Rabu, 13 Desember 2017 | 06.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>105.758 Penduduk Bima Terdampak Banjir, BPBD: Tak Ada Korban Jiwa

105.758 Penduduk Bima Terdampak Banjir, BPBD: Tak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 24 Desember 2016 - 17:14 WIB

IMG-19495

Banjir Bima (BNPB)

Mataram, kini.co.id – Banjir yang melanda Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Rabu (21/12) dan Jumat (23/12) kemarin sebanyak 105.758 penduduk terkena dampak banjir bandang, namun demikian hingga saat ini belum ada korban jiwa.

Kepala BPBD NTB Mohammad Rum dalam keterangan tertulisnya menyebutkan banjir bandang yang melanda Kota Bima meliputi lima Kecamatan (33 kelurahan), dengan jumlah penduduk terdampak sebanyak 105.758 jiwa dan yang mengungsi sebanyak 104.378 jiwa.

“Kondisi ketinggian air sudah mulai surut akibat banjir yang menerjang di lima kecamatan, meliputi Kecamatan Rasanae Timur (4 kelurahan) penduduk terdampak 3.581 jiwa, mengungsi 3.581 jiwa,” kata Mohammad Rum.

Selanjutnya, kata Mohammad Rum Kecamatan Mpuda (9 kelurahan) penduduk terdampak 30.078 jiwa, mengungsi 29.553 jiwa. Kecamatan Raba (10 kelurahan) peduduk terdampak 19.955 jiwa, mengunsgsi 19.705 jiwa. Kecamatan Rasanae Barat (6 kelurahan) penduduk terdampak 33.492 jiwa, mengungsi 32,892 jiwa, dan Kecamatan Asakota (4 kelurahan) peduduk terdampak 18.648 jiwa, mengungsi 18.648 jiwa.

“Sehingga, total keseluruhan, lima Kecamatan (33 kelurahan) terdampak 105.758 jiwa, Mengungsi 104.378 jiwa. Pengungsi sudah mulai kembali ke rumah masing masing,” ujarnya.

Menurut dia, akibat banjir dua kali tersebut, sampai saat ini situasi kota Bima mulai perkantoran dan sekolah diliburkan. Tidak hanya itu, aktivitar pasar juga belum ada.

Disamping itu, hingga hari ini akibat banjir belum ada korban jiwa. Kalau pun luka-luka hanya terjadi satu orang.

Selain itu, akibat banjir sejumlah fasilitas kesehatan ikut rusak di antaranya empat puskesmas, 29 pustu, 29 polindes dan 1 kantor Labkesda.

Ia menambahkan, saat ini upaya yang dilakukan, Tim SAR membantu evakuasi warga, pendistribusian bantuan pangan melalui kelurahan, membuka dapur umum lapangan di empat lokasi (TNI, Dinsos dan BPBD) dan rencana akan di buka lagi dumlap 2 lokasi (PMI).

Kemudian, BPBD Provinsi bantuan pangan tiga truk dan satu paket obat untuk korban banjir, BPBD Kabupaten Dompu bantuan logistik satu truk, BPBD Kabupaten Sumbawa Barat bantuan logistik dua truk.

“Pemprov NTB juga menyiapkan dana tak terduga senilai Rp4,2 miliar yang difokuskan untuk pangan dan logistik. Begitu juga dengan BNPB telah menyiapkan dana siap pakai (DSP) senilai Rp200 juta.

Sementara itu berdasarkan data BNPB, jumlah kerusakan yang terjadi akibat banjir di Kota Bima meliputi 593 rumah rusak berat, 2.400 rumah rusak sedang dan sebanyak 16.226 rumah rusak ringan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...