Kamis, 30 Maret 2017 | 15.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Aiptu Sutisna Resmi Cabut Laporan Penganiayaan, Dora Bebas

Aiptu Sutisna Resmi Cabut Laporan Penganiayaan, Dora Bebas

Reporter : Bambang Medy | Jumat, 23 Desember 2016 - 16:46 WIB

IMG-19476

Polisi lalulintas yang diserang ibu-ibu. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Oknum pegawai Mahkamah Agung, Dora Natalia Singarimbun sepertinya dapat bernafas lega. Sebab usahanya untuk meminta maaf kepada polisi yang dimaki dan dicakarnya di jalan, Aiptu Sutisna telah mencabut laporannya hari ini, Jumat (23/12/2016).

Aiptu Sutisna mengaku kasihan melihat Dora yang merupakan single parent. Sehingga ia memutuskan untuk mencabut laporan dan membatalkan semua tuntutannya.

“Kalau saya lanjutkan, kasihan. Dia single parent, kalau (anaknya) dititipkan ke neneknya kan jauh di sana,” kta Sutisna.

Ia mengaku keputusannya ini murni atas dasar kemanusiaan, tidak ada campurtangan pimpinannya.

Prosesi pencabutan ini digelar di Polda Metro Jaya. Hadir dalam kesempatan itu Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan dan Dora Natalia.

(Baca juga: Sabar Hadapi Amukan Emak-emak di Jalan, Aiptu Sutisna Gratis Naik Haji)

Sebelumnya, Dora sempat dilaporkan ke Polda Metro Jaya setelah menyerang Aiptu Sutisna, seorang polisi yangs edang bertugas menjaga lalulintas.

Dora saat itu diduga tak terima ditertibkan pun turun dari mobil dan melabrak Sutisna. Tak puas melabrak, Dora mengejar Sutisna yang mengambil kunci mobilnya, ia pun memaki dan menarik-narik baju Sutisna hingga pangkat dan kancing baju polisi itu berlepasan.

Tak berapa setelah kejadian yang menyebarluas di sosmed itu, Sutisna mendapatkan penghargaan dari Kapolda Metro Jaya atas kesabarannya menghadapi pengendara selam bertugas.

Dora pun sempat meminta maaf dengan datang langsung ke kantor Sutisna, namun saat itu Sutisna mengatakan secara pribadi ia memaafkan namun proses hukum harus tetap berjalan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 15:11 WIB

Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka

Majelis Hakim kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) TA 2011-2012 dengan terdakwa Irman dan Sugiharto ...
Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:55 WIB

Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka

Sidang konfrontir antara Politisi Hanura, Miryam S Haryani dengan tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, Ambarita Damanik, dan ...
Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:40 WIB

Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan membenarkan bahwa dia pernah menyarankan kepada Politisi Miryam S Haryani untuk mengembalikan uang ...
Aksi 313 Ibarat Perang Badar
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:15 WIB

Aksi 313 Ibarat Perang Badar

Forum Umat Islam (FUI) menyebutkan momentum aksi 313 yang menuntut pencopotan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, ...
Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:12 WIB

Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo rupanya mengetahui perihal bagi-bagi uang hasil dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP APBN TA 2011-2012.Demikian ...
Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 12:54 WIB

Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tak menampik terkait pengakuan Politisi Hanura, Miryam S Haryani yang merasa terganggu olehnya ...