Minggu, 23 Juli 2017 | 17.41 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ini Kenapa Wanita Dijadikan ‘Calon Pengantin’ Bom Bunuh Diri

Ini Kenapa Wanita Dijadikan ‘Calon Pengantin’ Bom Bunuh Diri

Reporter : Rakisa | Rabu, 21 Desember 2016 - 12:12 WIB

IMG-19391

Banyak wanita yang kini menjadi 'calon pengantin' bom bunuh diri (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Tertangkapnya Dian Yulia Novi yang merupakan calon pengantin bom bunuh diri yang akan mengebom Istana Negara beberapa waktu lalu cukup mengejutkan masyarakat. Ditambah lagi dengang Densus 88 yang Kamis pekan lalu menangkap Ika Puspitasari (34) juga merupakan seorang calon pengantin bom bunuh diri.

Ika menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul, akan meledakkan bomnya di Bali pada malam pergantian tahun 2017 nanti.

Keterlibatan wanita menjadi pelaku, biasanya ditemui di negara-negara Timur Tengah. Menurut salah satu pengamat terorisme, SIdney Jones, keterlibatan perempuan menjadi pelaku merupakan hal yang baru di Indonesia.

Penggunaan perempuan sebagai pelaku teror dinilai menguntungkan kelompok teroris karena umumnya selama ini perempuan tidak dicurigai oleh polisi sehingga lebih mudah untuk mengelabui petugas.

“Mereka (juga bisa) mengunjungi tahanan teroris di penjara tanpa diperiksa terlalu ketat,” lanjut Sidney.

Hal ini juga ditambah dengan kelompok perempuan yang tergabung dengan ISIS ingin mengambil tempat dan berperan lebih aktif dalam kelompok tersebut.

“Sudah jelas bahwa mereka (kaum perempuan yang teradikalisasi) mau peranan lebih aktif, tidak puas menjadi istri atau ibu saja,” ungkap Sidney.

Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansyad Mbai mengatakan, menggunakan kaum perempuan dalam aksi bom bunuh diri karena alasan ‘taktis’.

“Penyamarannya lebih bagus, apalagi berbusana seperti orang Arab. Gampang sekali menyembunyikan bom di dalam badannya,” kata Ansyad, dikutip dari BBC Indonesia, Rabu (21/12/2016).

Pengamat terorisme dari Universitas Indonesia, Ridwan Habib, juga mengungkapkan pengamatannya.

“Ini perubahan strategi, ini ada semangat dari kaum perempuan untuk melakukan aksi teror. Apalagi jumlah mereka banyak dan deteksi susah. Ini harus diurai kepolisian,” tuturnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...