Melintas, Kemenhub Minta Pengusaha Logistik Mengerti

Reporter : Fadilah | Selasa, 6 Desember 2016 - 17:06 WIB

IMG-18938

Kendaraan padat di tol Palimanan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Perhubungan RI telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait larangan angkutan barang bersumbu 3 selama libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Pudji Hartanto berharap kebijakan tersebut dapat dimengerti dan diterima dengan bijak oleh para pengusaha.

“Karena kebijakan tersebut untuk mengantisipasi kemacetan panjang pada libur panjang kali ini,” tuturnya di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta Pusat, Selasa, (16/12/2016).

Kebijakan pembatasan ini tidak secara tiba dikeluarkan oleh pemerintah, melainkan telah melalui kajian dan rapat dengan berbagai pihak yang berkepentingan.

Kendati demikian agar tidak terjadi penolakan dari para pengusaha, khususnya pengusaha yang bergerak dibidang logistik, pihaknya akan melakukan sosialisasi lebih awal.

“Kami sosialisasi lebih awal supaya tidak ada penolakan,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi mengatakan kebijakan ini nantinya akan dievaluasi kembali. Evaluasi didasarkan pada kondisi lalu lintas (lalin) pada masing-masing ruas.

“Jadi kalau nanti jalan tol tidak macet maka kita akan tetap memperbolehkan truk 3 sumbu melaluinya,” imbuh Budi.

Sebagai informasi, wktu pelaksanaan pembatasan hanya berlaku diwaktu tertentu yakni dimulai pada tanggal 23 Desember 2016 pukul 00:00 hingga tanggal 26 Desember 2016 pukul 24:00.

Pembatasan hanya dilakukan di ruas jalan tertentu saja yakni di ruas jalan Merak-Kembangan Jakarta (Merak-Cikupa-Kembangan-JORR W2), Kembangan Jakarta-JORR W2-Cikunir, Cawang Jakarta-Cileunyi (Cawang-Dawuan-Purbaleunyi), Cawang Jakarta-Brebes Timur (Cawang-Cikarang Utama-Cikopo-Palimanan-Pejagan-Brebes Timur), dan Cawang Jakarta-Bogor-Ciawi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...