Minggu, 23 April 2017 | 20.55 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Dibuang di Pinggir Jalan, Bayi Diseret dan Dijilati Anjing

Dibuang di Pinggir Jalan, Bayi Diseret dan Dijilati Anjing

Reporter : Bambang Medy | Sabtu, 10 Desember 2016 - 13:36 WIB

IMG-19129

Bayi dibuang oleh orang tua kandungnya di pinggir jalan (Ilustrasi)

Pekanbaru, kini.co.id – Kepolisian Resort (Polres) Siak, Provinsi Riau berhasil meringkus AMS alias Ayu (19) orang tua yang membuang bayinya di pinggir jalan, di rumahnya di Kelurahan Minasjaya, Kecamatan Minas.

Beruntung, bayi yang baru dilahirkannya tersebut berhasil diselamatkan oleh seorang pengendara sepeda motor yang melintas dan melihat bayi yang diseret dan dijilati oleh seekor anjing.

“Saat ini tersangka ditahan di Polsek Minas,” ucap Kapolres Siak, AKBP Restika Nainggolan, Jumat (9/12/2016).

Dalam pennagkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa celana dalam warna cream, celana dalam merah motif love, celana pendek biru dongker, baju kaos hitam motif polkadot dan kain sarung warna merah kekuning-kuningan.

Kepada polisi, tersangka mengaku membuang anaknya karena malu bahwa bayi itu dari hubungan gelap dengan ke kasihnya.

Tersangka selama ini tinggal dengan oranggtuanya. Namun orang tuanya tidak mengetahui kalau dia sedang mengandung karena selalu memakai baju berukuran besar.

“Diduga pelaku melahirkan sendiri pukul 03.00 dini hari kemarin di kamar mandi rumahnya. Awalnya, pelaku hendak buang air kecil. Namun malah melahirkan bayinya. Setelah melahirkan, diduga pelaku langsung membuang bayinya di pinggir jalan dekat rumahnya. Setelah membuang bayinya, pelaku pulang ke rumah untuk istrahat (tidur). Sekira pukul 05.00 WIB, pelaku bangun dan membantu ibunya memasak,” jelas AKBP Restika.

Saat ini bayi tersebut dibawa ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk perawatan. Untuk Ayu, polisi menjeratnya dengan Undang-Undang penelantaran anak dengan ancaman lima tahun kurungan.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...