Rabu, 18 Januari 2017 | 00.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Bentak Wawali Kota Bekasi, Pimpro Grand Kamala Lagoon Dikecam

Bentak Wawali Kota Bekasi, Pimpro Grand Kamala Lagoon Dikecam

Reporter : Yudi | Rabu, 4 Januari 2017 - 17:34 WIB

IMG-19696

Petugas saat melakukan evakuasi korban reruntuhan Apartemen Grand Kamala Lagoon yang runtuh, (Yakub)

Bekasi, kini.co.id – Buntut dari sikap arogansi yang ditunjukan pihak keamanan proyek Apartemen Grand Kamala Lagoon dengan membentak Kepala Daerah dalam hal ini Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu ketika hendak melakukan peninjauan langsung ke lokasi runtuhnya material tangga darurat di proyek pembangunan apartemen tersebut pada Rabu (4/1/2017) siang, membuat kelompok Pemuda yang tergabung dalam Gema Keadilan Kota Bekasi mengecam keras tindakan tersebut dan menyatakan sikap.

Ketua DPD Gema Keadilan Kota Bekasi, Afrinal mengatakan, tidak menerima atas perlakuan pihak keamanan di proyek pembangunan apartemen Grand Kamala Lagoon. Dengan membentak Wakil Walikota Bekasi, Artinya kata dia, telah menghina Kepala Daerah dan menyakiti perasaan masyarakat Kota Bekasi.

“Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu sedang menjalankan tugasnya sebagai Kepala Daerah melakukan monitoring untuk mengetahui proses evakuasi korban akibat tertimpa runtuhnya material tangga darurat kok malah di bentak bentak. Menurut kami, Itu merupakan bentuk kebodohan Manajemen Grand Kamala Lagoon dalam menyikapi kedatangan kepala daerah,” tegas dia.

Afrinal melanjutkan, atas ulah pihak keamanan tersebut Kata dia, Walikota atau Wakil Walikota Bekasi merupakan simbol (icon) Kota Bekasi, dengan perlakuan seperti itu merupakan bentuk penghinaan yang nyata. Dan, semakin membuktikan adanya ketidakberesan, ada yang ditutup – tutupi Pihak Grand Kamala Lagoon serta berindikasi adanya perbuatan melawan hukum.

(Baca juga: Ini Penyebab Bangunan di Grand Kamala Lagoon Runtuh)

Atas dasar itu, Afrinal mengatakan bahwa, Pengurus DPD Gema Keadilan Kota Bekasi menyatakan sikap tegas kepada pihak Manajemen Grand Kamala Lagoon.

Berikut pernyataan sikap Pengurus DPD Gema Keadilan Kota Bekasi:

Mengecam Keras Pihak Manajemen Grand Kamala Lagoon atas sikap kasarnya terhadap Wakil Walikota Bekasi yang menyakiti perasaan warga masyarakat Kota Bekasi.

(Baca juga: Polisi Masih Evakuasi Korban Yang Tertimpa Reruntuhan Apartemen Bekasi)

Menuntut Pihak Manajemen Grand Kamala Lagoon untuk meminta maaf kepada warga masyarakat dan Wakil Walikota Bekasi dalam bentuk tertulis dan pernyataan pers dalam waktu 1 x 24 Jam.

Kooperatif untuk membuka jalan investigasi terjadinya insiden runtuhnya material tangga darurat secara terbuka ke halayak publik.

Mendesak DPRD Kota Bekasi membentuk Panitia khusus (Pansus) untuk menyelidiki insiden ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...