Rabu, 13 Desember 2017 | 06.52 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mayoritas Pekerja Indonesia Lulusan SD, Kadin Luncurkan Program Pelatihan

Mayoritas Pekerja Indonesia Lulusan SD, Kadin Luncurkan Program Pelatihan

Reporter : Fadilah | Rabu, 21 Desember 2016 - 16:08 WIB

IMG-19412

Ketua Umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan P Roeslani menyebut kualitas tenaga kerja Indonesia untuk menunjang pertumbuhan perekonomian masih sangat kurang. Karena komposisi tenaga kerja di Indonesia masih didominasi oleh pekerja lulusan Sekolah Dasar (SD).

“122 jiwa tenaga kerja di Indonesia, 50% lebih masih didominasi SD hingga SMA, mayoritasnya adalah SMA ke bawah,” tutur Rosan di Jakarta, Rabu, (21/12/2016).

Menurutnya rendahnya kualitas tenaga kerja seperti ini hanya menjadi beban bagi pemerintah untuk mengejar pertumbuhan. Untuk itu perlu ada program pelatihan agar kualitas tenaga kerja di Indonesia dapat meningkat.

“Pendidikan vokasi adalah hal yang penting untuk pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

Adapun sejauh ini pihaknya telah menggandeng Apindo, dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI untuk meluncurkan program tersebut. Peluncuran tersebut sekaligus menindaklanjuti penandatangan Nota Kesepahaman yang sudah pernah dilakukan pada tanggal 24 April 2016 lalu.

Rencananya tambah dia, program ini akan diluncurkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Kawasan Industri Internasional Karawang (KIIC), Jawa Barat, Jumat, (23/12/2016) besok.

“Pada hari Jumat pemerintah akan launching program ini yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi,” ucapnya.

Pemilihan lokasi tersebut lantaran untuk tahap awal, program ini akan dimulai di kawasan Karawang. Selanjutnya barulah program tersebut dilanjutkan di kota-kota besar lainnya seperti Medan, dan Surabaya.

Rosan menambahkan sejauh ini sudah ada 2.648 perusahaan yang sudah siap untuk menjadi tempat pelatihan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...