Senin, 20 November 2017 | 20.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Dibuang di Pinggir Jalan, Bayi Diseret dan Dijilati Anjing

Dibuang di Pinggir Jalan, Bayi Diseret dan Dijilati Anjing

Reporter : Bambang Medy | Sabtu, 10 Desember 2016 - 13:36 WIB

IMG-19129

Bayi dibuang oleh orang tua kandungnya di pinggir jalan (Ilustrasi)

Pekanbaru, kini.co.id – Kepolisian Resort (Polres) Siak, Provinsi Riau berhasil meringkus AMS alias Ayu (19) orang tua yang membuang bayinya di pinggir jalan, di rumahnya di Kelurahan Minasjaya, Kecamatan Minas.

Beruntung, bayi yang baru dilahirkannya tersebut berhasil diselamatkan oleh seorang pengendara sepeda motor yang melintas dan melihat bayi yang diseret dan dijilati oleh seekor anjing.

“Saat ini tersangka ditahan di Polsek Minas,” ucap Kapolres Siak, AKBP Restika Nainggolan, Jumat (9/12/2016).

Dalam pennagkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa celana dalam warna cream, celana dalam merah motif love, celana pendek biru dongker, baju kaos hitam motif polkadot dan kain sarung warna merah kekuning-kuningan.

Kepada polisi, tersangka mengaku membuang anaknya karena malu bahwa bayi itu dari hubungan gelap dengan ke kasihnya.

Tersangka selama ini tinggal dengan oranggtuanya. Namun orang tuanya tidak mengetahui kalau dia sedang mengandung karena selalu memakai baju berukuran besar.

“Diduga pelaku melahirkan sendiri pukul 03.00 dini hari kemarin di kamar mandi rumahnya. Awalnya, pelaku hendak buang air kecil. Namun malah melahirkan bayinya. Setelah melahirkan, diduga pelaku langsung membuang bayinya di pinggir jalan dekat rumahnya. Setelah membuang bayinya, pelaku pulang ke rumah untuk istrahat (tidur). Sekira pukul 05.00 WIB, pelaku bangun dan membantu ibunya memasak,” jelas AKBP Restika.

Saat ini bayi tersebut dibawa ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk perawatan. Untuk Ayu, polisi menjeratnya dengan Undang-Undang penelantaran anak dengan ancaman lima tahun kurungan.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...