Rabu, 24 Mei 2017 | 09.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Evakuasi Fajar Sidik Masih Nihil

Evakuasi Fajar Sidik Masih Nihil

Reporter : Rakisa | Kamis, 5 Januari 2017 - 20:50 WIB

IMG-19728

Proses evakuasi Pajar Sidik (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Proses evakuasi Pajar Sidik (21) yang merupakan pekerja proyek pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon, Jalan KH Noer Ali, Kecamatan Bekasi Selatan, mesi belum ada kejelasan namun diprediksi akan segera ditemukan dalam waktu dekat.

Pasalnya, dalam sutu buah besi yang ditemukan petugas tim evakuasi terdapat bercak darah, Kamis (5/1/2017).

“Tim evakuasi menemukan bercak darah pada besi, dalam reruntuhan puing bangunan tangga darurat,” ujar salah satu anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi dilokasi.

Sementara Kepala Polsek Bekasi Selatan, Komisaris Polisi Bayu Pratama mengatakan masih berusaha mengevakuasi korban.

“Kami masih terus berusaha. Semoga malam ini ada kepastian, upaya evakuasi sangat menyulitkan kami dan tim sar. Banyaknya beton besar serta kecilnya akses masuk membuat alat apapun sulit menembus,” ujar dia.

Di beritakan sebelumnya, Pajar Sidik mengalami kecelakaan kerja saat mengerjakan konstruksi tangga darurat di proyek pembangunan Grand Kamala Lagoon, tower Emerald North. Dikabarkan, Pajar Sidik terjatuh dari lantai 32 ke lantai basement bersama dengan beton precast tangga darurat yang akan dipasang pada Rabu, (5/1/2016) pukul 01.20 WIB.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur
Nasional - Rabu, 24 Mei 2017 - 08:10 WIB

Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur

Dalam akun Twitter resmi Dewan HAM PBB di Asia, PBB mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Ahok. Bahkan, PBB mendesak ...
Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat
Hukum - Rabu, 24 Mei 2017 - 07:11 WIB

Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan perlawanan hukum atas upaya pembubaran organisasinya oleh Pemerintah. Tudingan bahwa HTI anti Pancasila dan NKRI ...
Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU
Ekonomi - Rabu, 24 Mei 2017 - 00:09 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat antrian di SPBU saat musim mudik lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan layanan ...
Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 23:06 WIB

Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jajaran kepolisian siap mengambil alih tugas KPK dalam pemberantasan korupsi jika mendapat dukungan dari Komisi ...
JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:39 WIB

JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis

Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengomentari pencabutan banding yang dilakukan keluarga dan kuasa hukum ...
Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:17 WIB

Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup

Veronika Tan, istri terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan, semua apa yang menimpa sang suaminya sejak ...