Rabu, 24 Januari 2018 | 06.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Evakuasi Fajar Sidik Masih Nihil

Evakuasi Fajar Sidik Masih Nihil

Reporter : Rakisa | Kamis, 5 Januari 2017 - 20:50 WIB

IMG-19728

Proses evakuasi Pajar Sidik (kininews/rakisa)

JAKARTA, kini.co.id – Proses evakuasi Pajar Sidik (21) yang merupakan pekerja proyek pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon, Jalan KH Noer Ali, Kecamatan Bekasi Selatan, mesi belum ada kejelasan namun diprediksi akan segera ditemukan dalam waktu dekat.

Pasalnya, dalam sutu buah besi yang ditemukan petugas tim evakuasi terdapat bercak darah, Kamis (5/1/2017).

“Tim evakuasi menemukan bercak darah pada besi, dalam reruntuhan puing bangunan tangga darurat,” ujar salah satu anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi dilokasi.

Sementara Kepala Polsek Bekasi Selatan, Komisaris Polisi Bayu Pratama mengatakan masih berusaha mengevakuasi korban.

“Kami masih terus berusaha. Semoga malam ini ada kepastian, upaya evakuasi sangat menyulitkan kami dan tim sar. Banyaknya beton besar serta kecilnya akses masuk membuat alat apapun sulit menembus,” ujar dia.

Di beritakan sebelumnya, Pajar Sidik mengalami kecelakaan kerja saat mengerjakan konstruksi tangga darurat di proyek pembangunan Grand Kamala Lagoon, tower Emerald North. Dikabarkan, Pajar Sidik terjatuh dari lantai 32 ke lantai basement bersama dengan beton precast tangga darurat yang akan dipasang pada Rabu, (5/1/2016) pukul 01.20 WIB.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...