Senin, 27 Maret 2017 | 09.39 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Aksi di depan Kantor Gubernur, Warga Rembang Minta Pabrik Semen Dilanjutkan

Aksi di depan Kantor Gubernur, Warga Rembang Minta Pabrik Semen Dilanjutkan

Selasa, 13 Desember 2016 - 14:33 WIB

IMG-19195

Ratusan warga rembang menggelar aksi di kantor Gubernur Jawa Tengah (Ist)

Semarang, kini.co.id – Warga ring satu di kawasan gunung Gendeng yang setuju dengan pembangunan pabrik semen rembang, menggelar aksi tandingan turun jalan di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah, Jl Pahlawan, Semarang, Selasa (13/12).

Aksi ini dilakukan menyusul adanya aksi jalan kaki empat hari yang dilakukan oleh sebagian warga yang menolak atau meminta ditutup pembangunan pabrik semen tersebut.

Dalam aksinya warga yang setuju adanya pabrik semen diwilayah mereka menggelar aksi teatrikal, kesenian reog dan budaya seni tari sebagai bentuk tuntutan agar pabrik Semen Indonesia di Rembang tetap beroperasional.

Mereka menuntut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tetap mengeluarkan izin perubahan lingkungan, paska putusan Peninjauan Kembali (PK) izin lingkungan Mahkamah Agung dikabulkan.

Massa berjumlah mencapai tiga ratusan menduduki jalan Pahlawan Semarang. Mereka sambil membawa tulisan dan berorasi dengan mengenakan caping sebagai penutup kepala saat terik matahari.

Massa juga menyerahkan spanduk sepanjang kurang lebih 9 meter yang berisi ribuan tandatangan warga sekitar Rembang sebagai bentuk dukungan mereka untuk tetap mempertahankan pabrik semen. Pabrik semen tersebut dibangun dengan dana sekitar Rp 54,7 miliar itu.

“Kami mendukung Pak Ganjar untuk tetap mempertahankan pabrik semen di Rembang hingga pabrik tersebut bisa beroperasi,” kata Dwi Joko Suprianto dalam orasinya.

Selain itu, Dwi minta masyarakat untuk tidak percaya kepada warga di luar Rembang yang mengaku-ngaku sebagai warga Rembang asli yang menuntut supaya pabrik semen di Rembang ditutup dengan alasan merusak lingkungan.

Jangan sampai dengan lewat sosmed hebat, kami warga Rembang kalah dengan orang kurang sepaham dengan kami. Walau ada warga kami yang mendukung tapi itu hanya 5 persen saja.

“Jangan sampai kepentingan warga kami yang bodo yang mayoritas asli warga Rembang ini terpinggirkan,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Wah, Ini Rupanya Alasan Ridho Rhoma Konsumsi Sabu
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 21:58 WIB

Wah, Ini Rupanya Alasan Ridho Rhoma Konsumsi Sabu

Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Roycke Harry Langie menyebutkan alasan pedangdut Ridho Rhoma mengkonsumsi narkoba jenis sabu. "Itu kan ...
Iwan Bule Datangi Lokasi Pembangunan Gereja Santa Clara
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 20:45 WIB

Iwan Bule Datangi Lokasi Pembangunan Gereja Santa Clara

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochammad Iriawan, menyambangi pembangunan Gereja Katolik Santa Clara yang berada di Jalan Lingkar Utara, Kelurahan ...
Pemuda 24 Tahun Tabrak Polisi Hingga Tewas
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 19:27 WIB

Pemuda 24 Tahun Tabrak Polisi Hingga Tewas

Pengemudi mobil Honda CRV bernomor polisi H 168 DL, Nicolas Dicky Lopaz menabrak seorang petugas kepolisian Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, ...
BNN : Bupati Saja bisa Terlibat Narkoba
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 19:16 WIB

BNN : Bupati Saja bisa Terlibat Narkoba

Kasubdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Ricky Yanuarfi menyebutkan penangkapan artis karena narkoba bukan hal aneh. ...
Ojek Pangkalan dan Online Jalin Silaturahmi
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 19:01 WIB

Ojek Pangkalan dan Online Jalin Silaturahmi

Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota bersama Pemkot Kota Bekasi mengundang perwakilan pengemudi ojek pangkalan dan pengemudi ojek 'online'. Mereka dikumpulkan ...
Awas, Lelaki Lebih Mudah Bunuh Diri
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 18:47 WIB

Awas, Lelaki Lebih Mudah Bunuh Diri

Pengamat psikologi sosial dan budaya Universitas Indonesia Endang Mariani Rahayu menyebutkan stres adalah alasan yang membuat seseorang nekat mengakhiri hidup ...