Sabtu, 29 April 2017 | 08.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ini Kata Mabes TNI Soal Isu Ancaman Komunis China

Ini Kata Mabes TNI Soal Isu Ancaman Komunis China

Reporter : Yudi Andriansyah | Selasa, 20 Desember 2016 - 13:07 WIB

IMG-19368

Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo di Masjid Istiqlal, Senin (31/10) malam (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Markas besar (Mabes) TNI menegaskan isu yang beredar di media sosial berupa ceramah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo terkait ancaman komunis China adalah hoax.

Ceramah Panglima TNI itu menyebar di Whatsapp mengatakan warga harus waspada dengan masuknya komunis China dan mengobok-obok Indonesia.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, mengatakan Panglima tak pernah berpidato di Petamburan saat Maulid Nabi.

“Isu yang beredar tentang ceramah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, adalah isu yang sama sekali tidak benar dan tidak bertanggungjawab,” jelasnya, kemarin.

Wuryanto mengatakan isi ceramah yang disebar melalui medsos ini bergitu tendensius dan cenderung memecah-belah bangsa serta mengandung ujaran kebencian.

Isu pemberitaan tersebut sangat mencemarkan nama baik Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara pribadi maupun institusi TNI.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terhasut oleh pemberitaan di media sosial apalagi tidak diketahui sumber jelasnya.

Selain itu ia juga meminta masyarakat tidak saling menghasut dan menimbulkan perpecahan di negeri sendiri, apalagi mengatasnamakan pejabat negara.

Selama kegiatan di Provinsi NAD, Panglima TNI beserta rombongan meninjau langsung korban gempa bumi yang terjadi di Kab. Pidie Jaya, serta memberikan bantuan berupa makanan cepat saji, obat-obatan, rumah sakit lapangan, tim medis dan alat berat TNI.

“Dalam kutipan paragraf tersebut, ditulis seolah-olah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang menyampaikan ceramah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW, namun faktanya ceramah tersebut bukan disampaikan oleh Panglima TNI. Ini semua adalah rekayasa,” tegas Kapuspen TNI.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Terus Uber Keberadaan  Miryan S Haryani
Hukum - Sabtu, 29 April 2017 - 01:50 WIB

KPK Terus Uber Keberadaan Miryan S Haryani

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan terus melakukan pencarian secara intensif terhadap anggota DPR, Miryam S Haryani yang telah menghilang dan ...
Fadh El Fouz Huni Rutan Guntur
Hukum - Sabtu, 29 April 2017 - 01:42 WIB

Fadh El Fouz Huni Rutan Guntur

Tersangka kasus suap proyek pengadaan Al Quran dan Laboratorium Komputer MTS di Kementerian Agama, Fadh El Fouz alias Fadh A ...
Ketika Sirra Prayuna Bacakan Puisi Mengenang Chairil Anwar
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 20:41 WIB

Ketika Sirra Prayuna Bacakan Puisi Mengenang Chairil Anwar

Biasanya kita melihat kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnma alias Ahok, Sirra Prayuna serius saat mendampingi kliennya dalam sidang dugaan penistaan ...
Begini kata Pengamat soal Hacker Laman Telkomsel
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 20:23 WIB

Begini kata Pengamat soal Hacker Laman Telkomsel

Berhasil masuknya peretas alias hacker ke laman milik Telkomsel membuat Pakar keamanan siber Pratama Persadha kecewa dengan mahalnya tarif internet ...
Komnas HAM Didesak Bentuk TGPF Teror Aktivis dan Ulama
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 18:54 WIB

Komnas HAM Didesak Bentuk TGPF Teror Aktivis dan Ulama

Sejumlah aktivis nasional mulai dari mantan Ketua MPR Amien Rais, advokat Eggi Sudjana, Mahendratta, Ketua Progres 98 Faizal Assegat dan ...
Menag Keluarkan 9 Imbauan Ceramah di Tempat Ibadah
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 17:19 WIB

Menag Keluarkan 9 Imbauan Ceramah di Tempat Ibadah

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mengeluarkan imbauannya tentang ceramah di rumah ibadah. Seruan itu merupakan respons dari fenomena yang ...