Minggu, 19 Februari 2017 | 18.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Menkopolhukam Cegah Ancaman Teror Perayaan Natal dan Tahun Baru

Menkopolhukam Cegah Ancaman Teror Perayaan Natal dan Tahun Baru

Reporter : Yudi Andriansyah | Jumat, 23 Desember 2016 - 15:18 WIB

IMG-19472

Banyak wanita yang kini menjadi 'calon pengantin' bom bunuh diri (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Penangkapan terduga teroris di sejumlah tempat di Indonesia membuat pemerintah harus lebih waspada. Lebih dari itu, pemerintah harus memberikan rasa aman kepada seluruh warga Indonesia terlebih saat menjelang perayaan hari besar keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru 2017.

Untuk itu Kementerian Koordinator Bidang Politikā€Ž Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) menggelar rapat koordinasi khusus bersama sejumlah kementerian/lembaga negara terkait penanggulangan terorisme.

Menko Polhukam Wiranto mengatakan aparat keamanan bertanggungjawab untuk melakukan perencanaan yang komprehensif dan terperinci agar Natal dan Tahun Baru berjalan lancar.

“Ada ancaman teror, maka itu ada penangkapan. Karena kalau tidak ditangkap rencana mereka itu akan terjadi. Kalau sudah terjadi maka akan merugikan negara kita,” ujar Wiranto, usai rapat, Jumat (23/12/2016).

Ia mengatakan ancaman teroris merupakan hal yang serius dan harus dilakukan pencegahan sejak dini.

“Kita mau tidak mau dan semaksimal mungkin harus mengerti, memahami perencanaan mereka dan menanggulangi dengan langkah-langkah. Mereka punya jaringan di seluruh negara. Kan tidak mungkin mereka menjelaskan, tanggal sekian rapat, tanggal sekian menyerang,” ujar Wiranto.

Turut hadir Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol Budi Gunawan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Pol Suhardi Aliyus, Kepala Seksi Umum TNI Laksmana Madya Didik Heriawan, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, serta perwakilan dari kementerian/lembaga negara yang lain.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal
Politik - Minggu, 19 Februari 2017 - 11:50 WIB

PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal

Ketua Bidang Hukum DPP PDIP, Trimedya Panjaitan menuding partai pendukung selain PDIP lemah mengintensifkan dukungan dari bawah dan kurang memiliki ...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:50 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mundur secara resmi. Juru bicara PTFI, Riza Pratama pun ...
KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:42 WIB

KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun

Ada tiga perkara yang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berikan kepada Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi. ...
Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:59 WIB

Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada DKI Jakarta 2017 meningkat. ...
PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 15:17 WIB

PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, tengah mengumpulkan masukan dari sejumlah kader dan simpatin dalam penentuan sikap politik ...
Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan
Peristiwa - Sabtu, 18 Februari 2017 - 13:23 WIB

Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden Jokowi yang membiarkan Ahok kembali menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta meski menyandang status ...