Kamis, 24 Agustus 2017 | 00.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Rupiah Baru Dibilang Mirip Yuan, Menko Darmin Tertawa

Rupiah Baru Dibilang Mirip Yuan, Menko Darmin Tertawa

Reporter : Fadilah | Rabu, 21 Desember 2016 - 14:36 WIB

IMG-19401

Uang rupiah baru. (KiniNews/RAKISA)

Jakarta, kini.co.id – Saat ini memang sedang banyak dibicarakan di media sosial (medsos) tentang kemiripan uang Rupiah Indonesia baru dengan Yuan China. Sepertinya semua hal yang berkaitan dengan negara banyak diplesetkan di medsos termasuk peluncuran uang resmi emisi 2016 yang dilakukan dua hari yang lalu.

Publik medsos memberikan bermacam komentar termasuk menyebut rupiah akan diganti dengan Yuan, yang notabene mata uang negara China Bahkan banyak yang menilai uang baru tersebut mirip dengan uang negara tirai bambu tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tertawa terbahak-bahak dan menyangkalnya.

“Hahaha, kalian jangan nyari-nyarilah mirip apa, malah mirip Yuan,” kata Darmin, di Jakarta, Rabu, (21/12/2016).

Mantan Gubernur BI itu mengaku tidak apa-apa jika mata uang rupiah itu mirip dengan mata uang negara mana pun, sekalipun itu mirip dengan mata uang negara China. Karena yang terpenting adalah nilai tukar rupiah terhadap semua mata uang asik tetap stabil dan baik.

“Sudahlah mirip apa tidak apa, yang penting kursnya baik,” pungkasnya.

Pada Senin, (19/12/2016) Bank Indonesia (BI) telah meresmikan pengeluaran dan pengedaran 11 (sebelas) pecahan uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016. Peresmian sekaligus menandai bahwa sebelas pecahan uang tersebut mulai berlaku, dikeluarkan, dan diedarkan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kesebelas uang Rupiah TE 2016 terdiri dari 7 (tujuh) pecahan uang Rupiah kertas dan dan 4 (empat) pecahan uang Rupiah logam. Uang Rupiah kertas terdiri dari pecahan Rp 100.000 TE 2016, Rp 50.000 TE 2016, Rp 20.000 TE 2016, Rp 10.000 TE 2016, Rp 5.000 TE 2016, Rp 2.000 TE 2016 dan Rp 1.000 TE 2016. Sementara itu, untuk uang Rupiah logam terdiri dari pecahan Rp q.000 TE 2016, Rp 500 TE 2016, Rp 200 TE 2016 dan Rp100 TE 2016.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK OTT Pejabat Eselon I Kemenhub di Jakarta
Hukum - Kamis, 24 Agustus 2017 - 00:08 WIB

KPK OTT Pejabat Eselon I Kemenhub di Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali melakukan aksi operasi tangkap tangan, pada Rabu, (23/8) malam.Kabarnya yang diciduk dalam aksi kali ...
Breaking News! Kebakaran Melanda Slipi
Peristiwa - Rabu, 23 Agustus 2017 - 23:38 WIB

Breaking News! Kebakaran Melanda Slipi

Kebakaran melanda pemukiman Kelurahan Slipi Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu, (23/8/2017) malam.Kebakaran yang terjadi sekira pada pukul 22.30 WIB tersebut ...
KPK Telah Periksa 80 Saksi Kasus e-KTP
Hukum - Rabu, 23 Agustus 2017 - 23:33 WIB

KPK Telah Periksa 80 Saksi Kasus e-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa 80 saksi kasus KTP-elektronik untuk tersangka Setya Novanto (SN)."Untuk tersangka SN sampai dengan saat ...
Libur Idul Adha, Operasional Truk Dibatasi
Peristiwa - Rabu, 23 Agustus 2017 - 22:15 WIB

Libur Idul Adha, Operasional Truk Dibatasi

Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas terutama menjelang libur Idul Adha, operasional truk akan dibatasi mulai 31 Agustus pukul 12.00 ...
KPK Sudah Menduga Revisi UU Akan Mencuat Kembali
Hukum - Rabu, 23 Agustus 2017 - 22:00 WIB

KPK Sudah Menduga Revisi UU Akan Mencuat Kembali

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengaku sudah menduga akan munculnya kembali wacan revisi Undang-undang KPK. Hal tersebut ...
Percepat Naik Kelas, Kemenkop Optimalkan Peran Pendamping UMKM
Ekonomi - Rabu, 23 Agustus 2017 - 21:49 WIB

Percepat Naik Kelas, Kemenkop Optimalkan Peran Pendamping UMKM

Kementerian Koperasi dan UKM mengoptimalisasikan peran pendamping usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan memberdayakan koperasi di Tanah Air. Hal ...