Minggu, 22 Oktober 2017 | 00.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pelaku Pembunuhan di Pulomas Adalah Resividis

Pelaku Pembunuhan di Pulomas Adalah Resividis

Reporter : Yudi | Kamis, 29 Desember 2016 - 10:23 WIB

IMG-19578

Foto salah satu pelaku pembunuhan sadis di Pulomas (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian mengatakan kalau salah satu dari tersangka pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur, Ramlan Butar-butar adalah pemain lama dan memang sering keluar masuk penjara karena kasus yang sama, yaitu perampokan dan pembunuhan.

“Ramli Butar merupakan residivis kasus perampokan. Dia kakinya pincang saat saya Kasat Reserse (Kriminal) di Polda Metro Jaya dia pemain (kasus) 365. Kami menyebutnya dari kelompok grup Korea Utara mainnya nongkrong di Bekasi dan Pulogadung,” ungkap Tito di Mabes Polri, Rabu (28/12/2016).

Dalam melakukan aksinya, pelaku selalu menggunakan modus yang sama, yaitu mencuri dan mengikat korbannya dengan lakban.

“Modus mereka mengikat korban dengan lakban. Sementara ini perhiasan barang yang hilang belum ada. Dia beraksi di hari-hari libur, patroli-patroli begitu pagarnya terbuka tersangka beraksi,” lanjut Tito.

Ditanya tentang motif dibalik pembunuhan tersebut, Tito mengungkapkan pihaknya masih belum memastikan dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut lagi.

Diketahui, pihak kepolisian telah berhasil menangkap tiga pelaku yaitu Ramlan Butar-butar yang tewas ditempat, Erwin Situmorang dan terakhir Sinaga. Polisi juga menahan adik Ramlan, R alias Ucok karena diduga menyembunyikan pelaku.

Pihak kepolisian saat juga masih mengejar satu pelaku yang masih buron yaitu Yus Pane.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:05 WIB

Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon

Mangkir sidang perkara kasus dugaan KTP elektronik (e-KTP), Ketua DPR RI Setya Novanto diketahui pergi ke Cirebon untuk menghadiri Haul ...
Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan

Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Penyiaran masih terus dibahas DPR. Kini, tersisa dua hal yang masih menjadi perdebatan. Pertama, perdebatan mengenai ...
Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK
Peristiwa - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:19 WIB

Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK

Aksi unjukrasa mahasiswa dalam rangka evaluasi 3 tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yang digelar sejak Jumat (20/10) siang kemarin, hingga larut ...
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...