Kamis, 30 Maret 2017 | 15.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Sri Mulyani: Masih Banyak Bankir Tak Patuh Bayar Pajak

Sri Mulyani: Masih Banyak Bankir Tak Patuh Bayar Pajak

Reporter : Fadilah | Jumat, 9 Desember 2016 - 12:32 WIB

IMG-19067

Menkeu, Sri Mulyani. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati menghadiri perayaan ulang tahun ke-11 Ikatan Bankir Indonesia (IBI), yang diselenggarakan di Plaza Bapindo, Jakarta, Jumat, (9/12/2016).

Dalam acara tersebut turut hadir para bankir, hingga pemegang saham perbankan.

Dalam kesempatan tersebut Mantan Direktur World Bank itu mengatakan masih banyak bankir yang tak patuh membayar pajak.

Statment tersebut tentu bukan tanpa dasar, berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pajak, terdapat 963.000 bankir dari bank umum dan BPD (Bank Pembangunan Daerah) yang ada di Indonesia.

Dari jumlah tersebut baru 87,5% yang menyerahkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT).

“Kalau dilihat data 2012 yang menyerahkan SPT itu mencapai 713 ribu bankir dan sampai saat ini baru 843 ribu bankir yang sudah menyerahkannya. Jika ada sebagaian membawa SPT tidak mengaku sebagai bankir, jumlah itu agak aneh sih,” ujarnya.

Ani bilang, masyarakat Indonesia khususnya para bankir yang merupakan profesi prestisus di publik ini harus menunjukan suatu cerminan atau perilaku yang lebih maju dibandingkan yang lainnya.

“Karena bankir itu adalah cermin Republik Indonesia, makanya tadi saya senang bahwa bankir ingin menjadi profesional dan menjadi orang berskil dengan memberikan sertifikasi karena di Indonesia banyak manusia tapi amanusi yang punya skill, kemampuan, kepandaian dan integritas itu sangat langka,”

Atas dasar itu, Sri mengajak para bankir untuk bisa berkontribusi menyukseskan program pengampunan pajak (Tax Amnesty), caranya dengan lebih memanfaatkan program tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 15:11 WIB

Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka

Majelis Hakim kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) TA 2011-2012 dengan terdakwa Irman dan Sugiharto ...
Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:55 WIB

Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka

Sidang konfrontir antara Politisi Hanura, Miryam S Haryani dengan tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, Ambarita Damanik, dan ...
Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:40 WIB

Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan membenarkan bahwa dia pernah menyarankan kepada Politisi Miryam S Haryani untuk mengembalikan uang ...
Aksi 313 Ibarat Perang Badar
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:15 WIB

Aksi 313 Ibarat Perang Badar

Forum Umat Islam (FUI) menyebutkan momentum aksi 313 yang menuntut pencopotan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, ...
Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:12 WIB

Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo rupanya mengetahui perihal bagi-bagi uang hasil dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP APBN TA 2011-2012.Demikian ...
Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 12:54 WIB

Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tak menampik terkait pengakuan Politisi Hanura, Miryam S Haryani yang merasa terganggu olehnya ...