Selasa, 17 Oktober 2017 | 14.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Sudah 20 Jam Evakuasi Fajar Sidik Belum Membuahkan Hasil

Sudah 20 Jam Evakuasi Fajar Sidik Belum Membuahkan Hasil

Rabu, 4 Januari 2017 - 22:58 WIB

IMG-19704

Ambulan mulai disiagakan untuk berjaga-jaga prose evakuasi korban ambruknya tangga darurat proyek apartemen di Bekasi (Kininews/Yaqub)

Bekasi, kini.co.id – Proses evakuasi Fajar Sidik (21), korban tertimbun reruntuhan puing tangga pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon, Jalan KH Noer Ali, Kecamatan Bekasi Selatan, yang berlangsung mulai sejak Rabu (4/1/2017) pukul 03:05 WIB dini hari tadi hingga pukul 22:15 WIB malam ini belum memberikan hasil yang positif.

“Kami belum dapat menemukan korban oleh karena itu kegiatan proses evakuasi kami hentikan sementara akan dilanjutkan esok pagi kurang lebih pukul 07:30 WIB,” ungkap Kepala Polsek Bekasi Selatan, Komisaris Bayu Pratama usai meninjau lokasi sejak pagi kepada awak media.

Proses evakuasi kata Bayu, bekerjasama antara unsur TNI/Polri, Basarnas, Damkar Jakarta Timur/Kota Bekasi PMI Kota Bekasi dan seluruh pihak tentunya yang memiliki tanggung jawab untuk membantu proses evakuasi.

“Ini merupakan kerjasama serta sinergitas kami untuk mengefisiensikan dan mengefektifkan pelaksanaan tugas proses evakuasi ini, tidak ada perubahan korban, hanya satu orang. Namun kita tidak melihat banyak sedikitnya jumlah karena menyangkut dengan nyawa jiwa manusia sehingga kami tetap memprioritaskan untuk mengevakuasi dan kami mengupayakan semaksimal mungkin untuk dapat membantu korban,” kata dia.

Untuk tumpukan material yang tertimbun jelas Bayu, kurang lebih ada di 4 lantai dengan ketinggian 12 meter. Sementara yang sudah dapat dievakuasi atau dikeluarkan itu sampai dengan terakhir Kurang lebih sekitar 4 sampai 5 meter.

“Jadi masih ada kurang lebih tumpukan material itu setinggi 7 meter, untuk perkiraan kondisi korban kami tidak berani mendahului Tuhan namun kalau melihat jarak antara pertama kali terjadi sampai dengan saat ini sudah hampir 16 jam,” tukas dia.

Secara medis kondisi korban kecil untuk selamat. Namun kata Bayu, semua tetap berdoa untuk yang terbaik. kendala proses evakuasi saat ini lanjut dia, adalah barang – barang di dalam yang merupakan besi dan beton dalam kondisi yang cukup besar dan cukup banyak jumlahnya.

“Bisa dibayangkan dari lantai 32 dan untuk mengeluarkannya itu harus diangkat sampai ke lantai paling atas di lantai 42, proses pengangkatannya menggunakan crane, serta space ruangan sangat sempit, hanya 6×2 setengah meter. Sehingga itu juga menjadi kendala untuk kita mengeluarkan sisa material,” papar dia.

Hingga saat ini kata Bayu, insiden terjadinya peristiwa tersebut masih dalam upaya pendalaman, dan penyelidikan.

Di informasikan pelibatan personil dari seluruh pihak berjumlah 128 orang yang terdiri dari TNI/Polri dan lainnya, serta juga dari para pekerja PT sendiri. Sementata untum penghentian batas waktu aktifitas kerja belum dapat dipastikan secara pasti. [Yaqub]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:43 WIB

Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi

PDIP mengumpulkan tokoh-tokoh yang berpengaruh untuk menjadi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.Salahsatu calon yang dilirik PDIP adalah Menteri ...
Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:00 WIB

Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor

Memberantas korupsi, Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak bergabung dengan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) bentukan Polri.Meski dengan tujuan sama, ...
Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai, pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) akan menjadi pertaruhan nama baik ...
Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim
Ekonomi - Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:30 WIB

Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim

Hari pertama kunjungan kerja di Jepang, Senin (16/10) malam, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama rombongan melakukan pertemuan dengan President Fujitrans Corporation ...
Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:45 WIB

Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK

Dipanggil terkait kasus suap Dirjen Hubla, Menteri Perhubungan Budi Karya datang ke gedung KPK, Selasa (17/10/2017).Berbaju batik cokelat, Budi tiba ...
Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:26 WIB

Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengatakan, setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandi Uno, ...