Rabu, 22 Februari 2017 | 01.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ini Kata Mabes TNI Soal Isu Ancaman Komunis China

Ini Kata Mabes TNI Soal Isu Ancaman Komunis China

Reporter : Yudi Andriansyah | Selasa, 20 Desember 2016 - 13:07 WIB

IMG-19368

Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo di Masjid Istiqlal, Senin (31/10) malam (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Markas besar (Mabes) TNI menegaskan isu yang beredar di media sosial berupa ceramah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo terkait ancaman komunis China adalah hoax.

Ceramah Panglima TNI itu menyebar di Whatsapp mengatakan warga harus waspada dengan masuknya komunis China dan mengobok-obok Indonesia.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, mengatakan Panglima tak pernah berpidato di Petamburan saat Maulid Nabi.

“Isu yang beredar tentang ceramah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, adalah isu yang sama sekali tidak benar dan tidak bertanggungjawab,” jelasnya, kemarin.

Wuryanto mengatakan isi ceramah yang disebar melalui medsos ini bergitu tendensius dan cenderung memecah-belah bangsa serta mengandung ujaran kebencian.

Isu pemberitaan tersebut sangat mencemarkan nama baik Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara pribadi maupun institusi TNI.

Ia mengimbau masyarakat tidak mudah terhasut oleh pemberitaan di media sosial apalagi tidak diketahui sumber jelasnya.

Selain itu ia juga meminta masyarakat tidak saling menghasut dan menimbulkan perpecahan di negeri sendiri, apalagi mengatasnamakan pejabat negara.

Selama kegiatan di Provinsi NAD, Panglima TNI beserta rombongan meninjau langsung korban gempa bumi yang terjadi di Kab. Pidie Jaya, serta memberikan bantuan berupa makanan cepat saji, obat-obatan, rumah sakit lapangan, tim medis dan alat berat TNI.

“Dalam kutipan paragraf tersebut, ditulis seolah-olah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang menyampaikan ceramah pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW, namun faktanya ceramah tersebut bukan disampaikan oleh Panglima TNI. Ini semua adalah rekayasa,” tegas Kapuspen TNI.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Riski Ditemukan tak Bernyawa
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:40 WIB

Riski Ditemukan tak Bernyawa

Korban tenggelam di Kali Pulo, Kecamatan Medan Satria, Muhammad Riski (16) berhasil ditemukan tim gabungan dari Basarnas dan BPBD Kota ...
Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:31 WIB

Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi

Lima warga lansia, dan Satu dibawah umur yang sedang mengidap penyakit berhasil dievakuasi Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ...
SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:27 WIB

SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ananda yang berada di Jalan Prof. M Yamin, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Siap melaksanakan ...
Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:59 WIB

Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal

Seluruh proyek kolam retensi atau tandon yang dibangun sejak 2015 hingga 2016 di wilayah Kota Bekasi hingga kini belum berfungsi ...
Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:18 WIB

Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !

Kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ditengah-tengah massa ratusan ribu aksi 212 jilid II di DPR, ...
Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 19:49 WIB

Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak menyalahkan siapa pun terhadap bencana ...