Senin, 20 November 2017 | 20.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Sakit Kepala Sering Dikeluhkan Masyarakat Saat Mengawal Sidang Ahok

Sakit Kepala Sering Dikeluhkan Masyarakat Saat Mengawal Sidang Ahok

Reporter : Fauzan | Selasa, 27 Desember 2016 - 12:50 WIB

IMG-19530

Layanan medis gratis disediakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI). (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) menyediakan layanan medis gratis untuk para peserta yang ikut mengawal berlangsungnya proses persidangan dugaan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 27 Desember 2016 ini.

Layanan medis gratis tersebut sengaja disediakan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) untuk memberikan pertolongan jika ada peserta yang kelelahan usai melakukan orasi menuntut agar Ahok segera dipenjara.

“Kita kawal saja untuk memberikan pertolongan kalau yang orasi itu pada kelelahan,” ujar salah satu anggota tim medis, Yati (25) saat berbincang-bincang dengan Kini.co.id, di Jakarta.

Lebih lanjut Yati mengatakan sakit kepala dan sesak nafas paling banyak dikeluhkan dan dipersoalkan oleh masyarakat saat bertandang ke posko.

“Yang paling banyak dikeluhkan itu sakit kepala dan sesak nafas. Bagaimana pertolongannya, itu tergantung kondisi tubuh dari si pendemo, tidak semua pasien sama cara penanganannya. Kita harus cek dulu,” jelasnya.

Sejauh ini lanjutnya, sudah ada sekitar 100 orang yang datang untuk mendapatkan pelayanan dari tim medis. Mayoritas mereka yang datang ke posko adalah kaum pria berusia diatas 40 tahunan.

“Sejauh ini banyaknya kaum akhwat yang datang usianya diatas 40 tahunan,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...