Selasa, 24 Januari 2017 | 06.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Sudah 20 Jam Evakuasi Fajar Sidik Belum Membuahkan Hasil

Sudah 20 Jam Evakuasi Fajar Sidik Belum Membuahkan Hasil

Rabu, 4 Januari 2017 - 22:58 WIB

IMG-19704

Ambulan mulai disiagakan untuk berjaga-jaga prose evakuasi korban ambruknya tangga darurat proyek apartemen di Bekasi (Kininews/Yaqub)

Bekasi, kini.co.id – Proses evakuasi Fajar Sidik (21), korban tertimbun reruntuhan puing tangga pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon, Jalan KH Noer Ali, Kecamatan Bekasi Selatan, yang berlangsung mulai sejak Rabu (4/1/2017) pukul 03:05 WIB dini hari tadi hingga pukul 22:15 WIB malam ini belum memberikan hasil yang positif.

“Kami belum dapat menemukan korban oleh karena itu kegiatan proses evakuasi kami hentikan sementara akan dilanjutkan esok pagi kurang lebih pukul 07:30 WIB,” ungkap Kepala Polsek Bekasi Selatan, Komisaris Bayu Pratama usai meninjau lokasi sejak pagi kepada awak media.

Proses evakuasi kata Bayu, bekerjasama antara unsur TNI/Polri, Basarnas, Damkar Jakarta Timur/Kota Bekasi PMI Kota Bekasi dan seluruh pihak tentunya yang memiliki tanggung jawab untuk membantu proses evakuasi.

“Ini merupakan kerjasama serta sinergitas kami untuk mengefisiensikan dan mengefektifkan pelaksanaan tugas proses evakuasi ini, tidak ada perubahan korban, hanya satu orang. Namun kita tidak melihat banyak sedikitnya jumlah karena menyangkut dengan nyawa jiwa manusia sehingga kami tetap memprioritaskan untuk mengevakuasi dan kami mengupayakan semaksimal mungkin untuk dapat membantu korban,” kata dia.

Untuk tumpukan material yang tertimbun jelas Bayu, kurang lebih ada di 4 lantai dengan ketinggian 12 meter. Sementara yang sudah dapat dievakuasi atau dikeluarkan itu sampai dengan terakhir Kurang lebih sekitar 4 sampai 5 meter.

“Jadi masih ada kurang lebih tumpukan material itu setinggi 7 meter, untuk perkiraan kondisi korban kami tidak berani mendahului Tuhan namun kalau melihat jarak antara pertama kali terjadi sampai dengan saat ini sudah hampir 16 jam,” tukas dia.

Secara medis kondisi korban kecil untuk selamat. Namun kata Bayu, semua tetap berdoa untuk yang terbaik. kendala proses evakuasi saat ini lanjut dia, adalah barang – barang di dalam yang merupakan besi dan beton dalam kondisi yang cukup besar dan cukup banyak jumlahnya.

“Bisa dibayangkan dari lantai 32 dan untuk mengeluarkannya itu harus diangkat sampai ke lantai paling atas di lantai 42, proses pengangkatannya menggunakan crane, serta space ruangan sangat sempit, hanya 6×2 setengah meter. Sehingga itu juga menjadi kendala untuk kita mengeluarkan sisa material,” papar dia.

Hingga saat ini kata Bayu, insiden terjadinya peristiwa tersebut masih dalam upaya pendalaman, dan penyelidikan.

Di informasikan pelibatan personil dari seluruh pihak berjumlah 128 orang yang terdiri dari TNI/Polri dan lainnya, serta juga dari para pekerja PT sendiri. Sementata untum penghentian batas waktu aktifitas kerja belum dapat dipastikan secara pasti. [Yaqub]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan
Nasional - Selasa, 24 Januari 2017 - 00:08 WIB

Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan

Tujuh belas orang WNI yang diduga bergabung dengan ISIS dan di deportasi Pemerintah Turki ke Indonesia saat ini masih menjalani ...
Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 22:07 WIB

Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mempertanyakan simbol Palu-Arit yang terdapat pada uang pecahan baru Bank Indonesia. ...
Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 17:24 WIB

Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK); Febri Diansyah mengatakan penyidik bisa saja kembali memanggil istri mantan Direktur PT Garuda ...
Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:59 WIB

Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun

Wakil Direktur MAK, Virgo Sulianto Gohardi mengatakan modus jual beli jabatan seringkali dilakukan pada moment menjelang atau setelah Pilkada."Tujuannya adalah ...
Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:57 WIB

Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun

Wakil Direktur Madrasah Anti Korupsi (MAK), Virgo Sulianto Gohardi menduga sekitar 90% dari proses pengisian 21.000 jabatan kepala dinas di ...
Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan
Peristiwa - Senin, 23 Januari 2017 - 14:24 WIB

Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan

Dukungan terhadap imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengalir dari berbagai kalangan, termasuk selebritis.Pelawak Kiwil misalnya, yang ...