Minggu, 22 Oktober 2017 | 00.30 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ramlan Jadi Perampok, Ini Kata Rekan Sesama Supir Angkot

Perampokan Pulomas

Ramlan Jadi Perampok, Ini Kata Rekan Sesama Supir Angkot

Reporter : Yudi | Kamis, 29 Desember 2016 - 08:44 WIB

IMG-19577

Foto salah satu pelaku pembunuhan sadis di Pulomas (Ist)

Jakarta, kini.co.id – 3 Pelaku perampokan sadis yang menimpa keluarga Dodi Triono di perumahan Pulomas, Jakarta Timur telah berhasil ditangkap.

Salahsatunya, Ramlan Butar Butar yang sehari-hari berprofesi sebagai supir angkot tewas setelah ditembus timah panas milik polisi.

Teman sesama supir angkot Ramlan, Jaspen Purba mengatakan dirinya terkejut rekannya bisa jadi pelaku perampokan bahkan pembunuhan.

Selama ini, kata Jaspen, Ramlan tidak ada mengeluhkan persoalan keuangan. Ia bahkan tak pernah bermasalah dengan setoran angkot.

“Tidak ada, dia tidak pernah cerita soal kesulitan keuangan, makanya saya heran juga,” katanya kemarin.

Jaspen juga menyebut saat ini sepedamotor miliknya yang dititip di kontrakan Ramlan malah dibawa untuk dijadikan barang bukti.

Sementara, kabar teranyar kasus ini, polisi sudah menangkan 1 pelaku lainnya yakni Alfins Bernius Sinaga. Sama seperti dua rekannya, Alfins juga dihadiahi timah panas karena melawan.

Dalam perampokan itu Alfins bertugas sebagai supir mobil yang membawa pelaku.

Polisi juga menahan adik Ramlan, R alias Ucok karena diduga menyembunyikan pelaku.

Polisi saat ini tengah memburu satu tersangka lagi yakni Y Pane.

Sebelumnya, pelaku melakukan penyekapan terhadap penghuni rumah mewah di Pulomas, Jakarta Timur. Pada Selasa (27/12/2016)

Enam korban meninggal yakni pemilik rumah Dodi Triono (59) dan dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian teman Gemma, Amel, serta dua sopir pribadinya bernama Yanto dan Tasrok.

Lima korban selamat dari pembunuhan Pulomas itu yakni, dua anak Dodi bernama Zanette Kalila Azaria (13) dan Fitriani (23). Serta tiga asisten rumah tangga bernama Emi (41), Santi (22), dan Windy (23).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:05 WIB

Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon

Mangkir sidang perkara kasus dugaan KTP elektronik (e-KTP), Ketua DPR RI Setya Novanto diketahui pergi ke Cirebon untuk menghadiri Haul ...
Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan

Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Penyiaran masih terus dibahas DPR. Kini, tersisa dua hal yang masih menjadi perdebatan. Pertama, perdebatan mengenai ...
Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK
Peristiwa - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:19 WIB

Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK

Aksi unjukrasa mahasiswa dalam rangka evaluasi 3 tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yang digelar sejak Jumat (20/10) siang kemarin, hingga larut ...
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...