Senin, 29 Mei 2017 | 01.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Korban Meninggal Gempa Aceh Bertambah, Kini 94 orang

Korban Meninggal Gempa Aceh Bertambah, Kini 94 orang

Reporter : Yudi Andriansyah | Rabu, 7 Desember 2016 - 22:30 WIB

IMG-19004

Anggota TNI Saat Mengevakuasi Korban Gempa Pidie Aceh (Ist)

PIDIE JAYA, kini.co.id – Jumlah korban jiwa yang meninggal maupun luka-luka dan kerusakan akibat gempa bumi di Aceh yang terjadi Rabu (7/12) pagi, terus bertambah.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) menyebutkan sebanyak 52 korban jiwa dan ratusan luka-luka. Namun data tersebut masih akan terus bertambah mengingat proses evakuasi yang dilakukan otoritas di Pidei Jaya, Aceh.

Dalam siaran pers terbaru, dari Data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BPBD hingga pukul 15.00 WIB korban meninggal bertambah menjadi 94 jiwa, sebelumnya disebutkan 92 jiwa dengan rincian; Kabupaten Pidie Jaya 91 orang, Kabupaten Bireuen 2 dan Kabupaten Pidie 1 oraang.

Sedangkan luka berat berjumlah 128 jiwa (Kabupaten Pidie Jaya 125, Kabupaten Bireuen 3), luka ringan 489 jiwa (Kabupaten Pidie Jaya 411, Kabupaten Bireuen 78).

Sebagian korban luka-luka dirujuk ke rumah sakit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tgk Chik Ditiro Sigli. Posko dibuka di RSUD ini untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait dengan korban yang dirawat.

Hasil kaji cepat kerusakan akibat dampak gempa ini menyebutkan 161 rumah rusak berat (Kabupaten Pidie Jaya 86, Kabupaten Bireuen 35, Kabupaten Pidie 40) dan 105 ruko di Pidie Jaya serta bangunan publik lain, seperti 14 masjid, 1 sekolah dan 1 kesehatan.

Humas BNPB menyebutkan sebanyak 3 eskavator dari tadi pagi telah dikerahkan di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya mulai dari pagi tadi dan beberapa alat berat telah dikerahkan untuk mencari korban yang tertimbun reruntuhan.

Sampai saat ini BPBD setempat dibantu TNI, Polri, dinas-dinas terkait, relawan terus melakukan pencarian dan evakuasi. Sekitar 740 personel TNI berada di lokasi terdampak untuk membantu aktivitas tanggap darurat. BPBD sekitar memberikan dukungan personel untuk membantu tanggap darurat di Pidie Jaya.

Untuk membantu tenaga medis menangani korban gempa maka telah dikirim tenaga medis dan obat-obatan dari daerah-daerah sekitar Pidie Jaya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Besok Sore Halte Transjakarta Kampung Melayu Kembali Beroperasi
Peristiwa - Minggu, 28 Mei 2017 - 13:54 WIB

Besok Sore Halte Transjakarta Kampung Melayu Kembali Beroperasi

Paska ledakan yang terjadi di kawasan Terminal Kampung Melayu, aktivitas Halte Transjakarta yang sempat terhenti beberapa hari akibat terkena ledakan ...
Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children
Pendidikan - Minggu, 28 Mei 2017 - 11:31 WIB

Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children

Mentri Sosial, Khofifah Indhar Parawansa dalam akhir kunjunganya ke lokasi korban kebakaran warga Baduy Luar, Sabtu (27/5) sempat berdialog cukup ...
Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar
Peristiwa - Minggu, 28 Mei 2017 - 10:57 WIB

Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar

Ratusan korban kebakaran Kampung Cisaban, Desa Kanekes, Baduy Luar, Lebak, Banten, pada Selasa (23/5) lalu mendapatkan perhatian serius pemerintah melalui ...
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...