Selasa, 20 Februari 2018 | 10.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ini Kendala Evakuasi Korban Apartemen Ambruk di Bekasi

Ini Kendala Evakuasi Korban Apartemen Ambruk di Bekasi

Reporter : Yudi | Kamis, 5 Januari 2017 - 08:52 WIB

IMG-19708

Petugas melakukan briefing sebelum menyelamatkan korban yang tertimpa reruntuhan Apartemen Grand Kamala Lagoon. (KiniNews/Ist)

Bekasi, kini.co.id – Satu orang masih terjebak di basement apartemen Grand Kamala Lagoon setelah tangga darurat apartemen ambruk.

Proses evakuasi pun dilanjutkan hari ini setelah dihentikan tadi malam pukul 22.00 WIB.

“Kami menginfomasi kan, malam (pukul 22.00 WIB), kita stop sementara dan akan kita lanjutkan esok pagi (Kamis 5 Januari 2017), pada pukul 07.30 WIB. Proses evakuasi sejak tadi malam, hingga saat ini belum menghasilkan hasil yang positif atau belum menemukan korban,” ungkap Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Bayu Pratama, kemarin malam.

Proses evakuasi dihentikan, kata Bayu, karena sudah larut malam dan kondisi SDM yang sudah lelah.

“Memang ini menyangkut jiwa tetapi kami harus realistis, sumber daya kita sejak semalam telah bertugas, dan kita juga perlu memperhatikan keselamatan petugas,” jelasnya.

Adapun kesulitan dalam evakuasi korban adalah kesulitan medan.

“Reruntuhan tangga darurat berbahan beton yang menimbun korban mencapai ketinggian 12 meter,” terangnya.

Sementara, puing yang sudah diangkat baru 4-5 meter.

Lebih parahnya lagi, puing-puing itu tidak bisa diangkat dengan alat berat karena sempitnya lokasi.

Proses evakuasi dilakukan dengan cara mengangkat setiap reruntuhan secara satu per satu dengan menggunakan crane.

Sebelumnya, tangga darurat di proyek Apartemen Grand Kamala Lagoon, Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, mendadak roboh pada Rabu 4 Januari 2017 sekitar pukul 03.00 WIB.

Atas kecelakaan kerja itu, seorang pekerja, Fajar Sidiq (21), warga Tasikmalaya, terjebak di basement akibat tertimpa dan tertutup reruntuhan material preecast (tangga darurat) yang jatuh saat dipasang dari lantai 32 ke lantai 33 gedung tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Siap-siap, Toko Online Juga Akan Dikenakan Pajak
Ekonomi - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:35 WIB

Siap-siap, Toko Online Juga Akan Dikenakan Pajak

Menjamurnya toko online di dunia maya ternyata tak lepas dari pengawasan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).DJP mulai akan mengutip pajak dari ...
Nazaruddin Akan Bongkar Korupsi Fahri Hamzah, Ini Reaksi Pimpinan KPK
Hukum - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:10 WIB

Nazaruddin Akan Bongkar Korupsi Fahri Hamzah, Ini Reaksi Pimpinan KPK

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang turut berkomentar soal pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin yang ...
KPK Kantongi Tersangka Baru di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:00 WIB

KPK Kantongi Tersangka Baru di Kasus e-KTP

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama tersangka baru terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan ...
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...