Selasa, 17 Januari 2017 | 21.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tidak Tahu Ada Korban Tewas, Perampok Pulomas Minta Polisi Tembak Mati Dirinya

Tidak Tahu Ada Korban Tewas, Perampok Pulomas Minta Polisi Tembak Mati Dirinya

Reporter : Yudi | Selasa, 3 Januari 2017 - 14:29 WIB

IMG-19659

Jakarta, kini.co.id – Salah satu tersangka perampokan dan pembunuhan di Pulomas, Erwin Situmorang, meminta kepada polisi untuk menembak mati dirinya sebagai hukuman. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.

Permintaan tersebut, menurut Argo, diminta oleh Erwin setelah dirinya mendengar kalau aksi perampokannya tersebut menelan korban hingga enam orang.

“Dia (Erwin) bilang ‘Pak lebih baik saya ditembak saja sampai meninggal’,” cerita Argo, Selasa (3/1/2017).

Menurut Argo, tersangka Erwin tidak menyangka kalau penyekapan terhadap 11 orang tersebut berujung kematian terhadap enam orang korban.

“Dari hasil interogasi kemarin kebetulan yang terjadi di Pulomas, ruangan yang terdekat adalah kamar mandi. Dan dia (Erwin) tidak menyangka ada korban meninggal,” lanjutnya.

Menurut keterangan ke tiga pelaku yang telah tertangkap, dalam melakukan aksinya mereka tidak pernah melukai korban apalagi hingga membunuh.

Diketahui pihak Kepolisian telah berhasil menangkap keempat pelaku perampokan dan pembunuhan di Pulomas. Keempat pelaku tersebut adalah Ramlan Butarbutar (tewas) yang menjadi pimpinan kelompok, Erwin Situmorang, Alfins Bernius Sinaga dan Ius Pane.

Saat ini polisi juga sedang melakukan penyelidikan guna pengembangan dari ketiga tersangka tersebut.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...
Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 19:00 WIB

Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi

Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada Panitera Pengganti Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut), Rohadi yakni ...
Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:40 WIB

Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya

Tepat di teras warung milik Slamet, di Jalan Raya Siman, Desa Kepuhrubuh, Kecamatan Siman, Ponorogo, geger karena penemuan sesosok mayat. ...
Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:12 WIB

Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan

Belakangan ini banyak organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan aksi arogan. Karena hal tersebut, banyak pihak yang mengusulkan agar pemerintah membubarkan ...