Rabu, 24 Mei 2017 | 09.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ini Kendala Evakuasi Korban Apartemen Ambruk di Bekasi

Ini Kendala Evakuasi Korban Apartemen Ambruk di Bekasi

Reporter : Yudi | Kamis, 5 Januari 2017 - 08:52 WIB

IMG-19708

Petugas melakukan briefing sebelum menyelamatkan korban yang tertimpa reruntuhan Apartemen Grand Kamala Lagoon. (KiniNews/Ist)

Bekasi, kini.co.id – Satu orang masih terjebak di basement apartemen Grand Kamala Lagoon setelah tangga darurat apartemen ambruk.

Proses evakuasi pun dilanjutkan hari ini setelah dihentikan tadi malam pukul 22.00 WIB.

“Kami menginfomasi kan, malam (pukul 22.00 WIB), kita stop sementara dan akan kita lanjutkan esok pagi (Kamis 5 Januari 2017), pada pukul 07.30 WIB. Proses evakuasi sejak tadi malam, hingga saat ini belum menghasilkan hasil yang positif atau belum menemukan korban,” ungkap Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Bayu Pratama, kemarin malam.

Proses evakuasi dihentikan, kata Bayu, karena sudah larut malam dan kondisi SDM yang sudah lelah.

“Memang ini menyangkut jiwa tetapi kami harus realistis, sumber daya kita sejak semalam telah bertugas, dan kita juga perlu memperhatikan keselamatan petugas,” jelasnya.

Adapun kesulitan dalam evakuasi korban adalah kesulitan medan.

“Reruntuhan tangga darurat berbahan beton yang menimbun korban mencapai ketinggian 12 meter,” terangnya.

Sementara, puing yang sudah diangkat baru 4-5 meter.

Lebih parahnya lagi, puing-puing itu tidak bisa diangkat dengan alat berat karena sempitnya lokasi.

Proses evakuasi dilakukan dengan cara mengangkat setiap reruntuhan secara satu per satu dengan menggunakan crane.

Sebelumnya, tangga darurat di proyek Apartemen Grand Kamala Lagoon, Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, mendadak roboh pada Rabu 4 Januari 2017 sekitar pukul 03.00 WIB.

Atas kecelakaan kerja itu, seorang pekerja, Fajar Sidiq (21), warga Tasikmalaya, terjebak di basement akibat tertimpa dan tertutup reruntuhan material preecast (tangga darurat) yang jatuh saat dipasang dari lantai 32 ke lantai 33 gedung tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur
Nasional - Rabu, 24 Mei 2017 - 08:10 WIB

Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur

Dalam akun Twitter resmi Dewan HAM PBB di Asia, PBB mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Ahok. Bahkan, PBB mendesak ...
Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat
Hukum - Rabu, 24 Mei 2017 - 07:11 WIB

Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan perlawanan hukum atas upaya pembubaran organisasinya oleh Pemerintah. Tudingan bahwa HTI anti Pancasila dan NKRI ...
Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU
Ekonomi - Rabu, 24 Mei 2017 - 00:09 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat antrian di SPBU saat musim mudik lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan layanan ...
Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 23:06 WIB

Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jajaran kepolisian siap mengambil alih tugas KPK dalam pemberantasan korupsi jika mendapat dukungan dari Komisi ...
JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:39 WIB

JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis

Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengomentari pencabutan banding yang dilakukan keluarga dan kuasa hukum ...
Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:17 WIB

Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup

Veronika Tan, istri terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan, semua apa yang menimpa sang suaminya sejak ...