Rabu, 13 Desember 2017 | 06.50 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Terkait Foto Hoax Kapolri dengan DN Aidit, Lapas Terlalu Bebas

Terkait Foto Hoax Kapolri dengan DN Aidit, Lapas Terlalu Bebas

Reporter : Yudi Andriansyah | Kamis, 8 Desember 2016 - 08:58 WIB

IMG-19013

Lapas. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Beredarnya foto hoax Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan tokoh PKI DN Aidit oleh seorang narapidana membuktikan carut-marutnya Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Indonesia.

Hal itu membuktikan meski di dalam penjara, orang masih dapat berbuat kejahatan lain bahkan mengendalikan peredaran narkoba.

Salahsatunya dengan masih bebasnya para napi memiliki handphone. Lewat handphone, napi masih dapat melakukan kejahatan seperti penipuan, ujaran kebencian dan bahkan mengedarkan narkoba.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan selama ini tidak ada ketegasan baik dalam sel Polri maupun rutan negara.

“Akibatnya, banyak pelaku kejahatan mengendalikannya dari sel,” kata Edi seperti yang dikutip dari Okezone, Kamis (8/12/2016).

Ia menyebut kebebasan para napi di dalam sel juga akibat ada oknum-oknum yang melindungi dengan bayaran tertentu. Ia pun meminta Menkumham, Yassona Laoly untuk menindak tegas para sipir penjara yang mencari keuntungan di dalam tahanan tersebut.

“Begitu juga kepada Menkumham walau sudah melarang tapi nyatanya masih banyak handphone yang bebas dalam sel. Kita berpendapat jika saja tahanan bersih dari handphone maka jaringan narkoba banyak tidak dapat beroperasi,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...