Kamis, 23 Februari 2017 | 05.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Sudah 20 Jam Evakuasi Fajar Sidik Belum Membuahkan Hasil

Sudah 20 Jam Evakuasi Fajar Sidik Belum Membuahkan Hasil

Rabu, 4 Januari 2017 - 22:58 WIB

IMG-19704

Ambulan mulai disiagakan untuk berjaga-jaga prose evakuasi korban ambruknya tangga darurat proyek apartemen di Bekasi (Kininews/Yaqub)

Bekasi, kini.co.id – Proses evakuasi Fajar Sidik (21), korban tertimbun reruntuhan puing tangga pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon, Jalan KH Noer Ali, Kecamatan Bekasi Selatan, yang berlangsung mulai sejak Rabu (4/1/2017) pukul 03:05 WIB dini hari tadi hingga pukul 22:15 WIB malam ini belum memberikan hasil yang positif.

“Kami belum dapat menemukan korban oleh karena itu kegiatan proses evakuasi kami hentikan sementara akan dilanjutkan esok pagi kurang lebih pukul 07:30 WIB,” ungkap Kepala Polsek Bekasi Selatan, Komisaris Bayu Pratama usai meninjau lokasi sejak pagi kepada awak media.

Proses evakuasi kata Bayu, bekerjasama antara unsur TNI/Polri, Basarnas, Damkar Jakarta Timur/Kota Bekasi PMI Kota Bekasi dan seluruh pihak tentunya yang memiliki tanggung jawab untuk membantu proses evakuasi.

“Ini merupakan kerjasama serta sinergitas kami untuk mengefisiensikan dan mengefektifkan pelaksanaan tugas proses evakuasi ini, tidak ada perubahan korban, hanya satu orang. Namun kita tidak melihat banyak sedikitnya jumlah karena menyangkut dengan nyawa jiwa manusia sehingga kami tetap memprioritaskan untuk mengevakuasi dan kami mengupayakan semaksimal mungkin untuk dapat membantu korban,” kata dia.

Untuk tumpukan material yang tertimbun jelas Bayu, kurang lebih ada di 4 lantai dengan ketinggian 12 meter. Sementara yang sudah dapat dievakuasi atau dikeluarkan itu sampai dengan terakhir Kurang lebih sekitar 4 sampai 5 meter.

“Jadi masih ada kurang lebih tumpukan material itu setinggi 7 meter, untuk perkiraan kondisi korban kami tidak berani mendahului Tuhan namun kalau melihat jarak antara pertama kali terjadi sampai dengan saat ini sudah hampir 16 jam,” tukas dia.

Secara medis kondisi korban kecil untuk selamat. Namun kata Bayu, semua tetap berdoa untuk yang terbaik. kendala proses evakuasi saat ini lanjut dia, adalah barang – barang di dalam yang merupakan besi dan beton dalam kondisi yang cukup besar dan cukup banyak jumlahnya.

“Bisa dibayangkan dari lantai 32 dan untuk mengeluarkannya itu harus diangkat sampai ke lantai paling atas di lantai 42, proses pengangkatannya menggunakan crane, serta space ruangan sangat sempit, hanya 6×2 setengah meter. Sehingga itu juga menjadi kendala untuk kita mengeluarkan sisa material,” papar dia.

Hingga saat ini kata Bayu, insiden terjadinya peristiwa tersebut masih dalam upaya pendalaman, dan penyelidikan.

Di informasikan pelibatan personil dari seluruh pihak berjumlah 128 orang yang terdiri dari TNI/Polri dan lainnya, serta juga dari para pekerja PT sendiri. Sementata untum penghentian batas waktu aktifitas kerja belum dapat dipastikan secara pasti. [Yaqub]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Patrialis Akbar Tegaskan Tak Ada Hakim Lain yang Terlibat
Hukum - Rabu, 22 Februari 2017 - 22:29 WIB

Patrialis Akbar Tegaskan Tak Ada Hakim Lain yang Terlibat

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar membantah ada keterlibatan hakim lain dalam kasus yang menjeratnya.Menurutnya, kasus penerimaan suap atas Undang-undang ...
Lion Air Buka Rute Baru Solo-Kuala Lumpur
Ekonomi - Rabu, 22 Februari 2017 - 19:07 WIB

Lion Air Buka Rute Baru Solo-Kuala Lumpur

Maskapai Penerbangan Lion Air akan membuka dua rute baru dari Solo ke Kuala Lumpur, Malaysia dengan frekuensi terbang sebanyak satu ...
Aparat Keamanan Harus Ambil Sikat dengan Iwan Bopeng
Nasional - Rabu, 22 Februari 2017 - 17:40 WIB

Aparat Keamanan Harus Ambil Sikat dengan Iwan Bopeng

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi meminta aparatur keamanan segera mengambil sikap atas aksi intimidasi Fredy Tahuney alias Iwan ...
Kapolda Metro Jaya Bantah Kriminalisasi Ulama
Nasional - Rabu, 22 Februari 2017 - 16:28 WIB

Kapolda Metro Jaya Bantah Kriminalisasi Ulama

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan mengklaim tak pernah melakukan kriminalisasi para ulama. Berbeda dengan tuduhan pimpinan Front ...
Mendagri Rela Dipecat Demi Ahok, Ini Kata DPR
Politik - Rabu, 22 Februari 2017 - 15:52 WIB

Mendagri Rela Dipecat Demi Ahok, Ini Kata DPR

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo yang tidak menggubris status hukum Ahok sebagai tersangka penistaan agama menuai komentar dari ...
Sinabung Awas, 15 Gunung Lainnya Waspada
Peristiwa - Rabu, 22 Februari 2017 - 15:10 WIB

Sinabung Awas, 15 Gunung Lainnya Waspada

Gunung-gunung api di Indonesia hingga saat ini masih menggeliat. Bahkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) saat ini ada ...