Minggu, 23 Juli 2017 | 17.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Dora Cium Tangan Sutisna, Proses Hukum Tetap Berjalan

Dora Cium Tangan Sutisna, Proses Hukum Tetap Berjalan

Reporter : Yudi Andriansyah | Sabtu, 17 Desember 2016 - 13:45 WIB

IMG-19294

Dora cium tangan Sutisna. (ISt)

Jakarta, kini.co.id – Setelah sempat menjadi bulan-bulanan di media sosial, wanita pencakar Polantas, Dora Natalia Singarimbun akhirnya meminta maaf.

Bukan hanya itu, dalam sebuah foto yang tersebar di Facebook, pegawai Mahkamah Agung itu pun mencium tangan Aiptu Sutisna sambil menangis.

“Ini menjelaskan segalanya. Alhamdulillah, Allah Maha Besar, Allah Maha Mengampuni. #stopkebencian,” tulis akun Irvan Prawira dalam caption foto yang diunggahnya.

Namun begitu, proses hukum yang menjerat wanita lulusan Universitas HKBP Nomensen Medan itu tetap berjalan.

“Kalau misalnya ada hal-hal lain mungkin mereka perempuan merasa meminta maaf its oke-oke saja tapi proses penyidikan akan berlakukan sesuai aturan,” ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana, kemarin.

Menurutnya saat ini pun proses hukum terhadap Dora masih berjalan. Pihaknya telah memanggil beberapa saksi dan akan memanggil Dora dalam waktu dekat ini.

“Proses hukum berjalan seperti biasa. Seperti proses penyidikan, laporan, kami panggil beberapa saksi. Yang bersangkutan juga akan kita panggil, proses penyidikan dilakukan seperti biasa,” tambahnya.

Sebelumnya, Aiptu Sutisna telah melaporkan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum pegawai Mahkamah Agung bernama Dora Natalia Singarimbun. Bukan hanya itu, video Dora mengamuk, memaki dan mencakar Sutisna karena diduga tak terima ditilang itu dengan cepat di berbagai media termasuk media sosial.

Akibatnya, Dora banjir hujatan sementara Sutisna mendapat penghargaan dari Kapolda Metro Jaya karena sudah menjalankan tugasnya dengan baik.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...