Selasa, 28 Februari 2017 | 21.43 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Mantan Ketua KPK Beberkan Indikasi Koruptif di Pemprov DKI

Mantan Ketua KPK Beberkan Indikasi Koruptif di Pemprov DKI

Jumat, 9 Desember 2016 - 23:34 WIB

IMG-19109

Mantan Ketua KPK Bambang Widjojanto (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto membeberkan 15 temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya ketidakpatuhan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait pengelolaan keuangan daerah senilai Rp. 374.688.685.066.

“Berdasarkan laporan BPK tentang aset tetap Dinas Pendidikan DKI senilai Rp 15.265.409.240.418 hingga hari ini, dianggap sulit serta diyakini kewajarannya,” kata Bambang di acara peringatan hari anti korupsi di posko pemenangan Anies-Sandi, Jl.Cicurug Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (9/12).

Atas temuan tersebut, lanjut Bambang, Pemprov DKI Jakarta telah menindak lanjuti dengan menyetorkan ke rekening-rekening kas daerah senilai Rp3.303.544.873,60.

Pemprov DKI juga, kata Bambang belum menagih kewajiban penyerahan fasilitas umum oleh 1.370 pemegang surat izin penunjukan penggunaan tanah dalam bentuk tanah seluas 16,84 juta meter persegi.

Bambang yang kini menjadi juru bicara pasangan Anies-Sandiaga juga menyebutkan komitmen cagub dan cawagu yang diusung Partai Gerindra dan PKS teruji dalam pemberantasan korupsi bukan hanya sekadar janji.

Dia kemudian membeberkan sejumlah prestasi Anies terkait transparansi dan pemerintaah bersih saat menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), yakni prestasi pertama adalah, di bawah kepemimpinan Anies laporan keuangan Kemendikbud mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.

Kedua, lanjut BW sapaan Bambang, bahwa Anies membuat terobosan dengan menjadikan indeks integritas sebagai tolok ukur kinerja. Kebijakan tersebut menunjukkan betapa pentingnya integritas bagi Anies.

“Tidak ada peradaban yang dibangun tanpa integritas, udah dibuktikan berkelahi melawan korupsi,” tegas BW.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 17:41 WIB

Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Dicky Irawan menyebutkan pihanya ...
TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:44 WIB

TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person (VVIP) kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul ...
TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:24 WIB

TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Walikota Madiun, Bambang Irianto. Dalam mengusut ...
Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:22 WIB

Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara

Pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, (28/2/2017).Soetikno yang diperiksa sejak ...
Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…
Ekonomi - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:18 WIB

Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…

Polemik perusahaan tambang di Papua, Freeport masih terus berlangsung.Masalah semakin melebar ketika Freeport berkeras ingin menentang peraturan pemerintah Indonesia. Dan ...
Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 15:32 WIB

Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab hadir di sidang ke-12 dugaan penistaan agama sebagai ahli agama, Selasa (28/2/2017).Rizieq pun mengaku ...