Sabtu, 25 Maret 2017 | 12.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Angkutan Barang Dilarang Melintas, Kemenhub Minta Pengusaha Logistik Mengerti

Angkutan Barang Dilarang Melintas, Kemenhub Minta Pengusaha Logistik Mengerti

Reporter : Fadilah | Selasa, 6 Desember 2016 - 17:06 WIB

IMG-18938

Kendaraan padat di tol Palimanan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Perhubungan RI telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait larangan angkutan barang bersumbu 3 selama libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Pudji Hartanto berharap kebijakan tersebut dapat dimengerti dan diterima dengan bijak oleh para pengusaha.

“Karena kebijakan tersebut untuk mengantisipasi kemacetan panjang pada libur panjang kali ini,” tuturnya di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta Pusat, Selasa, (16/12/2016).

Kebijakan pembatasan ini tidak secara tiba dikeluarkan oleh pemerintah, melainkan telah melalui kajian dan rapat dengan berbagai pihak yang berkepentingan.

Kendati demikian agar tidak terjadi penolakan dari para pengusaha, khususnya pengusaha yang bergerak dibidang logistik, pihaknya akan melakukan sosialisasi lebih awal.

“Kami sosialisasi lebih awal supaya tidak ada penolakan,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi mengatakan kebijakan ini nantinya akan dievaluasi kembali. Evaluasi didasarkan pada kondisi lalu lintas (lalin) pada masing-masing ruas.

“Jadi kalau nanti jalan tol tidak macet maka kita akan tetap memperbolehkan truk 3 sumbu melaluinya,” imbuh Budi.

Sebagai informasi, wktu pelaksanaan pembatasan hanya berlaku diwaktu tertentu yakni dimulai pada tanggal 23 Desember 2016 pukul 00:00 hingga tanggal 26 Desember 2016 pukul 24:00.

Pembatasan hanya dilakukan di ruas jalan tertentu saja yakni di ruas jalan Merak-Kembangan Jakarta (Merak-Cikupa-Kembangan-JORR W2), Kembangan Jakarta-JORR W2-Cikunir, Cawang Jakarta-Cileunyi (Cawang-Dawuan-Purbaleunyi), Cawang Jakarta-Brebes Timur (Cawang-Cikarang Utama-Cikopo-Palimanan-Pejagan-Brebes Timur), dan Cawang Jakarta-Bogor-Ciawi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan
Politik - Sabtu, 25 Maret 2017 - 12:25 WIB

Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan

Kasus dicurinya berkas sengketa Pilkada Kabupaten Dogiyai, Papua di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi perhatian banyak orang.Bahkan hilangnya berkas-berkas itu harus ...
Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 10:45 WIB

Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka

Mobil kepresidenan merupakan topik yang banyak diperbincangkan belakangan ini. Pasalnya, mobil yang dikendarai Presiden Jokowi sempat mogok sebanyak empat kali ...
Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong
Hukum - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:44 WIB

Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong

Setelah gesit berkelit dan membantah semua tuduhan terlibat dalam pusaran suap proyek e-KTP, Setya Novanto kini tersudutkan.Pasalnya, sejumlah bukti dan ...
Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker
Ekonomi - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:19 WIB

Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker

Konflik antara transportasi umum dan transportasi online semakin marak belakangan ini. Pasalnya, banyak transportasi online yang menggunakan kendaraan biasa sehingga ...
Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara
Peristiwa - Jumat, 24 Maret 2017 - 21:55 WIB

Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara

Ratusan massa dari Majelis Silaturahmi Umat Islam yang datang dari dua penjuru Jl Lingkar Utara, Bekasi Utara yang berusaha merangsuk ...
Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto
Nasional - Jumat, 24 Maret 2017 - 19:58 WIB

Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto

Telah terjadi insiden pelemparan oleh oknum suporter bola pada kereta api tujuan akhir Purwokerto antara Stasiun Kiaracondong dan Stasiun Gedebage ...