Rabu, 18 Januari 2017 | 13.00 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Aiptu Sutisna Resmi Cabut Laporan Penganiayaan, Dora Bebas

Aiptu Sutisna Resmi Cabut Laporan Penganiayaan, Dora Bebas

Reporter : Bambang Medy | Jumat, 23 Desember 2016 - 16:46 WIB

IMG-19476

Polisi lalulintas yang diserang ibu-ibu. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Oknum pegawai Mahkamah Agung, Dora Natalia Singarimbun sepertinya dapat bernafas lega. Sebab usahanya untuk meminta maaf kepada polisi yang dimaki dan dicakarnya di jalan, Aiptu Sutisna telah mencabut laporannya hari ini, Jumat (23/12/2016).

Aiptu Sutisna mengaku kasihan melihat Dora yang merupakan single parent. Sehingga ia memutuskan untuk mencabut laporan dan membatalkan semua tuntutannya.

“Kalau saya lanjutkan, kasihan. Dia single parent, kalau (anaknya) dititipkan ke neneknya kan jauh di sana,” kta Sutisna.

Ia mengaku keputusannya ini murni atas dasar kemanusiaan, tidak ada campurtangan pimpinannya.

Prosesi pencabutan ini digelar di Polda Metro Jaya. Hadir dalam kesempatan itu Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dan Dora Natalia.

(Baca juga: Sabar Hadapi Amukan Emak-emak di Jalan, Aiptu Sutisna Gratis Naik Haji)

Sebelumnya, Dora sempat dilaporkan ke Polda Metro Jaya setelah menyerang Aiptu Sutisna, seorang polisi yangs edang bertugas menjaga lalulintas.

Dora saat itu diduga tak terima ditertibkan pun turun dari mobil dan melabrak Sutisna. Tak puas melabrak, Dora mengejar Sutisna yang mengambil kunci mobilnya, ia pun memaki dan menarik-narik baju Sutisna hingga pangkat dan kancing baju polisi itu berlepasan.

Tak berapa setelah kejadian yang menyebarluas di sosmed itu, Sutisna mendapatkan penghargaan dari Kapolda Metro Jaya atas kesabarannya menghadapi pengendara selam bertugas.

Dora pun sempat meminta maaf dengan datang langsung ke kantor Sutisna, namun saat itu Sutisna mengatakan secara pribadi ia memaafkan namun proses hukum harus tetap berjalan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...