Selasa, 17 Oktober 2017 | 14.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Aksi di depan Kantor Gubernur, Warga Rembang Minta Pabrik Semen Dilanjutkan

Aksi di depan Kantor Gubernur, Warga Rembang Minta Pabrik Semen Dilanjutkan

Selasa, 13 Desember 2016 - 14:33 WIB

IMG-19195

Ratusan warga rembang menggelar aksi di kantor Gubernur Jawa Tengah (Ist)

Semarang, kini.co.id – Warga ring satu di kawasan gunung Gendeng yang setuju dengan pembangunan pabrik semen rembang, menggelar aksi tandingan turun jalan di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah, Jl Pahlawan, Semarang, Selasa (13/12).

Aksi ini dilakukan menyusul adanya aksi jalan kaki empat hari yang dilakukan oleh sebagian warga yang menolak atau meminta ditutup pembangunan pabrik semen tersebut.

Dalam aksinya warga yang setuju adanya pabrik semen diwilayah mereka menggelar aksi teatrikal, kesenian reog dan budaya seni tari sebagai bentuk tuntutan agar pabrik Semen Indonesia di Rembang tetap beroperasional.

Mereka menuntut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tetap mengeluarkan izin perubahan lingkungan, paska putusan Peninjauan Kembali (PK) izin lingkungan Mahkamah Agung dikabulkan.

Massa berjumlah mencapai tiga ratusan menduduki jalan Pahlawan Semarang. Mereka sambil membawa tulisan dan berorasi dengan mengenakan caping sebagai penutup kepala saat terik matahari.

Massa juga menyerahkan spanduk sepanjang kurang lebih 9 meter yang berisi ribuan tandatangan warga sekitar Rembang sebagai bentuk dukungan mereka untuk tetap mempertahankan pabrik semen. Pabrik semen tersebut dibangun dengan dana sekitar Rp 54,7 miliar itu.

“Kami mendukung Pak Ganjar untuk tetap mempertahankan pabrik semen di Rembang hingga pabrik tersebut bisa beroperasi,” kata Dwi Joko Suprianto dalam orasinya.

Selain itu, Dwi minta masyarakat untuk tidak percaya kepada warga di luar Rembang yang mengaku-ngaku sebagai warga Rembang asli yang menuntut supaya pabrik semen di Rembang ditutup dengan alasan merusak lingkungan.

Jangan sampai dengan lewat sosmed hebat, kami warga Rembang kalah dengan orang kurang sepaham dengan kami. Walau ada warga kami yang mendukung tapi itu hanya 5 persen saja.

“Jangan sampai kepentingan warga kami yang bodo yang mayoritas asli warga Rembang ini terpinggirkan,” tegasnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:43 WIB

Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi

PDIP mengumpulkan tokoh-tokoh yang berpengaruh untuk menjadi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.Salahsatu calon yang dilirik PDIP adalah Menteri ...
Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:00 WIB

Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor

Memberantas korupsi, Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak bergabung dengan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) bentukan Polri.Meski dengan tujuan sama, ...
Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai, pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) akan menjadi pertaruhan nama baik ...
Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim
Ekonomi - Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:30 WIB

Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim

Hari pertama kunjungan kerja di Jepang, Senin (16/10) malam, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama rombongan melakukan pertemuan dengan President Fujitrans Corporation ...
Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:45 WIB

Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK

Dipanggil terkait kasus suap Dirjen Hubla, Menteri Perhubungan Budi Karya datang ke gedung KPK, Selasa (17/10/2017).Berbaju batik cokelat, Budi tiba ...
Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:26 WIB

Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengatakan, setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandi Uno, ...