Rabu, 17 Januari 2018 | 21.50 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Dibuang di Pinggir Jalan, Bayi Diseret dan Dijilati Anjing

Dibuang di Pinggir Jalan, Bayi Diseret dan Dijilati Anjing

Reporter : Bambang Medy | Sabtu, 10 Desember 2016 - 13:36 WIB

IMG-19129

Bayi dibuang oleh orang tua kandungnya di pinggir jalan (Ilustrasi)

Pekanbaru, kini.co.id – Kepolisian Resort (Polres) Siak, Provinsi Riau berhasil meringkus AMS alias Ayu (19) orang tua yang membuang bayinya di pinggir jalan, di rumahnya di Kelurahan Minasjaya, Kecamatan Minas.

Beruntung, bayi yang baru dilahirkannya tersebut berhasil diselamatkan oleh seorang pengendara sepeda motor yang melintas dan melihat bayi yang diseret dan dijilati oleh seekor anjing.

“Saat ini tersangka ditahan di Polsek Minas,” ucap Kapolres Siak, AKBP Restika Nainggolan, Jumat (9/12/2016).

Dalam pennagkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa celana dalam warna cream, celana dalam merah motif love, celana pendek biru dongker, baju kaos hitam motif polkadot dan kain sarung warna merah kekuning-kuningan.

Kepada polisi, tersangka mengaku membuang anaknya karena malu bahwa bayi itu dari hubungan gelap dengan ke kasihnya.

Tersangka selama ini tinggal dengan oranggtuanya. Namun orang tuanya tidak mengetahui kalau dia sedang mengandung karena selalu memakai baju berukuran besar.

“Diduga pelaku melahirkan sendiri pukul 03.00 dini hari kemarin di kamar mandi rumahnya. Awalnya, pelaku hendak buang air kecil. Namun malah melahirkan bayinya. Setelah melahirkan, diduga pelaku langsung membuang bayinya di pinggir jalan dekat rumahnya. Setelah membuang bayinya, pelaku pulang ke rumah untuk istrahat (tidur). Sekira pukul 05.00 WIB, pelaku bangun dan membantu ibunya memasak,” jelas AKBP Restika.

Saat ini bayi tersebut dibawa ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru untuk perawatan. Untuk Ayu, polisi menjeratnya dengan Undang-Undang penelantaran anak dengan ancaman lima tahun kurungan.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...