Rabu, 18 Januari 2017 | 12.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Sri Mulyani: Masih Banyak Bankir Tak Patuh Bayar Pajak

Sri Mulyani: Masih Banyak Bankir Tak Patuh Bayar Pajak

Reporter : Fadilah | Jumat, 9 Desember 2016 - 12:32 WIB

IMG-19067

Menkeu, Sri Mulyani. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menghadiri perayaan ulang tahun ke-11 Ikatan Bankir Indonesia (IBI), yang diselenggarakan di Plaza Bapindo, Jakarta, Jumat, (9/12/2016).

Dalam acara tersebut turut hadir para bankir, hingga pemegang saham perbankan.

Dalam kesempatan tersebut Mantan Direktur World Bank itu mengatakan masih banyak bankir yang tak patuh membayar pajak.

Statment tersebut tentu bukan tanpa dasar, berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pajak, terdapat 963.000 bankir dari bank umum dan BPD (Bank Pembangunan Daerah) yang ada di Indonesia.

Dari jumlah tersebut baru 87,5% yang menyerahkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT).

“Kalau dilihat data 2012 yang menyerahkan SPT itu mencapai 713 ribu bankir dan sampai saat ini baru 843 ribu bankir yang sudah menyerahkannya. Jika ada sebagaian membawa SPT tidak mengaku sebagai bankir, jumlah itu agak aneh sih,” ujarnya.

Ani bilang, masyarakat Indonesia khususnya para bankir yang merupakan profesi prestisus di publik ini harus menunjukan suatu cerminan atau perilaku yang lebih maju dibandingkan yang lainnya.

“Karena bankir itu adalah cermin Republik Indonesia, makanya tadi saya senang bahwa bankir ingin menjadi profesional dan menjadi orang berskil dengan memberikan sertifikasi karena di Indonesia banyak manusia tapi amanusi yang punya skill, kemampuan, kepandaian dan integritas itu sangat langka,”

Atas dasar itu, Sri mengajak para bankir untuk bisa berkontribusi menyukseskan program pengampunan pajak (Tax Amnesty), caranya dengan lebih memanfaatkan program tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...