Selasa, 20 Februari 2018 | 10.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Bentak Wawali Kota Bekasi, Pimpro Grand Kamala Lagoon Dikecam

Bentak Wawali Kota Bekasi, Pimpro Grand Kamala Lagoon Dikecam

Reporter : Yudi | Rabu, 4 Januari 2017 - 17:34 WIB

IMG-19696

Petugas saat melakukan evakuasi korban reruntuhan Apartemen Grand Kamala Lagoon yang runtuh, (Yakub)

Bekasi, kini.co.id – Buntut dari sikap arogansi yang ditunjukan pihak keamanan proyek Apartemen Grand Kamala Lagoon dengan membentak Kepala Daerah dalam hal ini Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu ketika hendak melakukan peninjauan langsung ke lokasi runtuhnya material tangga darurat di proyek pembangunan apartemen tersebut pada Rabu (4/1/2017) siang, membuat kelompok Pemuda yang tergabung dalam Gema Keadilan Kota Bekasi mengecam keras tindakan tersebut dan menyatakan sikap.

Ketua DPD Gema Keadilan Kota Bekasi, Afrinal mengatakan, tidak menerima atas perlakuan pihak keamanan di proyek pembangunan apartemen Grand Kamala Lagoon. Dengan membentak Wakil Walikota Bekasi, Artinya kata dia, telah menghina Kepala Daerah dan menyakiti perasaan masyarakat Kota Bekasi.

“Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu sedang menjalankan tugasnya sebagai Kepala Daerah melakukan monitoring untuk mengetahui proses evakuasi korban akibat tertimpa runtuhnya material tangga darurat kok malah di bentak bentak. Menurut kami, Itu merupakan bentuk kebodohan Manajemen Grand Kamala Lagoon dalam menyikapi kedatangan kepala daerah,” tegas dia.

Afrinal melanjutkan, atas ulah pihak keamanan tersebut Kata dia, Walikota atau Wakil Walikota Bekasi merupakan simbol (icon) Kota Bekasi, dengan perlakuan seperti itu merupakan bentuk penghinaan yang nyata. Dan, semakin membuktikan adanya ketidakberesan, ada yang ditutup – tutupi Pihak Grand Kamala Lagoon serta berindikasi adanya perbuatan melawan hukum.

(Baca juga: Ini Penyebab Bangunan di Grand Kamala Lagoon Runtuh)

Atas dasar itu, Afrinal mengatakan bahwa, Pengurus DPD Gema Keadilan Kota Bekasi menyatakan sikap tegas kepada pihak Manajemen Grand Kamala Lagoon.

Berikut pernyataan sikap Pengurus DPD Gema Keadilan Kota Bekasi:

Mengecam Keras Pihak Manajemen Grand Kamala Lagoon atas sikap kasarnya terhadap Wakil Walikota Bekasi yang menyakiti perasaan warga masyarakat Kota Bekasi.

(Baca juga: Polisi Masih Evakuasi Korban Yang Tertimpa Reruntuhan Apartemen Bekasi)

Menuntut Pihak Manajemen Grand Kamala Lagoon untuk meminta maaf kepada warga masyarakat dan Wakil Walikota Bekasi dalam bentuk tertulis dan pernyataan pers dalam waktu 1 x 24 Jam.

Kooperatif untuk membuka jalan investigasi terjadinya insiden runtuhnya material tangga darurat secara terbuka ke halayak publik.

Mendesak DPRD Kota Bekasi membentuk Panitia khusus (Pansus) untuk menyelidiki insiden ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siap-siap, Toko Online Juga Akan Dikenakan Pajak
Ekonomi - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:35 WIB

Siap-siap, Toko Online Juga Akan Dikenakan Pajak

Menjamurnya toko online di dunia maya ternyata tak lepas dari pengawasan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).DJP mulai akan mengutip pajak dari ...
Nazaruddin Akan Bongkar Korupsi Fahri Hamzah, Ini Reaksi Pimpinan KPK
Hukum - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:10 WIB

Nazaruddin Akan Bongkar Korupsi Fahri Hamzah, Ini Reaksi Pimpinan KPK

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang turut berkomentar soal pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin yang ...
KPK Kantongi Tersangka Baru di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:00 WIB

KPK Kantongi Tersangka Baru di Kasus e-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama tersangka baru terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan ...
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...