Rabu, 17 Oktober 2018 | 13.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Mantan Ketua KPK Beberkan Indikasi Koruptif di Pemprov DKI

Mantan Ketua KPK Beberkan Indikasi Koruptif di Pemprov DKI

Jumat, 9 Desember 2016 - 23:34 WIB

IMG-19109

Mantan Ketua KPK Bambang Widjojanto (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto membeberkan 15 temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya ketidakpatuhan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pengelolaan keuangan daerah senilai Rp. 374.688.685.066.

“Berdasarkan laporan BPK tentang aset tetap Dinas Pendidikan DKI senilai Rp 15.265.409.240.418 hingga hari ini, dianggap sulit serta diyakini kewajarannya,” kata Bambang di acara peringatan hari anti korupsi di posko pemenangan Anies-Sandi, Jl.Cicurug Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/12).

Atas temuan tersebut, lanjut Bambang, Pemprov DKI Jakarta telah menindak lanjuti dengan menyetorkan ke rekening-rekening kas daerah senilai Rp3.303.544.873,60.

Pemprov DKI juga, kata Bambang belum menagih kewajiban penyerahan fasilitas umum oleh 1.370 pemegang surat izin penunjukan penggunaan tanah dalam bentuk tanah seluas 16,84 juta meter persegi.

Bambang yang kini menjadi juru bicara pasangan Anies-Sandiaga juga menyebutkan komitmen cagub dan cawagu yang diusung Partai Gerindra dan PKS teruji dalam pemberantasan korupsi bukan hanya sekadar janji.

Dia kemudian membeberkan sejumlah prestasi Anies terkait transparansi dan pemerintaah bersih saat menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), yakni prestasi pertama adalah, di bawah kepemimpinan Anies laporan keuangan Kemendikbud mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.

Kedua, lanjut BW sapaan Bambang, bahwa Anies membuat terobosan dengan menjadikan indeks integritas sebagai tolok ukur kinerja. Kebijakan tersebut menunjukkan betapa pentingnya integritas bagi Anies.

“Tidak ada peradaban yang dibangun tanpa integritas, udah dibuktikan berkelahi melawan korupsi,” tegas BW.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:54 WIB

Kalau Sukses di Jabar, PAN Bisa Menangkan Prabowo-Sandi

Ketua Umum Partai PAN, Zulkifli Hassan mengatakan jika PAN sukses menang di Jawa Barat, maka mereka akan bisa memenangkan Prabowo-Sandi ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...