Senin, 24 April 2017 | 12.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Sakit Kepala Sering Dikeluhkan Masyarakat Saat Mengawal Sidang Ahok

Sakit Kepala Sering Dikeluhkan Masyarakat Saat Mengawal Sidang Ahok

Reporter : Fauzan | Selasa, 27 Desember 2016 - 12:50 WIB

IMG-19530

Layanan medis gratis disediakan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI). (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) menyediakan layanan medis gratis untuk para peserta yang ikut mengawal berlangsungnya proses persidangan dugaan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada 27 Desember 2016 ini.

Layanan medis gratis tersebut sengaja disediakan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) untuk memberikan pertolongan jika ada peserta yang kelelahan usai melakukan orasi menuntut agar Ahok segera dipenjara.

“Kita kawal saja untuk memberikan pertolongan kalau yang orasi itu pada kelelahan,” ujar salah satu anggota tim medis, Yati (25) saat berbincang-bincang dengan Kini.co.id, di Jakarta.

Lebih lanjut Yati mengatakan sakit kepala dan sesak nafas paling banyak dikeluhkan dan dipersoalkan oleh masyarakat saat bertandang ke posko.

“Yang paling banyak dikeluhkan itu sakit kepala dan sesak nafas. Bagaimana pertolongannya, itu tergantung kondisi tubuh dari si pendemo, tidak semua pasien sama cara penanganannya. Kita harus cek dulu,” jelasnya.

Sejauh ini lanjutnya, sudah ada sekitar 100 orang yang datang untuk mendapatkan pelayanan dari tim medis. Mayoritas mereka yang datang ke posko adalah kaum pria berusia diatas 40 tahunan.

“Sejauh ini banyaknya kaum akhwat yang datang usianya diatas 40 tahunan,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...