Senin, 23 Oktober 2017 | 22.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Jadi Tersangka, Bos Lippo Grup Eddy Sindoro Diminta Menyerahkan Diri

Jadi Tersangka, Bos Lippo Grup Eddy Sindoro Diminta Menyerahkan Diri

Sabtu, 24 Desember 2016 - 01:01 WIB

IMG-19486

Gedung KPK (kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bos Lippo Group, Eddy Sindoro sebagai tersangka pemberi suap terkait pengurusan pengajuan Peninjauan Kembali (PK) perkara milik PT Across Asia Limited dan PT First Media (Lippo Group) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, saat ini Eddy Sindoro tengah berada di luar negeri dan diminta agar menyerahkan diri.

“Belajar dari apa yang dilakukan tersangka FD (Fahmi Darmawansyah) datang ke KPK tanpa mekanisme red notice atau mekanisme internasional lain. Kami imbau agar tersangka (Eddy Sindoro, red) segera ke Indonesia dan menyerahkan diri ke KPK,” kata Febri dalam keterangan pers di KPK, Jumat (23/12).

Febri mengatakan, menyerahkan diri akan lebih baik bagi Eddy Sindoro selaku tersangka dan penanganan kasusnya.

“Kami tegaskan KPK telah berulangkali melakukan proses maksimal hasilnya terkait ada buron yang kabur di luar negeri. KPK punya pengalaman itu dan sebagai warning agar hal tersebut tidak perlu terjadi dalam pengungakapan perkara,” pungkasnya.

Eddy Sindoro diduga menyuap Panitera PN Jakpus Edy Nasution dengan uang sebesar USD 50.000. Dengan tujuan agar Edy Nasution membantu pengajuan PK PT AAL meski telah melewati batas waktu yang ditentukan undang-undang.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 19:46 WIB

KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto

Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) akan segera memeriksa hakim yang menangani praperadilan Ketua DPR Setya Novanto, Cepi Iskandar.Juru Bicara ...
Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 18:05 WIB

Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU

Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang.

“RUU penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:59 WIB

Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan sampai saat ini tidak ada kondisi apapun yang mengatakan kebutuhan mendesak terbantah dengan UU ...
Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:46 WIB

Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas

Sebanyak tujuh fraksi atau mayoritas yang ada di Komisi II DPR menyepakati peraturan pemerintan pengganti undang-undang (Perppu) tentang organisasi kemasyarakatan ...
Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:50 WIB

Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Mantan Direktur Utama PNRI, Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).Awalnya, Ia mengaku ...
Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati
Ekonomi - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dimungkinan terkoneksi langsung ke Bandara Antarbangsa Kertajati, di Majalengka, ...