Selasa, 24 Januari 2017 | 06.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Sakit Kepala Sering Dikeluhkan Masyarakat Saat Mengawal Sidang Ahok

Sakit Kepala Sering Dikeluhkan Masyarakat Saat Mengawal Sidang Ahok

Reporter : Fauzan | Selasa, 27 Desember 2016 - 12:50 WIB

IMG-19530

Layanan medis gratis disediakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI). (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) menyediakan layanan medis gratis untuk para peserta yang ikut mengawal berlangsungnya proses persidangan dugaan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 27 Desember 2016 ini.

Layanan medis gratis tersebut sengaja disediakan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) untuk memberikan pertolongan jika ada peserta yang kelelahan usai melakukan orasi menuntut agar Ahok segera dipenjara.

“Kita kawal saja untuk memberikan pertolongan kalau yang orasi itu pada kelelahan,” ujar salah satu anggota tim medis, Yati (25) saat berbincang-bincang dengan Kini.co.id, di Jakarta.

Lebih lanjut Yati mengatakan sakit kepala dan sesak nafas paling banyak dikeluhkan dan dipersoalkan oleh masyarakat saat bertandang ke posko.

“Yang paling banyak dikeluhkan itu sakit kepala dan sesak nafas. Bagaimana pertolongannya, itu tergantung kondisi tubuh dari si pendemo, tidak semua pasien sama cara penanganannya. Kita harus cek dulu,” jelasnya.

Sejauh ini lanjutnya, sudah ada sekitar 100 orang yang datang untuk mendapatkan pelayanan dari tim medis. Mayoritas mereka yang datang ke posko adalah kaum pria berusia diatas 40 tahunan.

“Sejauh ini banyaknya kaum akhwat yang datang usianya diatas 40 tahunan,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan
Nasional - Selasa, 24 Januari 2017 - 00:08 WIB

Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan

Tujuh belas orang WNI yang diduga bergabung dengan ISIS dan di deportasi Pemerintah Turki ke Indonesia saat ini masih menjalani ...
Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 22:07 WIB

Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mempertanyakan simbol Palu-Arit yang terdapat pada uang pecahan baru Bank Indonesia. ...
Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 17:24 WIB

Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK); Febri Diansyah mengatakan penyidik bisa saja kembali memanggil istri mantan Direktur PT Garuda ...
Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:59 WIB

Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun

Wakil Direktur MAK, Virgo Sulianto Gohardi mengatakan modus jual beli jabatan seringkali dilakukan pada moment menjelang atau setelah Pilkada."Tujuannya adalah ...
Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:57 WIB

Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun

Wakil Direktur Madrasah Anti Korupsi (MAK), Virgo Sulianto Gohardi menduga sekitar 90% dari proses pengisian 21.000 jabatan kepala dinas di ...
Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan
Peristiwa - Senin, 23 Januari 2017 - 14:24 WIB

Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan

Dukungan terhadap imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengalir dari berbagai kalangan, termasuk selebritis.Pelawak Kiwil misalnya, yang ...