Minggu, 23 April 2017 | 20.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Muhammadiyah Ajukan Jaminan Penangguhan Penahanan Ranu Muda

Muhammadiyah Ajukan Jaminan Penangguhan Penahanan Ranu Muda

Rabu, 28 Desember 2016 - 03:11 WIB

IMG-19539

Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sukoharjo menyerahkan lima surat jaminan penangguhan penahanan RanuMuda, jurnalis Panjimas.com (Ist)

Solo, kini.co.id – Ranu Muda Adi Nugroho, jurnalis media Islam online panjimas.com yang dijadikan tersangka atas tuduhan terlibat dalam aksi sweeping di Social Kitchen, mendapatkan jaminan dari Pemuda Muhammadiyah mulai dari Pimpinan Cabang, Daerah, Wilayah hingga Pimpinan Pusat.

“PP Pemuda Muhammadiyah pusat dan daerah ajukan jaminan untuk penangguhan Ranu,” ujar pengacara Ranu Uda, Kadi Sukarna di Solo, Selasa (27/12) malam.

Kadi menjelaskan, pengajuan jaminan penangguhan dilakukan mulai PP Pemuda Muhammadiyah, PWPM Jawa Tengah, PDPM Sukoharjo, PD Muhammadiyah Sukoharjo dan PCPM Grogol dikarenakan Ranu Muda pernah sebagai anggota Pemuda Muhammadiyah.

Selain itu, dia meyakini Ranu tak terlibat aksi sweeping dan kekerasan yang dilakukan oleh Laskar Umat Islam Solo (LUIS) pada malam tersebut.

Ranu, kata Kadi hanya sedang menjalankan tugas jurnalistik melakukan liputan. Selain itu, Ranu juga bukan sebagai anggota dari LUIS. Namun secara emosional, Ranu memiliki hubungan yang erat dengan organisasi kemasyarakatan di Solo tersebut.

“Kedekatannya dengan tokoh-tokoh dan aktivis-aktivis Islam itu karena memang dia suka menulis tentang persoalan Islam,” ujar Kadi.

Pihaknya tambah Kadi bersama sejumlah pengacara dari Peradi Surakarta, Muhammadiyah, DSKS Surakarta serta pengacara pribadi baru melakukan pendampingan terhadap enam orang tersangka termasuk Ranu Muda.

Terpisah Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Sukoharjo, Eko Pujiatmoko mengatakan pihaknya menyerahkan langsung surat pengajuan jaminan untuk Ranu Muda sebanyak lima surat kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah.

“Kami menyerahkan lima surat dari PDM Sukoharjo, PCPM Grogol, PDPM Sukoharjo, PWPM Jawa Tengah dan PP Pemuda Muhammadiyah”, ujar Eko Pujiatmoko sebagaimana dikutip sang pencerah.id.

“Kami tidak bisa menemui Ranu karena hanya keluarga dan advokat yang bisa jenguk. Kami hanya dapat salam dari Ranu lewat kakaknya, intinya mengucapkan terimakasih atas dukungan penuh Pemuda Muhammadiyah untuk penangguhan tahanan”, tambahya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...