Selasa, 28 Maret 2017 | 01.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ramlan Jadi Perampok, Ini Kata Rekan Sesama Supir Angkot

Perampokan Pulomas

Ramlan Jadi Perampok, Ini Kata Rekan Sesama Supir Angkot

Reporter : Yudi | Kamis, 29 Desember 2016 - 08:44 WIB

IMG-19577

Foto salah satu pelaku pembunuhan sadis di Pulomas (Ist)

Jakarta, kini.co.id – 3 Pelaku perampokan sadis yang menimpa keluarga Dodi Triono di perumahan Pulomas, Jakarta Timur telah berhasil ditangkap.

Salahsatunya, Ramlan Butar Butar yang sehari-hari berprofesi sebagai supir angkot tewas setelah ditembus timah panas milik polisi.

Teman sesama supir angkot Ramlan, Jaspen Purba mengatakan dirinya terkejut rekannya bisa jadi pelaku perampokan bahkan pembunuhan.

Selama ini, kata Jaspen, Ramlan tidak ada mengeluhkan persoalan keuangan. Ia bahkan tak pernah bermasalah dengan setoran angkot.

“Tidak ada, dia tidak pernah cerita soal kesulitan keuangan, makanya saya heran juga,” katanya kemarin.

Jaspen juga menyebut saat ini sepedamotor miliknya yang dititip di kontrakan Ramlan malah dibawa untuk dijadikan barang bukti.

Sementara, kabar teranyar kasus ini, polisi sudah menangkan 1 pelaku lainnya yakni Alfins Bernius Sinaga. Sama seperti dua rekannya, Alfins juga dihadiahi timah panas karena melawan.

Dalam perampokan itu Alfins bertugas sebagai supir mobil yang membawa pelaku.

Polisi juga menahan adik Ramlan, R alias Ucok karena diduga menyembunyikan pelaku.

Polisi saat ini tengah memburu satu tersangka lagi yakni Y Pane.

Sebelumnya, pelaku melakukan penyekapan terhadap penghuni rumah mewah di Pulomas, Jakarta Timur. Pada Selasa (27/12/2016)

Enam korban meninggal yakni pemilik rumah Dodi Triono (59) dan dua putrinya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9). Kemudian teman Gemma, Amel, serta dua sopir pribadinya bernama Yanto dan Tasrok.

Lima korban selamat dari pembunuhan Pulomas itu yakni, dua anak Dodi bernama Zanette Kalila Azaria (13) dan Fitriani (23). Serta tiga asisten rumah tangga bernama Emi (41), Santi (22), dan Windy (23).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...