Sabtu, 25 Maret 2017 | 12.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Bentak Wawali Kota Bekasi, Pimpro Grand Kamala Lagoon Dikecam

Bentak Wawali Kota Bekasi, Pimpro Grand Kamala Lagoon Dikecam

Reporter : Yudi | Rabu, 4 Januari 2017 - 17:34 WIB

IMG-19696

Petugas saat melakukan evakuasi korban reruntuhan Apartemen Grand Kamala Lagoon yang runtuh, (Yakub)

Bekasi, kini.co.id – Buntut dari sikap arogansi yang ditunjukan pihak keamanan proyek Apartemen Grand Kamala Lagoon dengan membentak Kepala Daerah dalam hal ini Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu ketika hendak melakukan peninjauan langsung ke lokasi runtuhnya material tangga darurat di proyek pembangunan apartemen tersebut pada Rabu (4/1/2017) siang, membuat kelompok Pemuda yang tergabung dalam Gema Keadilan Kota Bekasi mengecam keras tindakan tersebut dan menyatakan sikap.

Ketua DPD Gema Keadilan Kota Bekasi, Afrinal mengatakan, tidak menerima atas perlakuan pihak keamanan di proyek pembangunan apartemen Grand Kamala Lagoon. Dengan membentak Wakil Walikota Bekasi, Artinya kata dia, telah menghina Kepala Daerah dan menyakiti perasaan masyarakat Kota Bekasi.

“Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu sedang menjalankan tugasnya sebagai Kepala Daerah melakukan monitoring untuk mengetahui proses evakuasi korban akibat tertimpa runtuhnya material tangga darurat kok malah di bentak bentak. Menurut kami, Itu merupakan bentuk kebodohan Manajemen Grand Kamala Lagoon dalam menyikapi kedatangan kepala daerah,” tegas dia.

Afrinal melanjutkan, atas ulah pihak keamanan tersebut Kata dia, Walikota atau Wakil Walikota Bekasi merupakan simbol (icon) Kota Bekasi, dengan perlakuan seperti itu merupakan bentuk penghinaan yang nyata. Dan, semakin membuktikan adanya ketidakberesan, ada yang ditutup – tutupi Pihak Grand Kamala Lagoon serta berindikasi adanya perbuatan melawan hukum.

(Baca juga: Ini Penyebab Bangunan di Grand Kamala Lagoon Runtuh)

Atas dasar itu, Afrinal mengatakan bahwa, Pengurus DPD Gema Keadilan Kota Bekasi menyatakan sikap tegas kepada pihak Manajemen Grand Kamala Lagoon.

Berikut pernyataan sikap Pengurus DPD Gema Keadilan Kota Bekasi:

Mengecam Keras Pihak Manajemen Grand Kamala Lagoon atas sikap kasarnya terhadap Wakil Walikota Bekasi yang menyakiti perasaan warga masyarakat Kota Bekasi.

(Baca juga: Polisi Masih Evakuasi Korban Yang Tertimpa Reruntuhan Apartemen Bekasi)

Menuntut Pihak Manajemen Grand Kamala Lagoon untuk meminta maaf kepada warga masyarakat dan Wakil Walikota Bekasi dalam bentuk tertulis dan pernyataan pers dalam waktu 1 x 24 Jam.

Kooperatif untuk membuka jalan investigasi terjadinya insiden runtuhnya material tangga darurat secara terbuka ke halayak publik.

Mendesak DPRD Kota Bekasi membentuk Panitia khusus (Pansus) untuk menyelidiki insiden ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan
Politik - Sabtu, 25 Maret 2017 - 12:25 WIB

Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan

Kasus dicurinya berkas sengketa Pilkada Kabupaten Dogiyai, Papua di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi perhatian banyak orang.Bahkan hilangnya berkas-berkas itu harus ...
Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 10:45 WIB

Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka

Mobil kepresidenan merupakan topik yang banyak diperbincangkan belakangan ini. Pasalnya, mobil yang dikendarai Presiden Jokowi sempat mogok sebanyak empat kali ...
Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong
Hukum - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:44 WIB

Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong

Setelah gesit berkelit dan membantah semua tuduhan terlibat dalam pusaran suap proyek e-KTP, Setya Novanto kini tersudutkan.Pasalnya, sejumlah bukti dan ...
Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker
Ekonomi - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:19 WIB

Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker

Konflik antara transportasi umum dan transportasi online semakin marak belakangan ini. Pasalnya, banyak transportasi online yang menggunakan kendaraan biasa sehingga ...
Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara
Peristiwa - Jumat, 24 Maret 2017 - 21:55 WIB

Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara

Ratusan massa dari Majelis Silaturahmi Umat Islam yang datang dari dua penjuru Jl Lingkar Utara, Bekasi Utara yang berusaha merangsuk ...
Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto
Nasional - Jumat, 24 Maret 2017 - 19:58 WIB

Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto

Telah terjadi insiden pelemparan oleh oknum suporter bola pada kereta api tujuan akhir Purwokerto antara Stasiun Kiaracondong dan Stasiun Gedebage ...