Selasa, 16 Januari 2018 | 23.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Mantan Ketua KPK Beberkan Indikasi Koruptif di Pemprov DKI

Mantan Ketua KPK Beberkan Indikasi Koruptif di Pemprov DKI

Jumat, 9 Desember 2016 - 23:34 WIB

IMG-19109

Mantan Ketua KPK Bambang Widjojanto (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto membeberkan 15 temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya ketidakpatuhan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pengelolaan keuangan daerah senilai Rp. 374.688.685.066.

“Berdasarkan laporan BPK tentang aset tetap Dinas Pendidikan DKI senilai Rp 15.265.409.240.418 hingga hari ini, dianggap sulit serta diyakini kewajarannya,” kata Bambang di acara peringatan hari anti korupsi di posko pemenangan Anies-Sandi, Jl.Cicurug Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/12).

Atas temuan tersebut, lanjut Bambang, Pemprov DKI Jakarta telah menindak lanjuti dengan menyetorkan ke rekening-rekening kas daerah senilai Rp3.303.544.873,60.

Pemprov DKI juga, kata Bambang belum menagih kewajiban penyerahan fasilitas umum oleh 1.370 pemegang surat izin penunjukan penggunaan tanah dalam bentuk tanah seluas 16,84 juta meter persegi.

Bambang yang kini menjadi juru bicara pasangan Anies-Sandiaga juga menyebutkan komitmen cagub dan cawagu yang diusung Partai Gerindra dan PKS teruji dalam pemberantasan korupsi bukan hanya sekadar janji.

Dia kemudian membeberkan sejumlah prestasi Anies terkait transparansi dan pemerintaah bersih saat menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), yakni prestasi pertama adalah, di bawah kepemimpinan Anies laporan keuangan Kemendikbud mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.

Kedua, lanjut BW sapaan Bambang, bahwa Anies membuat terobosan dengan menjadikan indeks integritas sebagai tolok ukur kinerja. Kebijakan tersebut menunjukkan betapa pentingnya integritas bagi Anies.

“Tidak ada peradaban yang dibangun tanpa integritas, udah dibuktikan berkelahi melawan korupsi,” tegas BW.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK sita tas mewah hingga mobil milik Rita Widyasari
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 21:39 WIB

KPK sita tas mewah hingga mobil milik Rita Widyasari

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari yang diduga berasal dari hasil ...
Oso: Kalau Wiranto mau jadi ketua lagi saya kasihkan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 19:43 WIB

Oso: Kalau Wiranto mau jadi ketua lagi saya kasihkan

Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) mengaku tidak masalah jika Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto ingin ...
Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 17:36 WIB

Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak

Mabes Polri menegaskan jika 10 orang anggota Polri yang ikut maju dalam Pilkada serentak masih berstatus polisi hingga penetapan pasangan ...
JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 16:14 WIB

JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan

Pernyataan La Nyalla terkait mahar politik yang diminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto menuai banyak reaksi di masyarakat.Sebagaian masyarakat tak menyangka ...
Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani
Ekonomi - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:16 WIB

Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani

Zulkifli Hasan Selaku Ketua MPR RI mengkritisi rencana pemerintah yang akan mengimport beras dari Vietnam dan Thailand. Ia juga menyapaikan ...
12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS
Peristiwa - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:13 WIB

12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS

Dua belas pasien korban ambruknya selasar Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit (RS)."Kedua belas ...