Senin, 27 Maret 2017 | 09.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ini Kata Mabes TNI Soal Isu Ancaman Komunis China

Ini Kata Mabes TNI Soal Isu Ancaman Komunis China

Reporter : Yudi Andriansyah | Selasa, 20 Desember 2016 - 13:07 WIB

IMG-19368

Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo di Masjid Istiqlal, Senin (31/10) malam (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Markas besar (Mabes) TNI menegaskan isu yang beredar di media sosial berupa ceramah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo terkait ancaman komunis China adalah hoax.

Ceramah Panglima TNI itu menyebar di Whatsapp mengatakan warga harus waspada dengan masuknya komunis China dan mengobok-obok Indonesia.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, mengatakan Panglima tak pernah berpidato di Petamburan saat Maulid Nabi.

“Isu yang beredar tentang ceramah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, adalah isu yang sama sekali tidak benar dan tidak bertanggungjawab,” jelasnya, kemarin.

Wuryanto mengatakan isi ceramah yang disebar melalui medsos ini bergitu tendensius dan cenderung memecah-belah bangsa serta mengandung ujaran kebencian.

Isu pemberitaan tersebut sangat mencemarkan nama baik Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara pribadi maupun institusi TNI.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terhasut oleh pemberitaan di media sosial apalagi tidak diketahui sumber jelasnya.

Selain itu ia juga meminta masyarakat tidak saling menghasut dan menimbulkan perpecahan di negeri sendiri, apalagi mengatasnamakan pejabat negara.

Selama kegiatan di Provinsi NAD, Panglima TNI beserta rombongan meninjau langsung korban gempa bumi yang terjadi di Kab. Pidie Jaya, serta memberikan bantuan berupa makanan cepat saji, obat-obatan, rumah sakit lapangan, tim medis dan alat berat TNI.

“Dalam kutipan paragraf tersebut, ditulis seolah-olah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang menyampaikan ceramah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW, namun faktanya ceramah tersebut bukan disampaikan oleh Panglima TNI. Ini semua adalah rekayasa,” tegas Kapuspen TNI.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Wah, Ini Rupanya Alasan Ridho Rhoma Konsumsi Sabu
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 21:58 WIB

Wah, Ini Rupanya Alasan Ridho Rhoma Konsumsi Sabu

Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Roycke Harry Langie menyebutkan alasan pedangdut Ridho Rhoma mengkonsumsi narkoba jenis sabu. "Itu kan ...
Iwan Bule Datangi Lokasi Pembangunan Gereja Santa Clara
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 20:45 WIB

Iwan Bule Datangi Lokasi Pembangunan Gereja Santa Clara

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochammad Iriawan, menyambangi pembangunan Gereja Katolik Santa Clara yang berada di Jalan Lingkar Utara, Kelurahan ...
Pemuda 24 Tahun Tabrak Polisi Hingga Tewas
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 19:27 WIB

Pemuda 24 Tahun Tabrak Polisi Hingga Tewas

Pengemudi mobil Honda CRV bernomor polisi H 168 DL, Nicolas Dicky Lopaz menabrak seorang petugas kepolisian Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, ...
BNN : Bupati Saja bisa Terlibat Narkoba
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 19:16 WIB

BNN : Bupati Saja bisa Terlibat Narkoba

Kasubdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Ricky Yanuarfi menyebutkan penangkapan artis karena narkoba bukan hal aneh. ...
Ojek Pangkalan dan Online Jalin Silaturahmi
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 19:01 WIB

Ojek Pangkalan dan Online Jalin Silaturahmi

Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota bersama Pemkot Kota Bekasi mengundang perwakilan pengemudi ojek pangkalan dan pengemudi ojek 'online'. Mereka dikumpulkan ...
Awas, Lelaki Lebih Mudah Bunuh Diri
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 18:47 WIB

Awas, Lelaki Lebih Mudah Bunuh Diri

Pengamat psikologi sosial dan budaya Universitas Indonesia Endang Mariani Rahayu menyebutkan stres adalah alasan yang membuat seseorang nekat mengakhiri hidup ...