Sabtu, 29 April 2017 | 08.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Aksi di depan Kantor Gubernur, Warga Rembang Minta Pabrik Semen Dilanjutkan

Aksi di depan Kantor Gubernur, Warga Rembang Minta Pabrik Semen Dilanjutkan

Selasa, 13 Desember 2016 - 14:33 WIB

IMG-19195

Ratusan warga rembang menggelar aksi di kantor Gubernur Jawa Tengah (Ist)

Semarang, kini.co.id – Warga ring satu di kawasan gunung Gendeng yang setuju dengan pembangunan pabrik semen rembang, menggelar aksi tandingan turun jalan di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah, Jl Pahlawan, Semarang, Selasa (13/12).

Aksi ini dilakukan menyusul adanya aksi jalan kaki empat hari yang dilakukan oleh sebagian warga yang menolak atau meminta ditutup pembangunan pabrik semen tersebut.

Dalam aksinya warga yang setuju adanya pabrik semen diwilayah mereka menggelar aksi teatrikal, kesenian reog dan budaya seni tari sebagai bentuk tuntutan agar pabrik Semen Indonesia di Rembang tetap beroperasional.

Mereka menuntut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tetap mengeluarkan izin perubahan lingkungan, paska putusan Peninjauan Kembali (PK) izin lingkungan Mahkamah Agung dikabulkan.

Massa berjumlah mencapai tiga ratusan menduduki jalan Pahlawan Semarang. Mereka sambil membawa tulisan dan berorasi dengan mengenakan caping sebagai penutup kepala saat terik matahari.

Massa juga menyerahkan spanduk sepanjang kurang lebih 9 meter yang berisi ribuan tandatangan warga sekitar Rembang sebagai bentuk dukungan mereka untuk tetap mempertahankan pabrik semen. Pabrik semen tersebut dibangun dengan dana sekitar Rp 54,7 miliar itu.

“Kami mendukung Pak Ganjar untuk tetap mempertahankan pabrik semen di Rembang hingga pabrik tersebut bisa beroperasi,” kata Dwi Joko Suprianto dalam orasinya.

Selain itu, Dwi minta masyarakat untuk tidak percaya kepada warga di luar Rembang yang mengaku-ngaku sebagai warga Rembang asli yang menuntut supaya pabrik semen di Rembang ditutup dengan alasan merusak lingkungan.

Jangan sampai dengan lewat sosmed hebat, kami warga Rembang kalah dengan orang kurang sepaham dengan kami. Walau ada warga kami yang mendukung tapi itu hanya 5 persen saja.

“Jangan sampai kepentingan warga kami yang bodo yang mayoritas asli warga Rembang ini terpinggirkan,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Terus Uber Keberadaan  Miryan S Haryani
Hukum - Sabtu, 29 April 2017 - 01:50 WIB

KPK Terus Uber Keberadaan Miryan S Haryani

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan terus melakukan pencarian secara intensif terhadap anggota DPR, Miryam S Haryani yang telah menghilang dan ...
Fadh El Fouz Huni Rutan Guntur
Hukum - Sabtu, 29 April 2017 - 01:42 WIB

Fadh El Fouz Huni Rutan Guntur

Tersangka kasus suap proyek pengadaan Al Quran dan Laboratorium Komputer MTS di Kementerian Agama, Fadh El Fouz alias Fadh A ...
Ketika Sirra Prayuna Bacakan Puisi Mengenang Chairil Anwar
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 20:41 WIB

Ketika Sirra Prayuna Bacakan Puisi Mengenang Chairil Anwar

Biasanya kita melihat kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnma alias Ahok, Sirra Prayuna serius saat mendampingi kliennya dalam sidang dugaan penistaan ...
Begini kata Pengamat soal Hacker Laman Telkomsel
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 20:23 WIB

Begini kata Pengamat soal Hacker Laman Telkomsel

Berhasil masuknya peretas alias hacker ke laman milik Telkomsel membuat Pakar keamanan siber Pratama Persadha kecewa dengan mahalnya tarif internet ...
Komnas HAM Didesak Bentuk TGPF Teror Aktivis dan Ulama
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 18:54 WIB

Komnas HAM Didesak Bentuk TGPF Teror Aktivis dan Ulama

Sejumlah aktivis nasional mulai dari mantan Ketua MPR Amien Rais, advokat Eggi Sudjana, Mahendratta, Ketua Progres 98 Faizal Assegat dan ...
Menag Keluarkan 9 Imbauan Ceramah di Tempat Ibadah
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 17:19 WIB

Menag Keluarkan 9 Imbauan Ceramah di Tempat Ibadah

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mengeluarkan imbauannya tentang ceramah di rumah ibadah. Seruan itu merupakan respons dari fenomena yang ...