Sabtu, 29 April 2017 | 08.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Sudah 20 Jam Evakuasi Fajar Sidik Belum Membuahkan Hasil

Sudah 20 Jam Evakuasi Fajar Sidik Belum Membuahkan Hasil

Rabu, 4 Januari 2017 - 22:58 WIB

IMG-19704

Ambulan mulai disiagakan untuk berjaga-jaga prose evakuasi korban ambruknya tangga darurat proyek apartemen di Bekasi (Kininews/Yaqub)

Bekasi, kini.co.id – Proses evakuasi Fajar Sidik (21), korban tertimbun reruntuhan puing tangga pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon, Jalan KH Noer Ali, Kecamatan Bekasi Selatan, yang berlangsung mulai sejak Rabu (4/1/2017) pukul 03:05 WIB dini hari tadi hingga pukul 22:15 WIB malam ini belum memberikan hasil yang positif.

“Kami belum dapat menemukan korban oleh karena itu kegiatan proses evakuasi kami hentikan sementara akan dilanjutkan esok pagi kurang lebih pukul 07:30 WIB,” ungkap Kepala Polsek Bekasi Selatan, Komisaris Bayu Pratama usai meninjau lokasi sejak pagi kepada awak media.

Proses evakuasi kata Bayu, bekerjasama antara unsur TNI/Polri, Basarnas, Damkar Jakarta Timur/Kota Bekasi PMI Kota Bekasi dan seluruh pihak tentunya yang memiliki tanggung jawab untuk membantu proses evakuasi.

“Ini merupakan kerjasama serta sinergitas kami untuk mengefisiensikan dan mengefektifkan pelaksanaan tugas proses evakuasi ini, tidak ada perubahan korban, hanya satu orang. Namun kita tidak melihat banyak sedikitnya jumlah karena menyangkut dengan nyawa jiwa manusia sehingga kami tetap memprioritaskan untuk mengevakuasi dan kami mengupayakan semaksimal mungkin untuk dapat membantu korban,” kata dia.

Untuk tumpukan material yang tertimbun jelas Bayu, kurang lebih ada di 4 lantai dengan ketinggian 12 meter. Sementara yang sudah dapat dievakuasi atau dikeluarkan itu sampai dengan terakhir Kurang lebih sekitar 4 sampai 5 meter.

“Jadi masih ada kurang lebih tumpukan material itu setinggi 7 meter, untuk perkiraan kondisi korban kami tidak berani mendahului Tuhan namun kalau melihat jarak antara pertama kali terjadi sampai dengan saat ini sudah hampir 16 jam,” tukas dia.

Secara medis kondisi korban kecil untuk selamat. Namun kata Bayu, semua tetap berdoa untuk yang terbaik. kendala proses evakuasi saat ini lanjut dia, adalah barang – barang di dalam yang merupakan besi dan beton dalam kondisi yang cukup besar dan cukup banyak jumlahnya.

“Bisa dibayangkan dari lantai 32 dan untuk mengeluarkannya itu harus diangkat sampai ke lantai paling atas di lantai 42, proses pengangkatannya menggunakan crane, serta space ruangan sangat sempit, hanya 6×2 setengah meter. Sehingga itu juga menjadi kendala untuk kita mengeluarkan sisa material,” papar dia.

Hingga saat ini kata Bayu, insiden terjadinya peristiwa tersebut masih dalam upaya pendalaman, dan penyelidikan.

Di informasikan pelibatan personil dari seluruh pihak berjumlah 128 orang yang terdiri dari TNI/Polri dan lainnya, serta juga dari para pekerja PT sendiri. Sementata untum penghentian batas waktu aktifitas kerja belum dapat dipastikan secara pasti. [Yaqub]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Terus Uber Keberadaan  Miryan S Haryani
Hukum - Sabtu, 29 April 2017 - 01:50 WIB

KPK Terus Uber Keberadaan Miryan S Haryani

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan terus melakukan pencarian secara intensif terhadap anggota DPR, Miryam S Haryani yang telah menghilang dan ...
Fadh El Fouz Huni Rutan Guntur
Hukum - Sabtu, 29 April 2017 - 01:42 WIB

Fadh El Fouz Huni Rutan Guntur

Tersangka kasus suap proyek pengadaan Al Quran dan Laboratorium Komputer MTS di Kementerian Agama, Fadh El Fouz alias Fadh A ...
Ketika Sirra Prayuna Bacakan Puisi Mengenang Chairil Anwar
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 20:41 WIB

Ketika Sirra Prayuna Bacakan Puisi Mengenang Chairil Anwar

Biasanya kita melihat kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnma alias Ahok, Sirra Prayuna serius saat mendampingi kliennya dalam sidang dugaan penistaan ...
Begini kata Pengamat soal Hacker Laman Telkomsel
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 20:23 WIB

Begini kata Pengamat soal Hacker Laman Telkomsel

Berhasil masuknya peretas alias hacker ke laman milik Telkomsel membuat Pakar keamanan siber Pratama Persadha kecewa dengan mahalnya tarif internet ...
Komnas HAM Didesak Bentuk TGPF Teror Aktivis dan Ulama
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 18:54 WIB

Komnas HAM Didesak Bentuk TGPF Teror Aktivis dan Ulama

Sejumlah aktivis nasional mulai dari mantan Ketua MPR Amien Rais, advokat Eggi Sudjana, Mahendratta, Ketua Progres 98 Faizal Assegat dan ...
Menag Keluarkan 9 Imbauan Ceramah di Tempat Ibadah
Nasional - Jumat, 28 April 2017 - 17:19 WIB

Menag Keluarkan 9 Imbauan Ceramah di Tempat Ibadah

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mengeluarkan imbauannya tentang ceramah di rumah ibadah. Seruan itu merupakan respons dari fenomena yang ...