Kamis, 23 Maret 2017 | 11.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>30 Jam, Begini Proses Evakuasi Korban Apartemen Runtuh

30 Jam, Begini Proses Evakuasi Korban Apartemen Runtuh

Reporter : Ari Syahputra | Jumat, 6 Januari 2017 - 08:24 WIB

IMG-19732

Proses Evakuasi Pajar Sidik (kininews/rakisa)

Bekasi, kini.co.id – Jasad pekerja yang jatuh bersama runtuhan tangga darurat basement atas nama Pajar Sidik (21) akhirnya ditemukan.

Pajar ditemukan setelah 30 jam pencarian dilakukan. Basarnas pun memberi penjelasan kenapa proses evakuasi berlangsung sangat lama.

Faktor utama merupakan medan yang sulit dan tidak bisa dimasuki alat berat.

OSC Basarnas Budiharto, mengatakan sulitnya evakuasi karena proses penggalian yang menggunakan alat crane dan cangkul, dari kedalaman 12 meter reruntuhan.

“Dalam ruangan yang luasnya hanya 6×2 setengah meter. Operator crane menarik dari basment hingga kelantai 42 dari lubang, kita juga mengangkat puing – puing itu ke pintu emergency dan sedikitnya juga kita gali manual menggunakan cangkul hingga akhirnya kita menemukan korban,” tandas dia.

Pajar Sidik sudah ditemukan oleh pihak keluarga dan dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk dilakukan outopsi.

Sebelumnya, konstruksi tangga darurat di proyek pembangunan Grand Kamala Lagoon, tower Emerald North runtuh.

Dikabarkan, Pajar Sidik terjatuh dari lantai 32 ke lantai basement bersama dengan beton precast tangga darurat yang akan dipasang pada Rabu, (5/1/2016) pukul 01.20 WIB.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:07 WIB

KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, terus mempertanyakan sikap KPK yang merahasiakan nama-nama penerima suap proyek pengadaan e-KTP. Bahkan dianggap melindungi ...
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...