Jumat, 21 Juli 2017 | 15.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Korban Meninggal Gempa Aceh Bertambah, Kini 94 orang

Korban Meninggal Gempa Aceh Bertambah, Kini 94 orang

Reporter : Yudi Andriansyah | Rabu, 7 Desember 2016 - 22:30 WIB

IMG-19004

Anggota TNI Saat Mengevakuasi Korban Gempa Pidie Aceh (Ist)

PIDIE JAYA, kini.co.id – Jumlah korban jiwa yang meninggal maupun luka-luka dan kerusakan akibat gempa bumi di Aceh yang terjadi Rabu (7/12) pagi, terus bertambah.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) menyebutkan sebanyak 52 korban jiwa dan ratusan luka-luka. Namun data tersebut masih akan terus bertambah mengingat proses evakuasi yang dilakukan otoritas di Pidei Jaya, Aceh.

Dalam siaran pers terbaru, dari Data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD hingga pukul 15.00 WIB korban meninggal bertambah menjadi 94 jiwa, sebelumnya disebutkan 92 jiwa dengan rincian; Kabupaten Pidie Jaya 91 orang, Kabupaten Bireuen 2 dan Kabupaten Pidie 1 oraang.

Sedangkan luka berat berjumlah 128 jiwa (Kabupaten Pidie Jaya 125, Kabupaten Bireuen 3), luka ringan 489 jiwa (Kabupaten Pidie Jaya 411, Kabupaten Bireuen 78).

Sebagian korban luka-luka dirujuk ke rumah sakit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Chik Ditiro Sigli. Posko dibuka di RSUD ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan korban yang dirawat.

Hasil kaji cepat kerusakan akibat dampak gempa ini menyebutkan 161 rumah rusak berat (Kabupaten Pidie Jaya 86, Kabupaten Bireuen 35, Kabupaten Pidie 40) dan 105 ruko di Pidie Jaya serta bangunan publik lain, seperti 14 masjid, 1 sekolah dan 1 kesehatan.

Humas BNPB menyebutkan sebanyak 3 eskavator dari tadi pagi telah dikerahkan di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya mulai dari pagi tadi dan beberapa alat berat telah dikerahkan untuk mencari korban yang tertimbun reruntuhan.

Sampai saat ini BPBD setempat dibantu TNI, Polri, dinas-dinas terkait, relawan terus melakukan pencarian dan evakuasi. Sekitar 740 personel TNI berada di lokasi terdampak untuk membantu aktivitas tanggap darurat. BPBD sekitar memberikan dukungan personel untuk membantu tanggap darurat di Pidie Jaya.

Untuk membantu tenaga medis menangani korban gempa maka telah dikirim tenaga medis dan obat-obatan dari daerah-daerah sekitar Pidie Jaya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut
Hukum - Jumat, 21 Juli 2017 - 14:53 WIB

Kapolda Diganti, Kasus Habib Rizieq Tetap Diusut

Meski Kapolda Metro Jaya diganti, Mabes Polri memastikan penyidikan kasus Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tetap berjalan.Kepala ...
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...