Minggu, 19 Februari 2017 | 18.41 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Hore! Pemerintah Tambah Hari Libur di 2017

Hore! Pemerintah Tambah Hari Libur di 2017

Reporter : Yudi Andriansyah | Jumat, 9 Desember 2016 - 17:01 WIB

IMG-19084

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Hari libur merupakan hari yang dinanti-nantikan semua orang. Namun, masyarakat sering gigit jari apabila hari libur bertepatan dengan hari Minggu.

Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) menambah hari libur nasional dan cuti bersama di tahun 2017.

Untuk libur nasional pemerintah menambah 1 hari, sementara cuti bersama ditambah 2 hari.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian hasil rapat di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Perubahan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2017 ini tertuang dalam surat keputusan bersama (SKB) Nomor 684 tahun 2016, No 302 Tahun 2016, Nomor SKB/02/MENPAN-RB//11/2016.

“Penambahan cuti bersama adalah pada 2 Januari 2017 (Senin) yang merupakan pengganti Libur Tahun Baru 1 Januari 2017 yang jatuh di hari Minggu. Kemudian cuti bersama pada 27 Juni 2017 (Selasa) yang merupakan pengganti Libur Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Minggu tanggal 25 Juni 2016,” katanya, Jumat (9/12/2016).

Adapun rincian lengkap libur nasional tahun 2017 adalah:

- Minggu, 1 Januari Tahun Baru Masehi

- Sabtu, 28 Januari, Tahun Baru Imlek 2568 Kongzili

- Selasa, 28 Maret, Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939

- Jumat, 14 April, Wafat Isa Al Masih

- Senin, 24 April, Isra Miraj Nabi Muhammad SAW

- Senin, 1 Mei, Hari Buruh Internasional

- Kamis, 11 Mei, Hari Raya Waisak 2561

- Kamis, 25 Mei, Kenaikan Isa Al Masih

- Kamis, 1 Juni, Hari Lahir Pancasila

- Minggu-Senin, 25-26 Juni, Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah

- Kamis, 17 Agustus, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia

- Jumat, 1 September, Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah

- Kamis, 21 September, Tahun Baru Islam 1439 Hijriah

- Jumat, 1 Desember, Maulid Nabi Muhammad SAW

- Senin, 25 Desember, Hari Raya Natal

Sementara untuk daftar cuti bersama tahun 2017 adalah sebagai berikut:

- Senin, 2 Januari, Tahun Baru 2017 Masehi

- Selasa-Jumat, 27-30 Juni, Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah

- Selasa, 26 Desember, Hari Raya Natal

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal
Politik - Minggu, 19 Februari 2017 - 11:50 WIB

PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal

Ketua Bidang Hukum DPP PDIP, Trimedya Panjaitan menuding partai pendukung selain PDIP lemah mengintensifkan dukungan dari bawah dan kurang memiliki ...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:50 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mundur secara resmi. Juru bicara PTFI, Riza Pratama pun ...
KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:42 WIB

KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun

Ada tiga perkara yang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berikan kepada Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi. ...
Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:59 WIB

Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada DKI Jakarta 2017 meningkat. ...
PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 15:17 WIB

PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, tengah mengumpulkan masukan dari sejumlah kader dan simpatin dalam penentuan sikap politik ...
Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan
Peristiwa - Sabtu, 18 Februari 2017 - 13:23 WIB

Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden Jokowi yang membiarkan Ahok kembali menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta meski menyandang status ...