Kamis, 30 Maret 2017 | 15.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pembunuh Pulomas Dimakamkan, Kerabat: Saya Sudah Sering Ajak Tobat

Pembunuh Pulomas Dimakamkan, Kerabat: Saya Sudah Sering Ajak Tobat

Reporter : Yudi | Sabtu, 31 Desember 2016 - 11:37 WIB

IMG-19636

Prosesi pemakaman salah satu tersangaka pembunuhan di Pulomas yang tewas saat penangkapan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Pelaku perampokan dengan pembunuhan, Ramlan Butarbutar, dimakamkan, Jumat (30/12/2016), di TPU Kalimulya 3, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, setelah dirinya tewas tertembak timah panas saat ditangkap oleh kepolisian.

Prosesi pemakaman tersebut hanya didatangi oleh sembilan pelayat yang merupakan kerabatnya. Bahkan doa yang dipimpin oleh pendeta hanya dilakukan melalui fasilitas videocall dikarenak pendetanya berhalangan hadir.

Salah satu kerabat Ramlan, Abter Sitorus (63), mengatakan kalo dirinya sudah sering mengajaknya bertobat dan meninggalkan dunia hitam yang telah dilakukannya sejak 2001 ini, namun tidak pernah digubris oleh almarhum.

“Kalau sudah ada peluang, pasti nekat. Tidak bisa kalau tidak begitu (merampok),” tutur Abter seusai pemakaman.

Almarhum juga kerap mengajak saudaranya untuk melakukan kejahatan bersama seakan tidak pernah kapok dengan hukuman kurungan yang selalu didapatnya.

Ramlan diduga menjadi otak dibalik perampokan dengan pembunuhan di sebuah rumah mewah di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, pada 26 Desember 2016 lalu yang menewaskan enam orang.

Tiga dari empat pelaku pembunuhan tersebut sudah tertangkap, salah satunya Ramlan Butarbutar yang tewas ditempat, Erwin Sinaga yang mendapatkan tembakan dikaki karena mencoba kabur, dan Alfins Sinaga yang tertangkap sorenya di daerah Bekasi.

Satu pelaku yaitu Ridwan Sitorus alias Yus Pane yang kini masih buron sedang dalam pengejaran polisi.

Abter bahkan meminta Ridwan Sitorus alias Yus Pane menyerahkan diri agar tidak bernasib sama dengan Ramlan. Menurutnya, melarikan diri bukan solusi yang tepat karena, cepat atau lambat, dia pasti akan ditemukan.

“Daripada ditembak lebih baik menyerahkan diri,” pungkasnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 15:11 WIB

Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka

Majelis Hakim kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) TA 2011-2012 dengan terdakwa Irman dan Sugiharto ...
Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:55 WIB

Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka

Sidang konfrontir antara Politisi Hanura, Miryam S Haryani dengan tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, Ambarita Damanik, dan ...
Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:40 WIB

Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan membenarkan bahwa dia pernah menyarankan kepada Politisi Miryam S Haryani untuk mengembalikan uang ...
Aksi 313 Ibarat Perang Badar
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:15 WIB

Aksi 313 Ibarat Perang Badar

Forum Umat Islam (FUI) menyebutkan momentum aksi 313 yang menuntut pencopotan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, ...
Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:12 WIB

Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo rupanya mengetahui perihal bagi-bagi uang hasil dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP APBN TA 2011-2012.Demikian ...
Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 12:54 WIB

Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tak menampik terkait pengakuan Politisi Hanura, Miryam S Haryani yang merasa terganggu olehnya ...