Jumat, 21 Juli 2017 | 13.38 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Puluhan Ormas Islam Hadiri Sidang Perdana Ahok

Puluhan Ormas Islam Hadiri Sidang Perdana Ahok

Reporter : Fadilah | Selasa, 13 Desember 2016 - 10:07 WIB

IMG-19173

Suasana di luar PN Jakut, Massa GNPF MUI berkumpul di sekitar lokasi. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara menggelar sidang perdana kasus penistaan agama dengan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai tersangka, Selasa, (13/12/2016) ini.

Agendanya adalah pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang yang digelar di bekas Gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat terus didatangi oleh massa.

Mereka datang dari berbagai Ormas mulai dari LPI, HASMI, SAPA, Parmusi dan Pesantren Az-Zikra.

Mereka berkumpul di depan pengadilan dengan membawa spanduk bertuliskan tangkap Ahok, dan bendera ormas masing-masing.

Mereka datang tidak lain untuk mengawal berlangsungnya sidang perdana tersebut.

“Kami akan terus mengawal sidang ini sampai selesai dan sampai Ahok ditangkap,” tegas seorang orator di lokasi persidangan.

Pantauan di lokasi, massa dari berbagai ormas Islam itu juga kerap meneriakkan takbir dan menyanyikan yel-yel tangkap Ahok.

“Tangkap tangkap tangkap si Ahok tangkap di Ahok sekarang juga,” demikian bunyi yel-yelnya.

Sementara itu, lalu lintas di depan lokasi persidangan terpantau ramai lancar dan hanya sedikit tersendat di depan pengadilan.

Kendati demikian, pihak kepolisian belum memberlakukan pengalihan arus lalu lintas.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...
DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:05 WIB

DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK

Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyatakan akan melakukan uji materi terkait Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang baru saja disetujui ...