Minggu, 22 April 2018 | 11.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tidak Tahu Ada Korban Tewas, Perampok Pulomas Minta Polisi Tembak Mati Dirinya

Tidak Tahu Ada Korban Tewas, Perampok Pulomas Minta Polisi Tembak Mati Dirinya

Reporter : Yudi | Selasa, 3 Januari 2017 - 14:29 WIB

IMG-19659

Jakarta, kini.co.id – Salah satu tersangka perampokan dan pembunuhan di Pulomas, Erwin Situmorang, meminta kepada polisi untuk menembak mati dirinya sebagai hukuman. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.

Permintaan tersebut, menurut Argo, diminta oleh Erwin setelah dirinya mendengar kalau aksi perampokannya tersebut menelan korban hingga enam orang.

“Dia (Erwin) bilang ‘Pak lebih baik saya ditembak saja sampai meninggal’,” cerita Argo, Selasa (3/1/2017).

Menurut Argo, tersangka Erwin tidak menyangka kalau penyekapan terhadap 11 orang tersebut berujung kematian terhadap enam orang korban.

“Dari hasil interogasi kemarin kebetulan yang terjadi di Pulomas, ruangan yang terdekat adalah kamar mandi. Dan dia (Erwin) tidak menyangka ada korban meninggal,” lanjutnya.

Menurut keterangan ke tiga pelaku yang telah tertangkap, dalam melakukan aksinya mereka tidak pernah melukai korban apalagi hingga membunuh.

Diketahui pihak Kepolisian telah berhasil menangkap keempat pelaku perampokan dan pembunuhan di Pulomas. Keempat pelaku tersebut adalah Ramlan Butarbutar (tewas) yang menjadi pimpinan kelompok, Erwin Situmorang, Alfins Bernius Sinaga dan Ius Pane.

Saat ini polisi juga sedang melakukan penyelidikan guna pengembangan dari ketiga tersangka tersebut.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...