Rabu, 26 April 2017 | 16.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Polisi Bantah Pembunuhan di Pulomas Karena Ada Dendam

Polisi Bantah Pembunuhan di Pulomas Karena Ada Dendam

Reporter : Yudi | Kamis, 29 Desember 2016 - 12:01 WIB

IMG-19580

Rumah tempat kejadian pembunuhan di Pulomas dipasangi garis polisi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Iriawan, membantah kabar kalau pembunuhan yang menewaskan enam orang tersebut ada unsur dendam atau dibunuh oleh pembunuh bayaran. Irawan menyakinkan kalau pembunuhan tersebut adalah murni perampokan disertai pembunuhan oleh kelompok Ramlan Butar-butar.

“Ini perampokan. Namun karena para korban disekap di WC itu sehingga terjadi meninggal dunia,” ujar Iriawan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016).

Irawan juga menjelaskan, simpulan tersebut ditarik setelah melakukan olah tempat kejadia perkara (TKP), pemeriksaan korban selamat dan rekaman CCTV yang mendukung.

Hasil rekaman CCTV tersebut pun yang akhirnya menunjukkan kalau kejadian tersebut adalah murni perampokan oleh para tersangka yang belakangan diketahui memang kelompok perampok spesialisasi rumah mewah.

“Ini bukan pembunuh bayaran, ini perampokan disertai pembunuhan. Jangan berasumsi dulu kepada korban Dodi, apakah ada yang menyuruh pelaku atau dendam,” kata Iriawan.

Irawan juga menambahkan kalau kejadia ini merupakan perampokan disertai pembunuhan dengan penyekapan karena menurut kesaksian korban selamat, saat masuk para pelaku langsung menanyakan kepada mereka di mana kamar majikan mereka.

Diketahui, saat kejadian, korban Dodi masih dalam perjalanan pulang kerumah. Sesampainya di rumah, Dodi pun sempat ingin kabur namun dihadang oleh mobil pelaku di depan rumah.

Ramlan dan kelompok merupakan residivis kasus perampokan spesialis rumah mewah di sejumlah kota di Pulau Jawa dan mendapatkan julukan Kapten Pincang.

“Yang bersangkutan punya ciri kalau berjalan kakinya pincang, itu karena dia punya penyakit ginjal. Dan itu sesuai dengan rekaman di CCTV,” jelas Iriawan.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polisi Ungkap Sabu 2 Kilogram Disembunyikan dalam Sendal Wanita
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 16:21 WIB

Polisi Ungkap Sabu 2 Kilogram Disembunyikan dalam Sendal Wanita

Lagi seorang warga Nigeria penyelundup narkoba jenis sabu dari Guangzhou, Cina sebanyak 2 kilogram berinisial DHO (40) dan Evi alias ...
Andi Taufan Tiro Divonis 9 Tahun Penjara
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 16:09 WIB

Andi Taufan Tiro Divonis 9 Tahun Penjara

Anggota Komisi V DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI non-aktif, Andi Taufan Tiro divonis 9 tahun penjara karena terbukti secara sah ...
Saipul Jamil Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 16:07 WIB

Saipul Jamil Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya

Pedangdut Saipul Jamil melalui kuasa hukumnya yakni Tito Hananta Kusuma mengaku akan mengajukan eksepsi atas dakwaan yang telah dibacakan JPU ...
Saipul Jamil Didakwa Tiga Pasal Alternatif
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 14:58 WIB

Saipul Jamil Didakwa Tiga Pasal Alternatif

Pedangdut Saipul Jamil menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), hari ...
Sidoarjo Bentuk Tim Teknis dan Siapkan Anggaran untuk Literasi
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 12:01 WIB

Sidoarjo Bentuk Tim Teknis dan Siapkan Anggaran untuk Literasi

Seiring dengan akan berakhirnya Program USAID PRIORITAS khususnya di Jawa Timur, Kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu kabupaten mitra telah menyiapkan ...
Andi Taufan Tiro Divonis Hari Ini
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 10:57 WIB

Andi Taufan Tiro Divonis Hari Ini

Sidang lanjutan perkara dugaan suap dalam proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) APBN TA 2016 atas terdakwa ...