Rabu, 22 Februari 2017 | 01.50 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Densus 88 Ringkus Terduga Teroris di Payakumbuh dan Deli Serdang Sumut

Densus 88 Ringkus Terduga Teroris di Payakumbuh dan Deli Serdang Sumut

Reporter : Yudi | Rabu, 21 Desember 2016 - 16:53 WIB

IMG-19414

Densus 88 di Tangerang Selatan (KiniNews/Dok)

Jakarta, kini.co.id – Beberapa jam usai melakukan penggrebakan terduga teroris dan menembak mati tiga terduga serta menangkap hidup satu lainnya di Tangerang Selatan, Detasemen Khusus 88 Mabes Polri juga menangkap satu terduga di Payakumbuh, Sumatra Barat, dan satu terduga di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, satu terduga teroris yang ditangkap di Payakumbuh, Sumbar bernama John Tanamal alias Hamzah yang merupakan warga asli Payakumbuh.

“Yang bersangkutan merupakan bagian dari kelompok jaringan teroris di Solo atas nama Said,” ujar Martinus di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/12).

John Tanamal alias Hamzah dibawa ke Markas Brimob Padang Panjang untuk dilakukan pemeriksaan intensif.

Martinus menyebutkan John Tanamal alias Hamzah berperan sebagai orang yang membeli bahan-bahan peledak untuk meracik bom. Ia juga merupakan sumber pendanaan pembuatan bom oleh kelompok tersebut.

“Yang bersangkutan juga melakukan percobaan pembuatan bom. Artinya mereka melakukan bersama Said ini dan melakukan percobaan-percobaan pembuatan bom,” kata Martinus.

Sementara itu, satu terduga teroris yang ditangkap di Deli Serdang bernama Syafii. Dia berperan sebagai perekrut warga negara Indonesia untuk berangkat ke Suriah. Ia masuk daftar pencarian orang (DPO) setelah penangkapan anggota kelompok Katibah Gonggong Rebus di Batam pada Agustus lalu.

“Ini adalah salah satu orang yang melarikan diri. Yang bersangkutan akan dilakukan penegakan hukum terkait kasus yang ada di Batam,” papar Martinus.

Namun, saat dilakukan penyitaan, tak ditemukan bom dari Syafii. Hanya ada sejumlah dokumen dan buku-buku petunjuk perakitan bom. Diketahui belakangan bahwa Syafii sedang belajar merakit bom secara otodidak.

“Kemudian ada bahan lain yang memang belum bisa dijadikan suatu rakit bom,” kata Martinus.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Riski Ditemukan tak Bernyawa
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:40 WIB

Riski Ditemukan tak Bernyawa

Korban tenggelam di Kali Pulo, Kecamatan Medan Satria, Muhammad Riski (16) berhasil ditemukan tim gabungan dari Basarnas dan BPBD Kota ...
Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:31 WIB

Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi

Lima warga lansia, dan Satu dibawah umur yang sedang mengidap penyakit berhasil dievakuasi Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ...
SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:27 WIB

SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ananda yang berada di Jalan Prof. M Yamin, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Siap melaksanakan ...
Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:59 WIB

Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal

Seluruh proyek kolam retensi atau tandon yang dibangun sejak 2015 hingga 2016 di wilayah Kota Bekasi hingga kini belum berfungsi ...
Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:18 WIB

Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !

Kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ditengah-tengah massa ratusan ribu aksi 212 jilid II di DPR, ...
Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 19:49 WIB

Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak menyalahkan siapa pun terhadap bencana ...