Senin, 24 April 2017 | 12.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mayoritas Pekerja Indonesia Lulusan SD, Kadin Luncurkan Program Pelatihan

Mayoritas Pekerja Indonesia Lulusan SD, Kadin Luncurkan Program Pelatihan

Reporter : Fadilah | Rabu, 21 Desember 2016 - 16:08 WIB

IMG-19412

Ketua Umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan P Roeslani menyebut kualitas tenaga kerja Indonesia untuk menunjang pertumbuhan perekonomian masih sangat kurang. Karena komposisi tenaga kerja di Indonesia masih didominasi oleh pekerja lulusan Sekolah Dasar (SD).

“122 jiwa tenaga kerja di Indonesia, 50% lebih masih didominasi SD hingga SMA, mayoritasnya adalah SMA ke bawah,” tutur Rosan di Jakarta, Rabu, (21/12/2016).

Menurutnya rendahnya kualitas tenaga kerja seperti ini hanya menjadi beban bagi pemerintah untuk mengejar pertumbuhan. Untuk itu perlu ada program pelatihan agar kualitas tenaga kerja di Indonesia dapat meningkat.

“Pendidikan vokasi adalah hal yang penting untuk pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

Adapun sejauh ini pihaknya telah menggandeng Apindo, dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI untuk meluncurkan program tersebut. Peluncuran tersebut sekaligus menindaklanjuti penandatangan Nota Kesepahaman yang sudah pernah dilakukan pada tanggal 24 April 2016 lalu.

Rencananya tambah dia, program ini akan diluncurkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Kawasan Industri Internasional Karawang (KIIC), Jawa Barat, Jumat, (23/12/2016) besok.

“Pada hari Jumat pemerintah akan launching program ini yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi,” ucapnya.

Pemilihan lokasi tersebut lantaran untuk tahap awal, program ini akan dimulai di kawasan Karawang. Selanjutnya barulah program tersebut dilanjutkan di kota-kota besar lainnya seperti Medan, dan Surabaya.

Rosan menambahkan sejauh ini sudah ada 2.648 perusahaan yang sudah siap untuk menjadi tempat pelatihan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...