Senin, 26 Juni 2017 | 00.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Terkait Foto Hoax Kapolri dengan DN Aidit, Lapas Terlalu Bebas

Terkait Foto Hoax Kapolri dengan DN Aidit, Lapas Terlalu Bebas

Reporter : Yudi Andriansyah | Kamis, 8 Desember 2016 - 08:58 WIB

IMG-19013

Lapas. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Beredarnya foto hoax Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan tokoh PKI DN Aidit oleh seorang narapidana membuktikan carut-marutnya Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Indonesia.

Hal itu membuktikan meski di dalam penjara, orang masih dapat berbuat kejahatan lain bahkan mengendalikan peredaran narkoba.

Salahsatunya dengan masih bebasnya para napi memiliki handphone. Lewat handphone, napi masih dapat melakukan kejahatan seperti penipuan, ujaran kebencian dan bahkan mengedarkan narkoba.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan selama ini tidak ada ketegasan baik dalam sel Polri maupun rutan negara.

“Akibatnya, banyak pelaku kejahatan mengendalikannya dari sel,” kata Edi seperti yang dikutip dari Okezone, Kamis (8/12/2016).

Ia menyebut kebebasan para napi di dalam sel juga akibat ada oknum-oknum yang melindungi dengan bayaran tertentu. Ia pun meminta Menkumham, Yassona Laoly untuk menindak tegas para sipir penjara yang mencari keuntungan di dalam tahanan tersebut.

“Begitu juga kepada Menkumham walau sudah melarang tapi nyatanya masih banyak handphone yang bebas dalam sel. Kita berpendapat jika saja tahanan bersih dari handphone maka jaringan narkoba banyak tidak dapat beroperasi,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...