Rabu, 27 September 2017 | 01.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Cakar dan Maki Polantas, Dora jadi Staf Biasa di Pekanbaru

Cakar dan Maki Polantas, Dora jadi Staf Biasa di Pekanbaru

Reporter : Fadilah | Rabu, 28 Desember 2016 - 14:57 WIB

IMG-19553

MA menggelar konferensi pers terkait Dora Natalia Singarimbun yang dimutasi setelah menyerang Polantas, Aiptu Sutisna. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali mengatakan pihaknya telah menjatuhkan sanksi kepada salah satu pegawainya yang bernama Dora Natalia Singarimbun. Sanksi yang diberikan adalah berupa pencopotan jabatan yang semula di eselon IV kini hanya menjadi Staff biasa di Pekanbaru.

“Pimpinan menjatuhkan sanksi pada Dora berupa pencopotan jabatan yang semula eselon IV kini menjadi tanpa jabatan,” tutur Hatta saat konferensi pers di Kantornya, Jakarta Pusat, Rabu, (28/12/2016).

Sanksi tersebut masuk ke dalam sanksi berkategori berat. Pasalnya Dora bukan hanya dicopot melainkan dimutasi ke luar Pulau Jawa.

Padahal di satu sisi, Dora sudah meminta maaf dan dan sepakat dengan aparat kepolisian yang telah dicabik-cabik olehnya untuk tidak memperpanjang kasus tersebut.

Ditambah lagi, berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pengawas MA, Dora dinyatakan tidak bersalah. Dia hanya kesal dan meluapkan emosinya kepada polisi lantaran akses menuju lokasi kantornya macet, sedangkan pihak kepolisian tidak mengatur lalu lintas (lalin) di lokasi kemacetan.

Nama Dora Natalia Singarimbun mendadak menjadi perbincangan masyarakat Indonesia setelah video yang memperlihatkannya tengah bertengkar dengan polisi tersebar di dunia Maya. Dimana dalam video tersebut, Dora terlihat tengah mencabik-cabik polisi yang tengah bertugas.

Dora sendiri rupanya merupakan salah satu pegawai di MA yang sedang mengejar waktu pukul 08:00 WIB agar bisa sampai dengan tepat waktu ke Kantor.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:21 WIB

Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka dengan luas 1,800 hektare yang digagas sejak tahun 2003, namun ...
Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:05 WIB

Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Juli 2018, Jawa Barat akan memberangkatkan Kloter I jemaah hajinya dari Bandar ...
Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 21:49 WIB

Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka

Bupati Kutai Kertanegara (Kukar), Rita Widyasari diduga menerima gratifikasi terkait jabatannya. Atas dugaan itu, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Pemberantasan ...
Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 18:52 WIB

Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo, operator telekomunikasi kedua ...
Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 18:12 WIB

Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku

Delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat yang jadi terdakwa kasus bentrok geng motor, mengaku mendapat tekanan ketika diperiksa petugas kepolisian.Mereka ...
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...