Senin, 26 Juni 2017 | 00.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Korban Runtuh Apartemen Masih Terjebak, Keluarga Datangi Proyek

Korban Runtuh Apartemen Masih Terjebak, Keluarga Datangi Proyek

Reporter : Rakisa | Rabu, 4 Januari 2017 - 19:51 WIB

IMG-19699

Paman korban reruntuhan (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Pihak keluarga korban Fajar Sidiq (21) mendatangi lokasi kejadian runtuhnya tangga darurat Apartemen Grand Kamala Lagoon Kota Bekasi. Kedatangan mereka untuk memastikan kondisi Sidiq, sapaan akrabnya yang diketahui masih terjebak reruntuhan material tangga darurat selama lebih dari 17 jam, Rabu (4/1/2017) sore.

“Terakhir ibunya Sidiq mengontak telepon saya dan meminta saya melihat kondisi terkini anaknya,” kata paman korban, Muhammad Nur kepada awak media di gerbang menuju proyek pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon.

Nur menuturkan, Sidiq merupakan warga Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dipekerjakan oleh kontraktor PT PP Property untuk membangun apartemen. Sidiq diketahui bertugas sebagai tukang las pemasangan tangga darurat di Tower Emerald North Apartemen Grand Kamala Lagoon.

Sidiq hingga kini masih terjebak di lantai basement berukuran 6×2 meter per segi dengan ketinggian tumpukan puing beton dan baja mencapai 5 meter.

Nur melanjutkan, komunikasi terakhir korban dengan ibunya pada Selasa (3/1/2017) kemarin malam untuk menanyakan keadaan keluarganya di Tasikmalaya.

“Sidiq sempat menanyakan keadaan ibunya semalam. Itu komunikasi terakhirnya dengan keluarga,” kata dia.

Pihak keluarga, kata dia, mengetahui kabar kecelakaan itu melalui media massa pada Rabu (4/1/2017) siang.

“Kebetulan saya tinggal di Jatiwaringin, Pondokgede jadi dekat dengan lokasi proyek apartemen dimana Sidiq bekerja,” tambah dia.

Nur mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi terakhir keponakannya itu pasca kecelakaan karena belum ada komunikasi yang disampaikan manajemen kepada keluarga.

“Makanya saya datang untuk tahu langsung kejadiannya,” kata dia.

Sekadar diketahui, Nur datang ke lokasi proyek apartemen grand kamaala lagoon bersama anaknya menggunakan sepeda motor sekira pukul 17.00 WIB. Tampak, kedatangan Nur disambut perwakilan petugas keamanan PT PP dan langsung dipersilakan masuk ke dalam area kejadian.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden robohnya tangga darurat tersebut terjadi pada Rabu (4/1/2017) dini hari, dan mengakibatkan dua korban yakni Fajar Sidiq dan rekannya Omen. Omen berhasil selamat meski menderita luka di bagian pelipis wajah akibat terhantam puing material tangga darurat yang runtuh, dan saat ini sudah mendapat perawatan.

Hingga berita diturunkan pada pukul 18:20 WIB, korban Fajar Sidiq masih belum ditemukan dan dalam evakuasi petugas pihak kepolisian, Damkar Kota Bekasi dan bantuan dari petugas Damkar Jakarta Timur.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...