Selasa, 17 Januari 2017 | 21.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ramlan Jadi Perampok, Ini Kata Rekan Sesama Supir Angkot

Perampokan Pulomas

Ramlan Jadi Perampok, Ini Kata Rekan Sesama Supir Angkot

Reporter : Yudi | Kamis, 29 Desember 2016 - 08:44 WIB

IMG-19577

Foto salah satu pelaku pembunuhan sadis di Pulomas (Ist)

Jakarta, kini.co.id – 3 Pelaku perampokan sadis yang menimpa keluarga Dodi Triono di perumahan Pulomas, Jakarta Timur telah berhasil ditangkap.

Salahsatunya, Ramlan Butar Butar yang sehari-hari berprofesi sebagai supir angkot tewas setelah ditembus timah panas milik polisi.

Teman sesama supir angkot Ramlan, Jaspen Purba mengatakan dirinya terkejut rekannya bisa jadi pelaku perampokan bahkan pembunuhan.

Selama ini, kata Jaspen, Ramlan tidak ada mengeluhkan persoalan keuangan. Ia bahkan tak pernah bermasalah dengan setoran angkot.

“Tidak ada, dia tidak pernah cerita soal kesulitan keuangan, makanya saya heran juga,” katanya kemarin.

Jaspen juga menyebut saat ini sepedamotor miliknya yang dititip di kontrakan Ramlan malah dibawa untuk dijadikan barang bukti.

Sementara, kabar teranyar kasus ini, polisi sudah menangkan 1 pelaku lainnya yakni Alfins Bernius Sinaga. Sama seperti dua rekannya, Alfins juga dihadiahi timah panas karena melawan.

Dalam perampokan itu Alfins bertugas sebagai supir mobil yang membawa pelaku.

Polisi juga menahan adik Ramlan, R alias Ucok karena diduga menyembunyikan pelaku.

Polisi saat ini tengah memburu satu tersangka lagi yakni Y Pane.

Sebelumnya, pelaku melakukan penyekapan terhadap penghuni rumah mewah di Pulomas, Jakarta Timur. Pada Selasa (27/12/2016)

Enam korban meninggal yakni pemilik rumah Dodi Triono (59) dan dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian teman Gemma, Amel, serta dua sopir pribadinya bernama Yanto dan Tasrok.

Lima korban selamat dari pembunuhan Pulomas itu yakni, dua anak Dodi bernama Zanette Kalila Azaria (13) dan Fitriani (23). Serta tiga asisten rumah tangga bernama Emi (41), Santi (22), dan Windy (23).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...
Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 19:00 WIB

Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi

Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada Panitera Pengganti Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut), Rohadi yakni ...
Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:40 WIB

Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya

Tepat di teras warung milik Slamet, di Jalan Raya Siman, Desa Kepuhrubuh, Kecamatan Siman, Ponorogo, geger karena penemuan sesosok mayat. ...
Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:12 WIB

Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan

Belakangan ini banyak organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan aksi arogan. Karena hal tersebut, banyak pihak yang mengusulkan agar pemerintah membubarkan ...