Jumat, 18 Agustus 2017 | 21.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Mayoritas Pekerja Indonesia Lulusan SD, Kadin Luncurkan Program Pelatihan

Mayoritas Pekerja Indonesia Lulusan SD, Kadin Luncurkan Program Pelatihan

Reporter : Fadilah | Rabu, 21 Desember 2016 - 16:08 WIB

IMG-19412

Ketua Umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan P Roeslani menyebut kualitas tenaga kerja Indonesia untuk menunjang pertumbuhan perekonomian masih sangat kurang. Karena komposisi tenaga kerja di Indonesia masih didominasi oleh pekerja lulusan Sekolah Dasar (SD).

“122 jiwa tenaga kerja di Indonesia, 50% lebih masih didominasi SD hingga SMA, mayoritasnya adalah SMA ke bawah,” tutur Rosan di Jakarta, Rabu, (21/12/2016).

Menurutnya rendahnya kualitas tenaga kerja seperti ini hanya menjadi beban bagi pemerintah untuk mengejar pertumbuhan. Untuk itu perlu ada program pelatihan agar kualitas tenaga kerja di Indonesia dapat meningkat.

“Pendidikan vokasi adalah hal yang penting untuk pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

Adapun sejauh ini pihaknya telah menggandeng Apindo, dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI untuk meluncurkan program tersebut. Peluncuran tersebut sekaligus menindaklanjuti penandatangan Nota Kesepahaman yang sudah pernah dilakukan pada tanggal 24 April 2016 lalu.

Rencananya tambah dia, program ini akan diluncurkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Kawasan Industri Internasional Karawang (KIIC), Jawa Barat, Jumat, (23/12/2016) besok.

“Pada hari Jumat pemerintah akan launching program ini yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi,” ucapnya.

Pemilihan lokasi tersebut lantaran untuk tahap awal, program ini akan dimulai di kawasan Karawang. Selanjutnya barulah program tersebut dilanjutkan di kota-kota besar lainnya seperti Medan, dan Surabaya.

Rosan menambahkan sejauh ini sudah ada 2.648 perusahaan yang sudah siap untuk menjadi tempat pelatihan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:50 WIB

Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018

Satu tahun menjelang Pemilihan Umum 2019, anggaran bantuan sosial pemerintahan Jokowi-JK melonjak ditahun 2018 naik dan jor-joran. Tak hanya dari ...
Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:13 WIB

Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR

Ratusan korban biro perjalanan umrah First Travel mengadukan nasibnya ke DPR dan diterima Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kompleks ...
Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya
Ekonomi - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:58 WIB

Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya

Kebijakan fiskal Indonesia yang ingin membangun ekonomi tumbuh berkeadilan, namun hal tersebut tanpa dibarengi dengan kemampuan peneriman pajak yang dapat ...
Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa
Peristiwa - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:05 WIB

Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa

Terpidana kasus terorisme pelatihan militer Pegunungan Jalin Jantho, Aceh, Oman Rachman alias Abu Sulaiman Aman Abdurrahman kembali menjalani pemeriksaan di ...
Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:49 WIB

Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kedatangan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke peringatan HUT RI di Istana Kepresidenan memberikan ...
Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:16 WIB

Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak bangsa Indonesia menjadikan momen peringatan Hari Konstitusi untuk senantiasa mengingat dan meneruskan visi para pendiri ...