Rabu, 13 Desember 2017 | 06.55 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Korban Runtuh Apartemen Masih Terjebak, Keluarga Datangi Proyek

Korban Runtuh Apartemen Masih Terjebak, Keluarga Datangi Proyek

Reporter : Rakisa | Rabu, 4 Januari 2017 - 19:51 WIB

IMG-19699

Paman korban reruntuhan (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Pihak keluarga korban Fajar Sidiq (21) mendatangi lokasi kejadian runtuhnya tangga darurat Apartemen Grand Kamala Lagoon Kota Bekasi. Kedatangan mereka untuk memastikan kondisi Sidiq, sapaan akrabnya yang diketahui masih terjebak reruntuhan material tangga darurat selama lebih dari 17 jam, Rabu (4/1/2017) sore.

“Terakhir ibunya Sidiq mengontak telepon saya dan meminta saya melihat kondisi terkini anaknya,” kata paman korban, Muhammad Nur kepada awak media di gerbang menuju proyek pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon.

Nur menuturkan, Sidiq merupakan warga Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dipekerjakan oleh kontraktor PT PP Property untuk membangun apartemen. Sidiq diketahui bertugas sebagai tukang las pemasangan tangga darurat di Tower Emerald North Apartemen Grand Kamala Lagoon.

Sidiq hingga kini masih terjebak di lantai basement berukuran 6×2 meter per segi dengan ketinggian tumpukan puing beton dan baja mencapai 5 meter.

Nur melanjutkan, komunikasi terakhir korban dengan ibunya pada Selasa (3/1/2017) kemarin malam untuk menanyakan keadaan keluarganya di Tasikmalaya.

“Sidiq sempat menanyakan keadaan ibunya semalam. Itu komunikasi terakhirnya dengan keluarga,” kata dia.

Pihak keluarga, kata dia, mengetahui kabar kecelakaan itu melalui media massa pada Rabu (4/1/2017) siang.

“Kebetulan saya tinggal di Jatiwaringin, Pondokgede jadi dekat dengan lokasi proyek apartemen dimana Sidiq bekerja,” tambah dia.

Nur mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi terakhir keponakannya itu pasca kecelakaan karena belum ada komunikasi yang disampaikan manajemen kepada keluarga.

“Makanya saya datang untuk tahu langsung kejadiannya,” kata dia.

Sekadar diketahui, Nur datang ke lokasi proyek apartemen grand kamaala lagoon bersama anaknya menggunakan sepeda motor sekira pukul 17.00 WIB. Tampak, kedatangan Nur disambut perwakilan petugas keamanan PT PP dan langsung dipersilakan masuk ke dalam area kejadian.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden robohnya tangga darurat tersebut terjadi pada Rabu (4/1/2017) dini hari, dan mengakibatkan dua korban yakni Fajar Sidiq dan rekannya Omen. Omen berhasil selamat meski menderita luka di bagian pelipis wajah akibat terhantam puing material tangga darurat yang runtuh, dan saat ini sudah mendapat perawatan.

Hingga berita diturunkan pada pukul 18:20 WIB, korban Fajar Sidiq masih belum ditemukan dan dalam evakuasi petugas pihak kepolisian, Damkar Kota Bekasi dan bantuan dari petugas Damkar Jakarta Timur.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...