Kamis, 23 Maret 2017 | 11.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>2016, Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis Meningkat Seratus Persen

2016, Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis Meningkat Seratus Persen

Reporter : Yudi Andriansyah | Jumat, 23 Desember 2016 - 15:43 WIB

IMG-19474

Jurnalis. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kekerasan terhadap jurnalis masih terus terjadi di era keterbukaan seperti sekarang ini. Faktanya, masih ada pihak-pihak yang mencoba mengkriminalisasi para jurnalis saat menjalankan tugas.

Menurut data dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI), kekerasan terhadap jurnalis malah meningkat seratus persen di tahun 2016.

“Tahun ini jurnalis dalam tekanan luar biasa. Kasus kekerasan tahun ini melonjak 2 kali lipat tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Ada 78 kasus,” ucap Ketua AJI Suwarjono, Jumat (23/12/2016).

Dia mengatakan kekerasan yang paling banyak dilakukan oleh aparat. Kekerasan yang dimaksud mulai dari teror hingga pembunuhan.

Selain itu, ia mengatakan tidak ada pelaku kekerasan itu yang ditahan polisi.

“Lalu tidak ada satupun pelaku kekerasan ditindak kepolisian. Ada semacam pembiaran. Kami sangat sesalkan,” katanya.

Lebih dari itu, bagi AJI ancaman serius bagi jurnalis adalah pembungkaman kebebasan berekspresi atau pembungkaman oleh aparat.

Selain itu ia menyorot gerakan intoleran yang menimpa sejumlah stasiun tv di aksi 411 dan 212 beberapa waktu lalu sebagai ancaman serius.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:07 WIB

KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, terus mempertanyakan sikap KPK yang merahasiakan nama-nama penerima suap proyek pengadaan e-KTP. Bahkan dianggap melindungi ...
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...