Rabu, 18 Januari 2017 | 12.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Dora Cium Tangan Sutisna, Proses Hukum Tetap Berjalan

Dora Cium Tangan Sutisna, Proses Hukum Tetap Berjalan

Reporter : Yudi Andriansyah | Sabtu, 17 Desember 2016 - 13:45 WIB

IMG-19294

Dora cium tangan Sutisna. (ISt)

Jakarta, kini.co.id – Setelah sempat menjadi bulan-bulanan di media sosial, wanita pencakar Polantas, Dora Natalia Singarimbun akhirnya meminta maaf.

Bukan hanya itu, dalam sebuah foto yang tersebar di Facebook, pegawai Mahkamah Agung itu pun mencium tangan Aiptu Sutisna sambil menangis.

“Ini menjelaskan segalanya. Alhamdulillah, Allah Maha Besar, Allah Maha Mengampuni. #stopkebencian,” tulis akun Irvan Prawira dalam caption foto yang diunggahnya.

Namun begitu, proses hukum yang menjerat wanita lulusan Universitas HKBP Nomensen Medan itu tetap berjalan.

“Kalau misalnya ada hal-hal lain mungkin mereka perempuan merasa meminta maaf its oke-oke saja tapi proses penyidikan akan berlakukan sesuai aturan,” ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana, kemarin.

Menurutnya saat ini pun proses hukum terhadap Dora masih berjalan. Pihaknya telah memanggil beberapa saksi dan akan memanggil Dora dalam waktu dekat ini.

“Proses hukum berjalan seperti biasa. Seperti proses penyidikan, laporan, kami panggil beberapa saksi. Yang bersangkutan juga akan kita panggil, proses penyidikan dilakukan seperti biasa,” tambahnya.

Sebelumnya, Aiptu Sutisna telah melaporkan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum pegawai Mahkamah Agung bernama Dora Natalia Singarimbun. Bukan hanya itu, video Dora mengamuk, memaki dan mencakar Sutisna karena diduga tak terima ditilang itu dengan cepat di berbagai media termasuk media sosial.

Akibatnya, Dora banjir hujatan sementara Sutisna mendapat penghargaan dari Kapolda Metro Jaya karena sudah menjalankan tugasnya dengan baik.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...