Minggu, 23 Juli 2017 | 17.41 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Aiptu Sutisna Resmi Cabut Laporan Penganiayaan, Dora Bebas

Aiptu Sutisna Resmi Cabut Laporan Penganiayaan, Dora Bebas

Reporter : Bambang Medy | Jumat, 23 Desember 2016 - 16:46 WIB

IMG-19476

Polisi lalulintas yang diserang ibu-ibu. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Oknum pegawai Mahkamah Agung, Dora Natalia Singarimbun sepertinya dapat bernafas lega. Sebab usahanya untuk meminta maaf kepada polisi yang dimaki dan dicakarnya di jalan, Aiptu Sutisna telah mencabut laporannya hari ini, Jumat (23/12/2016).

Aiptu Sutisna mengaku kasihan melihat Dora yang merupakan single parent. Sehingga ia memutuskan untuk mencabut laporan dan membatalkan semua tuntutannya.

“Kalau saya lanjutkan, kasihan. Dia single parent, kalau (anaknya) dititipkan ke neneknya kan jauh di sana,” kta Sutisna.

Ia mengaku keputusannya ini murni atas dasar kemanusiaan, tidak ada campurtangan pimpinannya.

Prosesi pencabutan ini digelar di Polda Metro Jaya. Hadir dalam kesempatan itu Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dan Dora Natalia.

(Baca juga: Sabar Hadapi Amukan Emak-emak di Jalan, Aiptu Sutisna Gratis Naik Haji)

Sebelumnya, Dora sempat dilaporkan ke Polda Metro Jaya setelah menyerang Aiptu Sutisna, seorang polisi yangs edang bertugas menjaga lalulintas.

Dora saat itu diduga tak terima ditertibkan pun turun dari mobil dan melabrak Sutisna. Tak puas melabrak, Dora mengejar Sutisna yang mengambil kunci mobilnya, ia pun memaki dan menarik-narik baju Sutisna hingga pangkat dan kancing baju polisi itu berlepasan.

Tak berapa setelah kejadian yang menyebarluas di sosmed itu, Sutisna mendapatkan penghargaan dari Kapolda Metro Jaya atas kesabarannya menghadapi pengendara selam bertugas.

Dora pun sempat meminta maaf dengan datang langsung ke kantor Sutisna, namun saat itu Sutisna mengatakan secara pribadi ia memaafkan namun proses hukum harus tetap berjalan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...