Minggu, 19 Februari 2017 | 18.43 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pembunuh Pulomas Dimakamkan, Kerabat: Saya Sudah Sering Ajak Tobat

Pembunuh Pulomas Dimakamkan, Kerabat: Saya Sudah Sering Ajak Tobat

Reporter : Yudi | Sabtu, 31 Desember 2016 - 11:37 WIB

IMG-19636

Prosesi pemakaman salah satu tersangaka pembunuhan di Pulomas yang tewas saat penangkapan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pelaku perampokan dengan pembunuhan, Ramlan Butarbutar, dimakamkan, Jumat (30/12/2016), di TPU Kalimulya 3, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, setelah dirinya tewas tertembak timah panas saat ditangkap oleh kepolisian.

Prosesi pemakaman tersebut hanya didatangi oleh sembilan pelayat yang merupakan kerabatnya. Bahkan doa yang dipimpin oleh pendeta hanya dilakukan melalui fasilitas videocall dikarenak pendetanya berhalangan hadir.

Salah satu kerabat Ramlan, Abter Sitorus (63), mengatakan kalo dirinya sudah sering mengajaknya bertobat dan meninggalkan dunia hitam yang telah dilakukannya sejak 2001 ini, namun tidak pernah digubris oleh almarhum.

“Kalau sudah ada peluang, pasti nekat. Tidak bisa kalau tidak begitu (merampok),” tutur Abter seusai pemakaman.

Almarhum juga kerap mengajak saudaranya untuk melakukan kejahatan bersama seakan tidak pernah kapok dengan hukuman kurungan yang selalu didapatnya.

Ramlan diduga menjadi otak dibalik perampokan dengan pembunuhan di sebuah rumah mewah di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, pada 26 Desember 2016 lalu yang menewaskan enam orang.

Tiga dari empat pelaku pembunuhan tersebut sudah tertangkap, salah satunya Ramlan Butarbutar yang tewas ditempat, Erwin Sinaga yang mendapatkan tembakan dikaki karena mencoba kabur, dan Alfins Sinaga yang tertangkap sorenya di daerah Bekasi.

Satu pelaku yaitu Ridwan Sitorus alias Yus Pane yang kini masih buron sedang dalam pengejaran polisi.

Abter bahkan meminta Ridwan Sitorus alias Yus Pane menyerahkan diri agar tidak bernasib sama dengan Ramlan. Menurutnya, melarikan diri bukan solusi yang tepat karena, cepat atau lambat, dia pasti akan ditemukan.

“Daripada ditembak lebih baik menyerahkan diri,” pungkasnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal
Politik - Minggu, 19 Februari 2017 - 11:50 WIB

PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal

Ketua Bidang Hukum DPP PDIP, Trimedya Panjaitan menuding partai pendukung selain PDIP lemah mengintensifkan dukungan dari bawah dan kurang memiliki ...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:50 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mundur secara resmi. Juru bicara PTFI, Riza Pratama pun ...
KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:42 WIB

KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun

Ada tiga perkara yang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berikan kepada Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi. ...
Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:59 WIB

Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada DKI Jakarta 2017 meningkat. ...
PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 15:17 WIB

PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, tengah mengumpulkan masukan dari sejumlah kader dan simpatin dalam penentuan sikap politik ...
Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan
Peristiwa - Sabtu, 18 Februari 2017 - 13:23 WIB

Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden Jokowi yang membiarkan Ahok kembali menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta meski menyandang status ...