Jumat, 20 Oktober 2017 | 15.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ini Kendala Evakuasi Korban Apartemen Ambruk di Bekasi

Ini Kendala Evakuasi Korban Apartemen Ambruk di Bekasi

Reporter : Yudi | Kamis, 5 Januari 2017 - 08:52 WIB

IMG-19708

Petugas melakukan briefing sebelum menyelamatkan korban yang tertimpa reruntuhan Apartemen Grand Kamala Lagoon. (KiniNews/Ist)

Bekasi, kini.co.id – Satu orang masih terjebak di basement apartemen Grand Kamala Lagoon setelah tangga darurat apartemen ambruk.

Proses evakuasi pun dilanjutkan hari ini setelah dihentikan tadi malam pukul 22.00 WIB.

“Kami menginfomasi kan, malam (pukul 22.00 WIB), kita stop sementara dan akan kita lanjutkan esok pagi (Kamis 5 Januari 2017), pada pukul 07.30 WIB. Proses evakuasi sejak tadi malam, hingga saat ini belum menghasilkan hasil yang positif atau belum menemukan korban,” ungkap Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Bayu Pratama, kemarin malam.

Proses evakuasi dihentikan, kata Bayu, karena sudah larut malam dan kondisi SDM yang sudah lelah.

“Memang ini menyangkut jiwa tetapi kami harus realistis, sumber daya kita sejak semalam telah bertugas, dan kita juga perlu memperhatikan keselamatan petugas,” jelasnya.

Adapun kesulitan dalam evakuasi korban adalah kesulitan medan.

“Reruntuhan tangga darurat berbahan beton yang menimbun korban mencapai ketinggian 12 meter,” terangnya.

Sementara, puing yang sudah diangkat baru 4-5 meter.

Lebih parahnya lagi, puing-puing itu tidak bisa diangkat dengan alat berat karena sempitnya lokasi.

Proses evakuasi dilakukan dengan cara mengangkat setiap reruntuhan secara satu per satu dengan menggunakan crane.

Sebelumnya, tangga darurat di proyek Apartemen Grand Kamala Lagoon, Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, mendadak roboh pada Rabu 4 Januari 2017 sekitar pukul 03.00 WIB.

Atas kecelakaan kerja itu, seorang pekerja, Fajar Sidiq (21), warga Tasikmalaya, terjebak di basement akibat tertimpa dan tertutup reruntuhan material preecast (tangga darurat) yang jatuh saat dipasang dari lantai 32 ke lantai 33 gedung tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fadli Zon: Pencabutan moratorium reklamasi seperti menikung di injury time
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:44 WIB

Fadli Zon: Pencabutan moratorium reklamasi seperti menikung di injury time

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyoroti polemik reklamasi yang saat ini masih bergulir. Dia mengaku heran dengan pencabutan moratorium persis ...
Garuda Indonesia siap maksimalkan potensi Bandara Kertajati
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 14:35 WIB

Garuda Indonesia siap maksimalkan potensi Bandara Kertajati

Maskapai nasional Garuda Indonesia siap mengembangkan potensi Bandara Kertajati di Majalengak, Jawa Barat. Pengembangan tersebut tertuang dalam penandatangan kerjasama yang ...
Gerindra nilai perppu ormas menyimpan bahaya
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Gerindra nilai perppu ormas menyimpan bahaya

Politisi Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menegaskan ulang sikap Gerindra menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 tentang ...
Bertemu Gubernur Prefektur Aichi, Airlangga bahas tiga komitmen
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:28 WIB

Bertemu Gubernur Prefektur Aichi, Airlangga bahas tiga komitmen

Dalam kunjungannya dihari ketiga, Kamis (19/10) ke Jepang, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto bertemu dengan Gubernur Prefektur Aichi, Hideaki Ohmura. Keduanya ...
Kebijakan ekonomi Jokowi belum dirasakan pengusaha daerah
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:19 WIB

Kebijakan ekonomi Jokowi belum dirasakan pengusaha daerah

Paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan pemerintah Jokowi dalam mendorong  perbaikan iklim investasi dan  ekonomi Indonesia dinilai masih jauh dari ...
Setya Novanto kembali mangkir hadiri sidang Andi Narogong
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 12:54 WIB

Setya Novanto kembali mangkir hadiri sidang Andi Narogong

Ketua DPR Setya Novanto kembali tidak menghadiri sidang kasus dugaan korupsi e-KTP sebagai saksi untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias ...