Jumat, 20 Oktober 2017 | 15.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Bentak Wawali Kota Bekasi, Pimpro Grand Kamala Lagoon Dikecam

Bentak Wawali Kota Bekasi, Pimpro Grand Kamala Lagoon Dikecam

Reporter : Yudi | Rabu, 4 Januari 2017 - 17:34 WIB

IMG-19696

Petugas saat melakukan evakuasi korban reruntuhan Apartemen Grand Kamala Lagoon yang runtuh, (Yakub)

Bekasi, kini.co.id – Buntut dari sikap arogansi yang ditunjukan pihak keamanan proyek Apartemen Grand Kamala Lagoon dengan membentak Kepala Daerah dalam hal ini Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu ketika hendak melakukan peninjauan langsung ke lokasi runtuhnya material tangga darurat di proyek pembangunan apartemen tersebut pada Rabu (4/1/2017) siang, membuat kelompok Pemuda yang tergabung dalam Gema Keadilan Kota Bekasi mengecam keras tindakan tersebut dan menyatakan sikap.

Ketua DPD Gema Keadilan Kota Bekasi, Afrinal mengatakan, tidak menerima atas perlakuan pihak keamanan di proyek pembangunan apartemen Grand Kamala Lagoon. Dengan membentak Wakil Walikota Bekasi, Artinya kata dia, telah menghina Kepala Daerah dan menyakiti perasaan masyarakat Kota Bekasi.

“Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu sedang menjalankan tugasnya sebagai Kepala Daerah melakukan monitoring untuk mengetahui proses evakuasi korban akibat tertimpa runtuhnya material tangga darurat kok malah di bentak bentak. Menurut kami, Itu merupakan bentuk kebodohan Manajemen Grand Kamala Lagoon dalam menyikapi kedatangan kepala daerah,” tegas dia.

Afrinal melanjutkan, atas ulah pihak keamanan tersebut Kata dia, Walikota atau Wakil Walikota Bekasi merupakan simbol (icon) Kota Bekasi, dengan perlakuan seperti itu merupakan bentuk penghinaan yang nyata. Dan, semakin membuktikan adanya ketidakberesan, ada yang ditutup – tutupi Pihak Grand Kamala Lagoon serta berindikasi adanya perbuatan melawan hukum.

(Baca juga: Ini Penyebab Bangunan di Grand Kamala Lagoon Runtuh)

Atas dasar itu, Afrinal mengatakan bahwa, Pengurus DPD Gema Keadilan Kota Bekasi menyatakan sikap tegas kepada pihak Manajemen Grand Kamala Lagoon.

Berikut pernyataan sikap Pengurus DPD Gema Keadilan Kota Bekasi:

Mengecam Keras Pihak Manajemen Grand Kamala Lagoon atas sikap kasarnya terhadap Wakil Walikota Bekasi yang menyakiti perasaan warga masyarakat Kota Bekasi.

(Baca juga: Polisi Masih Evakuasi Korban Yang Tertimpa Reruntuhan Apartemen Bekasi)

Menuntut Pihak Manajemen Grand Kamala Lagoon untuk meminta maaf kepada warga masyarakat dan Wakil Walikota Bekasi dalam bentuk tertulis dan pernyataan pers dalam waktu 1 x 24 Jam.

Kooperatif untuk membuka jalan investigasi terjadinya insiden runtuhnya material tangga darurat secara terbuka ke halayak publik.

Mendesak DPRD Kota Bekasi membentuk Panitia khusus (Pansus) untuk menyelidiki insiden ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fadli Zon: Pencabutan moratorium reklamasi seperti menikung di injury time
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:44 WIB

Fadli Zon: Pencabutan moratorium reklamasi seperti menikung di injury time

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyoroti polemik reklamasi yang saat ini masih bergulir. Dia mengaku heran dengan pencabutan moratorium persis ...
Garuda Indonesia siap maksimalkan potensi Bandara Kertajati
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:35 WIB

Garuda Indonesia siap maksimalkan potensi Bandara Kertajati

Maskapai nasional Garuda Indonesia siap mengembangkan potensi Bandara Kertajati di Majalengak, Jawa Barat. Pengembangan tersebut tertuang dalam penandatangan kerjasama yang ...
Gerindra nilai perppu ormas menyimpan bahaya
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Gerindra nilai perppu ormas menyimpan bahaya

Politisi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menegaskan ulang sikap Gerindra menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 tentang ...
Bertemu Gubernur Prefektur Aichi, Airlangga bahas tiga komitmen
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:28 WIB

Bertemu Gubernur Prefektur Aichi, Airlangga bahas tiga komitmen

Dalam kunjungannya dihari ketiga, Kamis (19/10) ke Jepang, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto bertemu dengan Gubernur Prefektur Aichi, Hideaki Ohmura. Keduanya ...
Kebijakan ekonomi Jokowi belum dirasakan pengusaha daerah
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:19 WIB

Kebijakan ekonomi Jokowi belum dirasakan pengusaha daerah

Paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan pemerintah Jokowi dalam mendorong  perbaikan iklim investasi dan  ekonomi Indonesia dinilai masih jauh dari ...
Setya Novanto kembali mangkir hadiri sidang Andi Narogong
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 12:54 WIB

Setya Novanto kembali mangkir hadiri sidang Andi Narogong

Ketua DPR Setya Novanto kembali tidak menghadiri sidang kasus dugaan korupsi e-KTP sebagai saksi untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias ...