Sabtu, 29 April 2017 | 08.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Sebarkan Berita Bohong di Medsos, Ini Ancaman Pemerintah

Sebarkan Berita Bohong di Medsos, Ini Ancaman Pemerintah

Reporter : Bambang Medy | Jumat, 30 Desember 2016 - 09:20 WIB

IMG-19597

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Kehadiran media sosial tadinya menguntungkan masyarakat sebab bisa terhubung dengan orang di mana saja.

Namun saat ini media sosial malah menjadi ancaman bukan hanya kepada masyarakat tapi kepada sebuah negara.

Tak jarang, medsos justru menjadi kendaraan oknum tertentu untuk menimbulkan keributan dengan menebar berita bohong, fitnah dan hoax.

Untuk itu pemerintah akan memberikan tindakan tegas terhadap penyebar berita bohong di medsos. Saat ini Polri juga sedang menguatkan tim cyber crime untuk menyelidiki orang-orang penyebar berita hoax.

“Kepada para pembuat berita-berita yang menyesatkan itu, ini kita peringatkan supaya menghentikan hal-hal seperti itu,” kata Menko Polhukam Wiranto, kemarin.

Menurutnya, pemerintah saat ini sedang fokus terhadap pemberantasan terorisme dan radikalisme di segala sisi. Sehingga hal-hal yang berbau radikalisme, intoleransisme dan terorisme harus dihilangkan.

“Hentikan cara-cara yang tidak tepat, cara-cara yang membangkitkan intoleransi, cara-cara yang membangkitkan radikalisme, bahkan cara-cara yang justru mendorong terjadinya terorisme, ini harus dihentikan,” tegasnya.

Mengkritik kinerja pemerintah, kata Wiranto, memang sah-sah saja. Namun jangan sampai menghasut dan melakukan ujaran kebencian.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan berita yang bisa memancing adanya 3 hal tersebut.

“Karena nyata-nyata tiga hal itu, terorisme, radikalisme, intoleranisme, itu sangat merugikan persatuan kita, merugikan kepentingan bangsa, merugikan pembangunan nasional, merugikan kebersamaan kita sebagai bangsa,” lanjut mantan Menhankam Pangab itu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Terus Uber Keberadaan  Miryan S Haryani
Hukum - Sabtu, 29 April 2017 - 01:50 WIB

KPK Terus Uber Keberadaan Miryan S Haryani

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan terus melakukan pencarian secara intensif terhadap anggota DPR, Miryam S Haryani yang telah menghilang dan ...
Fadh El Fouz Huni Rutan Guntur
Hukum - Sabtu, 29 April 2017 - 01:42 WIB

Fadh El Fouz Huni Rutan Guntur

Tersangka kasus suap proyek pengadaan Al Quran dan Laboratorium Komputer MTS di Kementerian Agama, Fadh El Fouz alias Fadh A ...
Ketika Sirra Prayuna Bacakan Puisi Mengenang Chairil Anwar
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 20:41 WIB

Ketika Sirra Prayuna Bacakan Puisi Mengenang Chairil Anwar

Biasanya kita melihat kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnma alias Ahok, Sirra Prayuna serius saat mendampingi kliennya dalam sidang dugaan penistaan ...
Begini kata Pengamat soal Hacker Laman Telkomsel
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 20:23 WIB

Begini kata Pengamat soal Hacker Laman Telkomsel

Berhasil masuknya peretas alias hacker ke laman milik Telkomsel membuat Pakar keamanan siber Pratama Persadha kecewa dengan mahalnya tarif internet ...
Komnas HAM Didesak Bentuk TGPF Teror Aktivis dan Ulama
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 18:54 WIB

Komnas HAM Didesak Bentuk TGPF Teror Aktivis dan Ulama

Sejumlah aktivis nasional mulai dari mantan Ketua MPR Amien Rais, advokat Eggi Sudjana, Mahendratta, Ketua Progres 98 Faizal Assegat dan ...
Menag Keluarkan 9 Imbauan Ceramah di Tempat Ibadah
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 17:19 WIB

Menag Keluarkan 9 Imbauan Ceramah di Tempat Ibadah

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mengeluarkan imbauannya tentang ceramah di rumah ibadah. Seruan itu merupakan respons dari fenomena yang ...