Selasa, 28 Februari 2017 | 21.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Terkait Foto Hoax Kapolri dengan DN Aidit, Lapas Terlalu Bebas

Terkait Foto Hoax Kapolri dengan DN Aidit, Lapas Terlalu Bebas

Reporter : Yudi Andriansyah | Kamis, 8 Desember 2016 - 08:58 WIB

IMG-19013

Lapas. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Beredarnya foto hoax Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan tokoh PKI DN Aidit oleh seorang narapidana membuktikan carut-marutnya Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Indonesia.

Hal itu membuktikan meski di dalam penjara, orang masih dapat berbuat kejahatan lain bahkan mengendalikan peredaran narkoba.

Salahsatunya dengan masih bebasnya para napi memiliki handphone. Lewat handphone, napi masih dapat melakukan kejahatan seperti penipuan, ujaran kebencian dan bahkan mengedarkan narkoba.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan selama ini tidak ada ketegasan baik dalam sel Polri maupun rutan negara.

“Akibatnya, banyak pelaku kejahatan mengendalikannya dari sel,” kata Edi seperti yang dikutip dari Okezone, Kamis (8/12/2016).

Ia menyebut kebebasan para napi di dalam sel juga akibat ada oknum-oknum yang melindungi dengan bayaran tertentu. Ia pun meminta Menkumham, Yassona Laoly untuk menindak tegas para sipir penjara yang mencari keuntungan di dalam tahanan tersebut.

“Begitu juga kepada Menkumham walau sudah melarang tapi nyatanya masih banyak handphone yang bebas dalam sel. Kita berpendapat jika saja tahanan bersih dari handphone maka jaringan narkoba banyak tidak dapat beroperasi,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 17:41 WIB

Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Dicky Irawan menyebutkan pihanya ...
TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:44 WIB

TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person (VVIP) kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul ...
TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:24 WIB

TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Walikota Madiun, Bambang Irianto. Dalam mengusut ...
Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:22 WIB

Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara

Pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, (28/2/2017).Soetikno yang diperiksa sejak ...
Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…
Ekonomi - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:18 WIB

Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…

Polemik perusahaan tambang di Papua, Freeport masih terus berlangsung.Masalah semakin melebar ketika Freeport berkeras ingin menentang peraturan pemerintah Indonesia. Dan ...
Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 15:32 WIB

Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab hadir di sidang ke-12 dugaan penistaan agama sebagai ahli agama, Selasa (28/2/2017).Rizieq pun mengaku ...