Rabu, 28 Juni 2017 | 05.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tidak Tahu Ada Korban Tewas, Perampok Pulomas Minta Polisi Tembak Mati Dirinya

Tidak Tahu Ada Korban Tewas, Perampok Pulomas Minta Polisi Tembak Mati Dirinya

Reporter : Yudi | Selasa, 3 Januari 2017 - 14:29 WIB

IMG-19659

Jakarta, kini.co.id – Salah satu tersangka perampokan dan pembunuhan di Pulomas, Erwin Situmorang, meminta kepada polisi untuk menembak mati dirinya sebagai hukuman. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.

Permintaan tersebut, menurut Argo, diminta oleh Erwin setelah dirinya mendengar kalau aksi perampokannya tersebut menelan korban hingga enam orang.

“Dia (Erwin) bilang ‘Pak lebih baik saya ditembak saja sampai meninggal’,” cerita Argo, Selasa (3/1/2017).

Menurut Argo, tersangka Erwin tidak menyangka kalau penyekapan terhadap 11 orang tersebut berujung kematian terhadap enam orang korban.

“Dari hasil interogasi kemarin kebetulan yang terjadi di Pulomas, ruangan yang terdekat adalah kamar mandi. Dan dia (Erwin) tidak menyangka ada korban meninggal,” lanjutnya.

Menurut keterangan ke tiga pelaku yang telah tertangkap, dalam melakukan aksinya mereka tidak pernah melukai korban apalagi hingga membunuh.

Diketahui pihak Kepolisian telah berhasil menangkap keempat pelaku perampokan dan pembunuhan di Pulomas. Keempat pelaku tersebut adalah Ramlan Butarbutar (tewas) yang menjadi pimpinan kelompok, Erwin Situmorang, Alfins Bernius Sinaga dan Ius Pane.

Saat ini polisi juga sedang melakukan penyelidikan guna pengembangan dari ketiga tersangka tersebut.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq
Hukum - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:38 WIB

Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya menyatakan pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, tidak lantas mempengaruhi penanganan kasus yang menjerat ...
Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:00 WIB

Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti membantah dirinya memfitnah Tommy Winata dan Artha Graha Perduli (AGP) terkait ...
ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen
Ekonomi - Selasa, 27 Juni 2017 - 22:09 WIB

ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama arus mudik, total angkutan yang disebrangkan dari Jawa ...
GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 19:27 WIB

GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presidium Alumni 212 diduga pecah kongsi paska tim GNPF-MUI melakukan pertemuan dengan Presiden ...
KH Bachtiar Nasir:  Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB

KH Bachtiar Nasir: Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir, mengaku tidak tak ada pembahasan khusus yang dibicarakan pihaknya saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada, ...
GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:20 WIB

GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden

Berbagai tudingan miring terhadap langkah GNPF-MUI mulai dari mengemis, masuk angin hingga ada udang dibalik batu yang menggelar pertemuan dengan ...