Senin, 20 November 2017 | 22.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Aiptu Sutisna Resmi Cabut Laporan Penganiayaan, Dora Bebas

Aiptu Sutisna Resmi Cabut Laporan Penganiayaan, Dora Bebas

Reporter : Bambang Medy | Jumat, 23 Desember 2016 - 16:46 WIB

IMG-19476

Polisi lalulintas yang diserang ibu-ibu. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Oknum pegawai Mahkamah Agung, Dora Natalia Singarimbun sepertinya dapat bernafas lega. Sebab usahanya untuk meminta maaf kepada polisi yang dimaki dan dicakarnya di jalan, Aiptu Sutisna telah mencabut laporannya hari ini, Jumat (23/12/2016).

Aiptu Sutisna mengaku kasihan melihat Dora yang merupakan single parent. Sehingga ia memutuskan untuk mencabut laporan dan membatalkan semua tuntutannya.

“Kalau saya lanjutkan, kasihan. Dia single parent, kalau (anaknya) dititipkan ke neneknya kan jauh di sana,” kta Sutisna.

Ia mengaku keputusannya ini murni atas dasar kemanusiaan, tidak ada campurtangan pimpinannya.

Prosesi pencabutan ini digelar di Polda Metro Jaya. Hadir dalam kesempatan itu Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dan Dora Natalia.

(Baca juga: Sabar Hadapi Amukan Emak-emak di Jalan, Aiptu Sutisna Gratis Naik Haji)

Sebelumnya, Dora sempat dilaporkan ke Polda Metro Jaya setelah menyerang Aiptu Sutisna, seorang polisi yangs edang bertugas menjaga lalulintas.

Dora saat itu diduga tak terima ditertibkan pun turun dari mobil dan melabrak Sutisna. Tak puas melabrak, Dora mengejar Sutisna yang mengambil kunci mobilnya, ia pun memaki dan menarik-narik baju Sutisna hingga pangkat dan kancing baju polisi itu berlepasan.

Tak berapa setelah kejadian yang menyebarluas di sosmed itu, Sutisna mendapatkan penghargaan dari Kapolda Metro Jaya atas kesabarannya menghadapi pengendara selam bertugas.

Dora pun sempat meminta maaf dengan datang langsung ke kantor Sutisna, namun saat itu Sutisna mengatakan secara pribadi ia memaafkan namun proses hukum harus tetap berjalan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...