Sabtu, 18 November 2017 | 17.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ini Jumlah Massa yang Kawal Sidang Lanjutan Ahok Besok

Ini Jumlah Massa yang Kawal Sidang Lanjutan Ahok Besok

Reporter : Yudi | Senin, 2 Januari 2017 - 22:38 WIB

IMG-19648

Aksi massa Umat Islam di sidang Ahok (KiniNews/Doc)

Jakarta, kini.co.id – Sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki T Purnama atau Ahok akan kembali digelar besok.

Sidang itu akan digelar di Gedung Kementerian Pertanian, Ragunan, Pasar Minggu, Jaksel.

Mengawal sidang tersebut, ribuan massa dilaporkan akan turun ke jalan. Baik dari FPI, Ormas kontra Ahok maupun ormas pro Ahok.

Berdasarkan informasi yang diterima Kini.co.id, Senin (2/1/2017), ada ribuan massa kontra Ahok yang akan mengawal sidang.

Sementara ada seratusan massa yang akan hadir mendukung Ahok.

Adapun massa yang dilaporkan akan turun mengawal sidang Ahok ialah:

Massa Kontra Ahok

- Massa FPI : 500 – 750 orang

- Massa FSI : 50 orang

- GMJ (Gerakan Masyarakat Jakarta) : 60 orang Pimp Uzt Hasanudin di Pondok Gede

- GPIP (Gerakan Pemuda Islam pademangan) : 30 orang Pimp Uzt Heru, Jak- Utara

- Suara Islam Kebayoran, jak-selatan : 30 orang.

- KAMMI : 40 orang.

- Gema keadilan (Bandung) : 40 orang.

- GARIS (Bandung) : 20 orang.

- FSI (Forum Syuhada Indonesia) Pimp Diko Menteng 58 Jak-Pusat : 15 orang.

- Pok Ambon Islam Pimp Lesy Condet : 20 orang.

- Taruna Muslim, Pimp Alfian tanjung : 30 orang.

- Majelis Azzikra, Pimp Uzt hadi kurbih : 30 orang, An- Nahl Pimp Edo : 80 orang

- AMJU : 30 orang, Pimp Yayat. Titik kumpul Marlina Muara Baru Penjaringan, Jak Utara.

- Gerakan Tangkap Ahok ( GTA ) pimp. Mat Peci

Massa kontra Ahok akan berkumpul di Tugu Proklamasi Jakarta.

Massa Pro Ahok

- Relawan Laskar Cinta Ahok : 20 orang.

- Relawan Ahok Salam Dua Jari : 30 orang.

- Barisan Relawan Basuki Djarot : 50 orang, Pimp Rendi idan Ibu thedora

- FBB (Front Betawi Bersatu) Pimp. H Amirullah : 60 orang

- LBH Eksosia : 20 orang Pimp Ki Sabdho Jagat

Titik Kumpul di rumah Lembang, Menteng, Jakpus

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 13:51 WIB

Operasi senyap Kopassus-Raider serang markas TPN-PB bebaskan sandra

Dua hari lamanya sebanyak 13 anggota Kopassus menyusup ke daerah sasaran yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional- Papua Barat atau ...
Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 13:02 WIB

Pengamat Hukum Minta Cari Penanggung Jawab Kasus E-KTP

Kasus dugaan korupsi e-KTP kembali masuk babak baru. Salah satu tersangkanya yakni Setya Novanto sudah resmi ditahan oleh penyidik KPK. ...
Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum
Peristiwa - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Soal pembebasan sandra di Papua, DPR minta harus ada proses hukum

Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Kharis Almasyhari menyatakan dugaan penyanderaan terhadap 1.300 penduduk yang dilakukan oleh ...
Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 12:59 WIB

Pakar Hukum Pidana Sebut Penahanan Setnov Sudah Tepat

Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar menilai apa yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menahan Ketua DPR Setya Novanto ...
Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:28 WIB

Ketua DPR RI Ditahan KPK, Ini Tanggapan Jokowi

Ketua DPR RI, Setya Novanto resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (18/11/2017).Terkait penahanan tersebut, Presiden RI, Joko Widodo ...
Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov
Hukum - Sabtu, 18 November 2017 - 09:15 WIB

Belum Pernah Diperiksa, Pengacara Pertanyakan Penahanan Setnov

Kuasa Hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mempertanyakan wewenang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan kliennya sebagai tahanan.Pasalnya, menurut dia, Setnov belum ...