Rabu, 18 Januari 2017 | 12.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pembunuh Pulomas Dimakamkan, Kerabat: Saya Sudah Sering Ajak Tobat

Pembunuh Pulomas Dimakamkan, Kerabat: Saya Sudah Sering Ajak Tobat

Reporter : Yudi | Sabtu, 31 Desember 2016 - 11:37 WIB

IMG-19636

Prosesi pemakaman salah satu tersangaka pembunuhan di Pulomas yang tewas saat penangkapan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pelaku perampokan dengan pembunuhan, Ramlan Butarbutar, dimakamkan, Jumat (30/12/2016), di TPU Kalimulya 3, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, setelah dirinya tewas tertembak timah panas saat ditangkap oleh kepolisian.

Prosesi pemakaman tersebut hanya didatangi oleh sembilan pelayat yang merupakan kerabatnya. Bahkan doa yang dipimpin oleh pendeta hanya dilakukan melalui fasilitas videocall dikarenak pendetanya berhalangan hadir.

Salah satu kerabat Ramlan, Abter Sitorus (63), mengatakan kalo dirinya sudah sering mengajaknya bertobat dan meninggalkan dunia hitam yang telah dilakukannya sejak 2001 ini, namun tidak pernah digubris oleh almarhum.

“Kalau sudah ada peluang, pasti nekat. Tidak bisa kalau tidak begitu (merampok),” tutur Abter seusai pemakaman.

Almarhum juga kerap mengajak saudaranya untuk melakukan kejahatan bersama seakan tidak pernah kapok dengan hukuman kurungan yang selalu didapatnya.

Ramlan diduga menjadi otak dibalik perampokan dengan pembunuhan di sebuah rumah mewah di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, pada 26 Desember 2016 lalu yang menewaskan enam orang.

Tiga dari empat pelaku pembunuhan tersebut sudah tertangkap, salah satunya Ramlan Butarbutar yang tewas ditempat, Erwin Sinaga yang mendapatkan tembakan dikaki karena mencoba kabur, dan Alfins Sinaga yang tertangkap sorenya di daerah Bekasi.

Satu pelaku yaitu Ridwan Sitorus alias Yus Pane yang kini masih buron sedang dalam pengejaran polisi.

Abter bahkan meminta Ridwan Sitorus alias Yus Pane menyerahkan diri agar tidak bernasib sama dengan Ramlan. Menurutnya, melarikan diri bukan solusi yang tepat karena, cepat atau lambat, dia pasti akan ditemukan.

“Daripada ditembak lebih baik menyerahkan diri,” pungkasnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...