Senin, 27 Maret 2017 | 09.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Densus 88 Ringkus Terduga Teroris di Payakumbuh dan Deli Serdang Sumut

Densus 88 Ringkus Terduga Teroris di Payakumbuh dan Deli Serdang Sumut

Reporter : Yudi | Rabu, 21 Desember 2016 - 16:53 WIB

IMG-19414

Densus 88 di Tangerang Selatan (KiniNews/Dok)

Jakarta, kini.co.id – Beberapa jam usai melakukan penggrebakan terduga teroris dan menembak mati tiga terduga serta menangkap hidup satu lainnya di Tangerang Selatan, Detasemen Khusus 88 Mabes Polri juga menangkap satu terduga di Payakumbuh, Sumatra Barat, dan satu terduga di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul mengatakan, satu terduga teroris yang ditangkap di Payakumbuh, Sumbar bernama John Tanamal alias Hamzah yang merupakan warga asli Payakumbuh.

“Yang bersangkutan merupakan bagian dari kelompok jaringan teroris di Solo atas nama Said,” ujar Martinus di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (21/12).

John Tanamal alias Hamzah dibawa ke Markas Brimob Padang Panjang untuk dilakukan pemeriksaan intensif.

Martinus menyebutkan John Tanamal alias Hamzah berperan sebagai orang yang membeli bahan-bahan peledak untuk meracik bom. Ia juga merupakan sumber pendanaan pembuatan bom oleh kelompok tersebut.

“Yang bersangkutan juga melakukan percobaan pembuatan bom. Artinya mereka melakukan bersama Said ini dan melakukan percobaan-percobaan pembuatan bom,” kata Martinus.

Sementara itu, satu terduga teroris yang ditangkap di Deli Serdang bernama Syafii. Dia berperan sebagai perekrut warga negara Indonesia untuk berangkat ke Suriah. Ia masuk daftar pencarian orang (DPO) setelah penangkapan anggota kelompok Katibah Gonggong Rebus di Batam pada Agustus lalu.

“Ini adalah salah satu orang yang melarikan diri. Yang bersangkutan akan dilakukan penegakan hukum terkait kasus yang ada di Batam,” papar Martinus.

Namun, saat dilakukan penyitaan, tak ditemukan bom dari Syafii. Hanya ada sejumlah dokumen dan buku-buku petunjuk perakitan bom. Diketahui belakangan bahwa Syafii sedang belajar merakit bom secara otodidak.

“Kemudian ada bahan lain yang memang belum bisa dijadikan suatu rakit bom,” kata Martinus.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Wah, Ini Rupanya Alasan Ridho Rhoma Konsumsi Sabu
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 21:58 WIB

Wah, Ini Rupanya Alasan Ridho Rhoma Konsumsi Sabu

Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Roycke Harry Langie menyebutkan alasan pedangdut Ridho Rhoma mengkonsumsi narkoba jenis sabu. "Itu kan ...
Iwan Bule Datangi Lokasi Pembangunan Gereja Santa Clara
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 20:45 WIB

Iwan Bule Datangi Lokasi Pembangunan Gereja Santa Clara

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochammad Iriawan, menyambangi pembangunan Gereja Katolik Santa Clara yang berada di Jalan Lingkar Utara, Kelurahan ...
Pemuda 24 Tahun Tabrak Polisi Hingga Tewas
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 19:27 WIB

Pemuda 24 Tahun Tabrak Polisi Hingga Tewas

Pengemudi mobil Honda CRV bernomor polisi H 168 DL, Nicolas Dicky Lopaz menabrak seorang petugas kepolisian Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, ...
BNN : Bupati Saja bisa Terlibat Narkoba
Peristiwa - Sabtu, 25 Maret 2017 - 19:16 WIB

BNN : Bupati Saja bisa Terlibat Narkoba

Kasubdit Lingkungan Kerja dan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Ricky Yanuarfi menyebutkan penangkapan artis karena narkoba bukan hal aneh. ...
Ojek Pangkalan dan Online Jalin Silaturahmi
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 19:01 WIB

Ojek Pangkalan dan Online Jalin Silaturahmi

Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota bersama Pemkot Kota Bekasi mengundang perwakilan pengemudi ojek pangkalan dan pengemudi ojek 'online'. Mereka dikumpulkan ...
Awas, Lelaki Lebih Mudah Bunuh Diri
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 18:47 WIB

Awas, Lelaki Lebih Mudah Bunuh Diri

Pengamat psikologi sosial dan budaya Universitas Indonesia Endang Mariani Rahayu menyebutkan stres adalah alasan yang membuat seseorang nekat mengakhiri hidup ...