Senin, 21 Agustus 2017 | 15.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tidak Tahu Ada Korban Tewas, Perampok Pulomas Minta Polisi Tembak Mati Dirinya

Tidak Tahu Ada Korban Tewas, Perampok Pulomas Minta Polisi Tembak Mati Dirinya

Reporter : Yudi | Selasa, 3 Januari 2017 - 14:29 WIB

IMG-19659

Jakarta, kini.co.id – Salah satu tersangka perampokan dan pembunuhan di Pulomas, Erwin Situmorang, meminta kepada polisi untuk menembak mati dirinya sebagai hukuman. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono.

Permintaan tersebut, menurut Argo, diminta oleh Erwin setelah dirinya mendengar kalau aksi perampokannya tersebut menelan korban hingga enam orang.

“Dia (Erwin) bilang ‘Pak lebih baik saya ditembak saja sampai meninggal’,” cerita Argo, Selasa (3/1/2017).

Menurut Argo, tersangka Erwin tidak menyangka kalau penyekapan terhadap 11 orang tersebut berujung kematian terhadap enam orang korban.

“Dari hasil interogasi kemarin kebetulan yang terjadi di Pulomas, ruangan yang terdekat adalah kamar mandi. Dan dia (Erwin) tidak menyangka ada korban meninggal,” lanjutnya.

Menurut keterangan ke tiga pelaku yang telah tertangkap, dalam melakukan aksinya mereka tidak pernah melukai korban apalagi hingga membunuh.

Diketahui pihak Kepolisian telah berhasil menangkap keempat pelaku perampokan dan pembunuhan di Pulomas. Keempat pelaku tersebut adalah Ramlan Butarbutar (tewas) yang menjadi pimpinan kelompok, Erwin Situmorang, Alfins Bernius Sinaga dan Ius Pane.

Saat ini polisi juga sedang melakukan penyelidikan guna pengembangan dari ketiga tersangka tersebut.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
BURT : Gedung Baru DPR Sudah Lama Diusulkan
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:41 WIB

BURT : Gedung Baru DPR Sudah Lama Diusulkan

Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Irma Suryani Chaniago mengungkapkan, wacana pembangunan gedung baru DPR bukanlah wacana yang datang ...
Di BAP, Elza Syarief Sebut Setnov Ikut Menekan S Haryani
Hukum - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:38 WIB

Di BAP, Elza Syarief Sebut Setnov Ikut Menekan S Haryani

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Elza Syarief di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, ...
Elza Syarief Mengaku Tak Pernah Ajarkan Miryam Haryani Cabut BAP
Hukum - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:30 WIB

Elza Syarief Mengaku Tak Pernah Ajarkan Miryam Haryani Cabut BAP

Pengacara Elza Syarief mengaku tidak pernah mengajarkan untuk mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada Miryam S Haryani. Miryam merupakan terdakwa ...
JK Minta Diaspora Tak Tiru Johannes Marliem
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 13:37 WIB

JK Minta Diaspora Tak Tiru Johannes Marliem

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar para Diaspora Indonesia di seluruh dunia untuk tidak mencontoh tindakan Johannes Marliem yang merugikan ...
Soal Penyidik Bertemu Komisi III DPR, Masinton Nilai KPK Lamban
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:55 WIB

Soal Penyidik Bertemu Komisi III DPR, Masinton Nilai KPK Lamban

Wakil Ketua Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Masinton Pasaribu mempertanyakan reaksi lambat KPK soal informasi adanya penyidik ...
Pansus Angket KPK Akan Sampaikan Empat Temuan
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:48 WIB

Pansus Angket KPK Akan Sampaikan Empat Temuan

Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyampaikan laporan kinerja, Senin (21/8/2017) sekitar Pukul 14.00 WIB.Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Masinton Pasaribu ...