Senin, 20 November 2017 | 12.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pembunuh Pulomas Dimakamkan, Kerabat: Saya Sudah Sering Ajak Tobat

Pembunuh Pulomas Dimakamkan, Kerabat: Saya Sudah Sering Ajak Tobat

Reporter : Yudi | Sabtu, 31 Desember 2016 - 11:37 WIB

IMG-19636

Prosesi pemakaman salah satu tersangaka pembunuhan di Pulomas yang tewas saat penangkapan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pelaku perampokan dengan pembunuhan, Ramlan Butarbutar, dimakamkan, Jumat (30/12/2016), di TPU Kalimulya 3, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, setelah dirinya tewas tertembak timah panas saat ditangkap oleh kepolisian.

Prosesi pemakaman tersebut hanya didatangi oleh sembilan pelayat yang merupakan kerabatnya. Bahkan doa yang dipimpin oleh pendeta hanya dilakukan melalui fasilitas videocall dikarenak pendetanya berhalangan hadir.

Salah satu kerabat Ramlan, Abter Sitorus (63), mengatakan kalo dirinya sudah sering mengajaknya bertobat dan meninggalkan dunia hitam yang telah dilakukannya sejak 2001 ini, namun tidak pernah digubris oleh almarhum.

“Kalau sudah ada peluang, pasti nekat. Tidak bisa kalau tidak begitu (merampok),” tutur Abter seusai pemakaman.

Almarhum juga kerap mengajak saudaranya untuk melakukan kejahatan bersama seakan tidak pernah kapok dengan hukuman kurungan yang selalu didapatnya.

Ramlan diduga menjadi otak dibalik perampokan dengan pembunuhan di sebuah rumah mewah di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, pada 26 Desember 2016 lalu yang menewaskan enam orang.

Tiga dari empat pelaku pembunuhan tersebut sudah tertangkap, salah satunya Ramlan Butarbutar yang tewas ditempat, Erwin Sinaga yang mendapatkan tembakan dikaki karena mencoba kabur, dan Alfins Sinaga yang tertangkap sorenya di daerah Bekasi.

Satu pelaku yaitu Ridwan Sitorus alias Yus Pane yang kini masih buron sedang dalam pengejaran polisi.

Abter bahkan meminta Ridwan Sitorus alias Yus Pane menyerahkan diri agar tidak bernasib sama dengan Ramlan. Menurutnya, melarikan diri bukan solusi yang tepat karena, cepat atau lambat, dia pasti akan ditemukan.

“Daripada ditembak lebih baik menyerahkan diri,” pungkasnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi I Minta Menko Polhukam Jelaskan Definisi Kelompok Bersenjata
Politik - Senin, 20 November 2017 - 12:25 WIB

Komisi I Minta Menko Polhukam Jelaskan Definisi Kelompok Bersenjata

Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi mengapresiasi keberhasilan TNI-Polri dalam membebaskan sandera di Papua.Namun, Bobby juga berharap agar para ...
Setnov Ditahan KPK, Zulkifli Hasan : Nama DPR Hancur
Politik - Senin, 20 November 2017 - 11:38 WIB

Setnov Ditahan KPK, Zulkifli Hasan : Nama DPR Hancur

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan kembali menekankan agar Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) mengikuti proses hukum atas kasus dugaan ...
Penuhi Panggilan KPK, Istri Novanto Bungkam
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 10:13 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Istri Novanto Bungkam

Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi ...
KPK Periksa Istri Novanto Hari Ini
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 10:05 WIB

KPK Periksa Istri Novanto Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Istri Setya Novanto yakni Deisti Astriani Tagor, Senin, (20/11/2017).Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi ...
KPK Lelang Barang Rampasan, Harga Mulai Rp41 Ribu
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 09:37 WIB

KPK Lelang Barang Rampasan, Harga Mulai Rp41 Ribu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang barang rampasan dari beberapa perkara melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta ...
Ngobrol Bareng Warganet, Ketua MPR: Medsos untuk Merawat Keberagaman
Pendidikan - Senin, 20 November 2017 - 09:30 WIB

Ngobrol Bareng Warganet, Ketua MPR: Medsos untuk Merawat Keberagaman

Setelah serangkaian agenda di Jakarta, Minggu malam (19/11) Ketua MPR Zulkilfli Hasan langsung terbang ke Lampung untuk menghadiri acara ngobrol ...