Senin, 20 November 2017 | 22.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Sri Mulyani: Masih Banyak Bankir Tak Patuh Bayar Pajak

Sri Mulyani: Masih Banyak Bankir Tak Patuh Bayar Pajak

Reporter : Fadilah | Jumat, 9 Desember 2016 - 12:32 WIB

IMG-19067

Menkeu, Sri Mulyani. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menghadiri perayaan ulang tahun ke-11 Ikatan Bankir Indonesia (IBI), yang diselenggarakan di Plaza Bapindo, Jakarta, Jumat, (9/12/2016).

Dalam acara tersebut turut hadir para bankir, hingga pemegang saham perbankan.

Dalam kesempatan tersebut Mantan Direktur World Bank itu mengatakan masih banyak bankir yang tak patuh membayar pajak.

Statment tersebut tentu bukan tanpa dasar, berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pajak, terdapat 963.000 bankir dari bank umum dan BPD (Bank Pembangunan Daerah) yang ada di Indonesia.

Dari jumlah tersebut baru 87,5% yang menyerahkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT).

“Kalau dilihat data 2012 yang menyerahkan SPT itu mencapai 713 ribu bankir dan sampai saat ini baru 843 ribu bankir yang sudah menyerahkannya. Jika ada sebagaian membawa SPT tidak mengaku sebagai bankir, jumlah itu agak aneh sih,” ujarnya.

Ani bilang, masyarakat Indonesia khususnya para bankir yang merupakan profesi prestisus di publik ini harus menunjukan suatu cerminan atau perilaku yang lebih maju dibandingkan yang lainnya.

“Karena bankir itu adalah cermin Republik Indonesia, makanya tadi saya senang bahwa bankir ingin menjadi profesional dan menjadi orang berskil dengan memberikan sertifikasi karena di Indonesia banyak manusia tapi amanusi yang punya skill, kemampuan, kepandaian dan integritas itu sangat langka,”

Atas dasar itu, Sri mengajak para bankir untuk bisa berkontribusi menyukseskan program pengampunan pajak (Tax Amnesty), caranya dengan lebih memanfaatkan program tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...