Kamis, 19 Januari 2017 | 15.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Terkait Foto Hoax Kapolri dengan DN Aidit, Lapas Terlalu Bebas

Terkait Foto Hoax Kapolri dengan DN Aidit, Lapas Terlalu Bebas

Reporter : Yudi Andriansyah | Kamis, 8 Desember 2016 - 08:58 WIB

IMG-19013

Lapas. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Beredarnya foto hoax Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan tokoh PKI DN Aidit oleh seorang narapidana membuktikan carut-marutnya Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Indonesia.

Hal itu membuktikan meski di dalam penjara, orang masih dapat berbuat kejahatan lain bahkan mengendalikan peredaran narkoba.

Salahsatunya dengan masih bebasnya para napi memiliki handphone. Lewat handphone, napi masih dapat melakukan kejahatan seperti penipuan, ujaran kebencian dan bahkan mengedarkan narkoba.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan selama ini tidak ada ketegasan baik dalam sel Polri maupun rutan negara.

“Akibatnya, banyak pelaku kejahatan mengendalikannya dari sel,” kata Edi seperti yang dikutip dari Okezone, Kamis (8/12/2016).

Ia menyebut kebebasan para napi di dalam sel juga akibat ada oknum-oknum yang melindungi dengan bayaran tertentu. Ia pun meminta Menkumham, Yassona Laoly untuk menindak tegas para sipir penjara yang mencari keuntungan di dalam tahanan tersebut.

“Begitu juga kepada Menkumham walau sudah melarang tapi nyatanya masih banyak handphone yang bebas dalam sel. Kita berpendapat jika saja tahanan bersih dari handphone maka jaringan narkoba banyak tidak dapat beroperasi,” katanya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 14:38 WIB

Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Mantan Direktur PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di sebuah BUMN. Hal itu dikatakan Wakil ...
Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:59 WIB

Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah melakukan penandatanganan kerjasama dengan China untuk mendatangkan 10 juta turis asal China ke Indonesia.Komisioner Ombudsman ...
Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:54 WIB

Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas

Rekontruksi kasus perampokan Pulomas yang menewaskan enam orang di rumah Dodi Triono, Jl Pulomas, Jakarta Timur yang dilakukan penyidik polisi, ...
Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:41 WIB

Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda

Berkas kasus makar dan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dilimpahkan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI ...
Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:26 WIB

Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy meminta masyarakat bersikap positif terkait bendera Merah Putih yang dibubuhi kalimat Tauhid ...
Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 12:12 WIB

Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM

Kondisi beruang kurus yang berada di Kebun Binatang (Bonbin) Bandung terkespose secara publik. Apalagi ada petisi "Penyelamatan beruang kelaparan di ...