Rabu, 25 April 2018 | 03.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ramlan Jadi Perampok, Ini Kata Rekan Sesama Supir Angkot

Perampokan Pulomas

Ramlan Jadi Perampok, Ini Kata Rekan Sesama Supir Angkot

Reporter : Yudi | Kamis, 29 Desember 2016 - 08:44 WIB

IMG-19577

Foto salah satu pelaku pembunuhan sadis di Pulomas (Ist)

Jakarta, kini.co.id – 3 Pelaku perampokan sadis yang menimpa keluarga Dodi Triono di perumahan Pulomas, Jakarta Timur telah berhasil ditangkap.

Salahsatunya, Ramlan Butar Butar yang sehari-hari berprofesi sebagai supir angkot tewas setelah ditembus timah panas milik polisi.

Teman sesama supir angkot Ramlan, Jaspen Purba mengatakan dirinya terkejut rekannya bisa jadi pelaku perampokan bahkan pembunuhan.

Selama ini, kata Jaspen, Ramlan tidak ada mengeluhkan persoalan keuangan. Ia bahkan tak pernah bermasalah dengan setoran angkot.

“Tidak ada, dia tidak pernah cerita soal kesulitan keuangan, makanya saya heran juga,” katanya kemarin.

Jaspen juga menyebut saat ini sepedamotor miliknya yang dititip di kontrakan Ramlan malah dibawa untuk dijadikan barang bukti.

Sementara, kabar teranyar kasus ini, polisi sudah menangkan 1 pelaku lainnya yakni Alfins Bernius Sinaga. Sama seperti dua rekannya, Alfins juga dihadiahi timah panas karena melawan.

Dalam perampokan itu Alfins bertugas sebagai supir mobil yang membawa pelaku.

Polisi juga menahan adik Ramlan, R alias Ucok karena diduga menyembunyikan pelaku.

Polisi saat ini tengah memburu satu tersangka lagi yakni Y Pane.

Sebelumnya, pelaku melakukan penyekapan terhadap penghuni rumah mewah di Pulomas, Jakarta Timur. Pada Selasa (27/12/2016)

Enam korban meninggal yakni pemilik rumah Dodi Triono (59) dan dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian teman Gemma, Amel, serta dua sopir pribadinya bernama Yanto dan Tasrok.

Lima korban selamat dari pembunuhan Pulomas itu yakni, dua anak Dodi bernama Zanette Kalila Azaria (13) dan Fitriani (23). Serta tiga asisten rumah tangga bernama Emi (41), Santi (22), dan Windy (23).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...