Senin, 26 Juni 2017 | 00.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ramlan Jadi Perampok, Ini Kata Rekan Sesama Supir Angkot

Perampokan Pulomas

Ramlan Jadi Perampok, Ini Kata Rekan Sesama Supir Angkot

Reporter : Yudi | Kamis, 29 Desember 2016 - 08:44 WIB

IMG-19577

Foto salah satu pelaku pembunuhan sadis di Pulomas (Ist)

Jakarta, kini.co.id – 3 Pelaku perampokan sadis yang menimpa keluarga Dodi Triono di perumahan Pulomas, Jakarta Timur telah berhasil ditangkap.

Salahsatunya, Ramlan Butar Butar yang sehari-hari berprofesi sebagai supir angkot tewas setelah ditembus timah panas milik polisi.

Teman sesama supir angkot Ramlan, Jaspen Purba mengatakan dirinya terkejut rekannya bisa jadi pelaku perampokan bahkan pembunuhan.

Selama ini, kata Jaspen, Ramlan tidak ada mengeluhkan persoalan keuangan. Ia bahkan tak pernah bermasalah dengan setoran angkot.

“Tidak ada, dia tidak pernah cerita soal kesulitan keuangan, makanya saya heran juga,” katanya kemarin.

Jaspen juga menyebut saat ini sepedamotor miliknya yang dititip di kontrakan Ramlan malah dibawa untuk dijadikan barang bukti.

Sementara, kabar teranyar kasus ini, polisi sudah menangkan 1 pelaku lainnya yakni Alfins Bernius Sinaga. Sama seperti dua rekannya, Alfins juga dihadiahi timah panas karena melawan.

Dalam perampokan itu Alfins bertugas sebagai supir mobil yang membawa pelaku.

Polisi juga menahan adik Ramlan, R alias Ucok karena diduga menyembunyikan pelaku.

Polisi saat ini tengah memburu satu tersangka lagi yakni Y Pane.

Sebelumnya, pelaku melakukan penyekapan terhadap penghuni rumah mewah di Pulomas, Jakarta Timur. Pada Selasa (27/12/2016)

Enam korban meninggal yakni pemilik rumah Dodi Triono (59) dan dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian teman Gemma, Amel, serta dua sopir pribadinya bernama Yanto dan Tasrok.

Lima korban selamat dari pembunuhan Pulomas itu yakni, dua anak Dodi bernama Zanette Kalila Azaria (13) dan Fitriani (23). Serta tiga asisten rumah tangga bernama Emi (41), Santi (22), dan Windy (23).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...