Selasa, 28 Maret 2017 | 03.30 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Sakit Kepala Sering Dikeluhkan Masyarakat Saat Mengawal Sidang Ahok

Sakit Kepala Sering Dikeluhkan Masyarakat Saat Mengawal Sidang Ahok

Reporter : Fauzan | Selasa, 27 Desember 2016 - 12:50 WIB

IMG-19530

Layanan medis gratis disediakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI). (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) menyediakan layanan medis gratis untuk para peserta yang ikut mengawal berlangsungnya proses persidangan dugaan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 27 Desember 2016 ini.

Layanan medis gratis tersebut sengaja disediakan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) untuk memberikan pertolongan jika ada peserta yang kelelahan usai melakukan orasi menuntut agar Ahok segera dipenjara.

“Kita kawal saja untuk memberikan pertolongan kalau yang orasi itu pada kelelahan,” ujar salah satu anggota tim medis, Yati (25) saat berbincang-bincang dengan Kini.co.id, di Jakarta.

Lebih lanjut Yati mengatakan sakit kepala dan sesak nafas paling banyak dikeluhkan dan dipersoalkan oleh masyarakat saat bertandang ke posko.

“Yang paling banyak dikeluhkan itu sakit kepala dan sesak nafas. Bagaimana pertolongannya, itu tergantung kondisi tubuh dari si pendemo, tidak semua pasien sama cara penanganannya. Kita harus cek dulu,” jelasnya.

Sejauh ini lanjutnya, sudah ada sekitar 100 orang yang datang untuk mendapatkan pelayanan dari tim medis. Mayoritas mereka yang datang ke posko adalah kaum pria berusia diatas 40 tahunan.

“Sejauh ini banyaknya kaum akhwat yang datang usianya diatas 40 tahunan,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...