Selasa, 17 Januari 2017 | 22.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Korban Runtuh Apartemen Masih Terjebak, Keluarga Datangi Proyek

Korban Runtuh Apartemen Masih Terjebak, Keluarga Datangi Proyek

Reporter : Rakisa | Rabu, 4 Januari 2017 - 19:51 WIB

IMG-19699

Paman korban reruntuhan (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Pihak keluarga korban Fajar Sidiq (21) mendatangi lokasi kejadian runtuhnya tangga darurat Apartemen Grand Kamala Lagoon Kota Bekasi. Kedatangan mereka untuk memastikan kondisi Sidiq, sapaan akrabnya yang diketahui masih terjebak reruntuhan material tangga darurat selama lebih dari 17 jam, Rabu (4/1/2017) sore.

“Terakhir ibunya Sidiq mengontak telepon saya dan meminta saya melihat kondisi terkini anaknya,” kata paman korban, Muhammad Nur kepada awak media di gerbang menuju proyek pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon.

Nur menuturkan, Sidiq merupakan warga Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dipekerjakan oleh kontraktor PT PP Property untuk membangun apartemen. Sidiq diketahui bertugas sebagai tukang las pemasangan tangga darurat di Tower Emerald North Apartemen Grand Kamala Lagoon.

Sidiq hingga kini masih terjebak di lantai basement berukuran 6×2 meter per segi dengan ketinggian tumpukan puing beton dan baja mencapai 5 meter.

Nur melanjutkan, komunikasi terakhir korban dengan ibunya pada Selasa (3/1/2017) kemarin malam untuk menanyakan keadaan keluarganya di Tasikmalaya.

“Sidiq sempat menanyakan keadaan ibunya semalam. Itu komunikasi terakhirnya dengan keluarga,” kata dia.

Pihak keluarga, kata dia, mengetahui kabar kecelakaan itu melalui media massa pada Rabu (4/1/2017) siang.

“Kebetulan saya tinggal di Jatiwaringin, Pondokgede jadi dekat dengan lokasi proyek apartemen dimana Sidiq bekerja,” tambah dia.

Nur mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi terakhir keponakannya itu pasca kecelakaan karena belum ada komunikasi yang disampaikan manajemen kepada keluarga.

“Makanya saya datang untuk tahu langsung kejadiannya,” kata dia.

Sekadar diketahui, Nur datang ke lokasi proyek apartemen grand kamaala lagoon bersama anaknya menggunakan sepeda motor sekira pukul 17.00 WIB. Tampak, kedatangan Nur disambut perwakilan petugas keamanan PT PP dan langsung dipersilakan masuk ke dalam area kejadian.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden robohnya tangga darurat tersebut terjadi pada Rabu (4/1/2017) dini hari, dan mengakibatkan dua korban yakni Fajar Sidiq dan rekannya Omen. Omen berhasil selamat meski menderita luka di bagian pelipis wajah akibat terhantam puing material tangga darurat yang runtuh, dan saat ini sudah mendapat perawatan.

Hingga berita diturunkan pada pukul 18:20 WIB, korban Fajar Sidiq masih belum ditemukan dan dalam evakuasi petugas pihak kepolisian, Damkar Kota Bekasi dan bantuan dari petugas Damkar Jakarta Timur.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...
Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 19:00 WIB

Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi

Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada Panitera Pengganti Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut), Rohadi yakni ...
Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:40 WIB

Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya

Tepat di teras warung milik Slamet, di Jalan Raya Siman, Desa Kepuhrubuh, Kecamatan Siman, Ponorogo, geger karena penemuan sesosok mayat. ...
Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:12 WIB

Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan

Belakangan ini banyak organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan aksi arogan. Karena hal tersebut, banyak pihak yang mengusulkan agar pemerintah membubarkan ...