Minggu, 22 Oktober 2017 | 00.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Korban Runtuh Apartemen Masih Terjebak, Keluarga Datangi Proyek

Korban Runtuh Apartemen Masih Terjebak, Keluarga Datangi Proyek

Reporter : Rakisa | Rabu, 4 Januari 2017 - 19:51 WIB

IMG-19699

Paman korban reruntuhan (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Pihak keluarga korban Fajar Sidiq (21) mendatangi lokasi kejadian runtuhnya tangga darurat Apartemen Grand Kamala Lagoon Kota Bekasi. Kedatangan mereka untuk memastikan kondisi Sidiq, sapaan akrabnya yang diketahui masih terjebak reruntuhan material tangga darurat selama lebih dari 17 jam, Rabu (4/1/2017) sore.

“Terakhir ibunya Sidiq mengontak telepon saya dan meminta saya melihat kondisi terkini anaknya,” kata paman korban, Muhammad Nur kepada awak media di gerbang menuju proyek pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon.

Nur menuturkan, Sidiq merupakan warga Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dipekerjakan oleh kontraktor PT PP Property untuk membangun apartemen. Sidiq diketahui bertugas sebagai tukang las pemasangan tangga darurat di Tower Emerald North Apartemen Grand Kamala Lagoon.

Sidiq hingga kini masih terjebak di lantai basement berukuran 6×2 meter per segi dengan ketinggian tumpukan puing beton dan baja mencapai 5 meter.

Nur melanjutkan, komunikasi terakhir korban dengan ibunya pada Selasa (3/1/2017) kemarin malam untuk menanyakan keadaan keluarganya di Tasikmalaya.

“Sidiq sempat menanyakan keadaan ibunya semalam. Itu komunikasi terakhirnya dengan keluarga,” kata dia.

Pihak keluarga, kata dia, mengetahui kabar kecelakaan itu melalui media massa pada Rabu (4/1/2017) siang.

“Kebetulan saya tinggal di Jatiwaringin, Pondokgede jadi dekat dengan lokasi proyek apartemen dimana Sidiq bekerja,” tambah dia.

Nur mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi terakhir keponakannya itu pasca kecelakaan karena belum ada komunikasi yang disampaikan manajemen kepada keluarga.

“Makanya saya datang untuk tahu langsung kejadiannya,” kata dia.

Sekadar diketahui, Nur datang ke lokasi proyek apartemen grand kamaala lagoon bersama anaknya menggunakan sepeda motor sekira pukul 17.00 WIB. Tampak, kedatangan Nur disambut perwakilan petugas keamanan PT PP dan langsung dipersilakan masuk ke dalam area kejadian.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden robohnya tangga darurat tersebut terjadi pada Rabu (4/1/2017) dini hari, dan mengakibatkan dua korban yakni Fajar Sidiq dan rekannya Omen. Omen berhasil selamat meski menderita luka di bagian pelipis wajah akibat terhantam puing material tangga darurat yang runtuh, dan saat ini sudah mendapat perawatan.

Hingga berita diturunkan pada pukul 18:20 WIB, korban Fajar Sidiq masih belum ditemukan dan dalam evakuasi petugas pihak kepolisian, Damkar Kota Bekasi dan bantuan dari petugas Damkar Jakarta Timur.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:05 WIB

Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon

Mangkir sidang perkara kasus dugaan KTP elektronik (e-KTP), Ketua DPR RI Setya Novanto diketahui pergi ke Cirebon untuk menghadiri Haul ...
Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan

Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Penyiaran masih terus dibahas DPR. Kini, tersisa dua hal yang masih menjadi perdebatan. Pertama, perdebatan mengenai ...
Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK
Peristiwa - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:19 WIB

Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK

Aksi unjukrasa mahasiswa dalam rangka evaluasi 3 tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yang digelar sejak Jumat (20/10) siang kemarin, hingga larut ...
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...