Selasa, 28 Maret 2017 | 03.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Harta Bupati Klaten Sri Hartini Naik 3 Kali Lipat

Harta Bupati Klaten Sri Hartini Naik 3 Kali Lipat

Reporter : Rakisa | Jumat, 30 Desember 2016 - 15:48 WIB

IMG-19613

Gedung KPK (kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Sri Hartini, Bupati Klaten yang turut ditangkap dalam sebuah operasi tangkap tangan, Jumat (30/12) pagi.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan Sri Hartini turut ditangkap bersama pihak-pihak lainnya. “Benar. Salah satunya (Bupati Klaten),” kata Agus Rahardjo saat dihubungi, Jakarta, Jumat (30/12).

Namun hingga saat ini belum diketahui mengenai kepentingan Sri Hartini sehingga ikut ditangkap KPK.

Diketahui Sri Hartini sebenarnya adalah pejabat yang cukup sering melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pada laporan terakhir pada 2012, Sri Hartini melaporkan harta kekayaannya senilai Rp35 miliar lebih.

Harta tersebut mengalami kenaikan hampir tiga kali lipat pada tahun 2010. Tahun tersebut, Sri Hartini hanya memiliki harta Rp12,3 miliar.

Berikut adalah rincian kekayaan Sri Hartini yang dilaporkan pada tahun 2012:

- Harta tidak bergerak yang terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp30.709.758.000

- Sri Hartini memiliki 18 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Klaten.

- Sri Hartini juga memiliki harta bergerak senilai Rp1.693.000.000.

- Harta bergerak tersebut terdiri belasan mobil dan sepeda motor.

- Sri Hartini juga memiliki harta yakni usaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) senilai Rp1 miliar.

- Dia juga memiliki harta bergerak lainnya Rp1.151.000.000 dan kekayaan lainnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...