Rabu, 24 Mei 2017 | 01.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>30 Jam, Begini Proses Evakuasi Korban Apartemen Runtuh

30 Jam, Begini Proses Evakuasi Korban Apartemen Runtuh

Reporter : Ari Syahputra | Jumat, 6 Januari 2017 - 08:24 WIB

IMG-19732

Proses Evakuasi Pajar Sidik (kininews/rakisa)

Bekasi, kini.co.id – Jasad pekerja yang jatuh bersama runtuhan tangga darurat basement atas nama Pajar Sidik (21) akhirnya ditemukan.

Pajar ditemukan setelah 30 jam pencarian dilakukan. Basarnas pun memberi penjelasan kenapa proses evakuasi berlangsung sangat lama.

Faktor utama merupakan medan yang sulit dan tidak bisa dimasuki alat berat.

OSC Basarnas Budiharto, mengatakan sulitnya evakuasi karena proses penggalian yang menggunakan alat crane dan cangkul, dari kedalaman 12 meter reruntuhan.

“Dalam ruangan yang luasnya hanya 6×2 setengah meter. Operator crane menarik dari basment hingga kelantai 42 dari lubang, kita juga mengangkat puing – puing itu ke pintu emergency dan sedikitnya juga kita gali manual menggunakan cangkul hingga akhirnya kita menemukan korban,” tandas dia.

Pajar Sidik sudah ditemukan oleh pihak keluarga dan dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk dilakukan outopsi.

Sebelumnya, konstruksi tangga darurat di proyek pembangunan Grand Kamala Lagoon, tower Emerald North runtuh.

Dikabarkan, Pajar Sidik terjatuh dari lantai 32 ke lantai basement bersama dengan beton precast tangga darurat yang akan dipasang pada Rabu, (5/1/2016) pukul 01.20 WIB.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU
Ekonomi - Rabu, 24 Mei 2017 - 00:09 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat antrian di SPBU saat musim mudik lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan layanan ...
Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 23:06 WIB

Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jajaran kepolisian siap mengambil alih tugas KPK dalam pemberantasan korupsi jika mendapat dukungan dari Komisi ...
JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:39 WIB

JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis

Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengomentari pencabutan banding yang dilakukan keluarga dan kuasa hukum ...
Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:17 WIB

Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup

Veronika Tan, istri terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan, semua apa yang menimpa sang suaminya sejak ...
Besok, Tim Advokasi Ormas Islam Laporkan Fitnah
Nasional - Selasa, 23 Mei 2017 - 20:42 WIB

Besok, Tim Advokasi Ormas Islam Laporkan Fitnah

Besok Tim Advokasi dan Perwakilan Ormas Islam Laporkan 3 Penyebar Fitnah Percakapan Habib Rizieq Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus kuasa hukum ...
Awasi Pendistribusian Daging Celeng
Ekonomi - Selasa, 23 Mei 2017 - 19:17 WIB

Awasi Pendistribusian Daging Celeng

Pemerintah Kota Bekasi dan instansi kepolisian, diminta untuk menjaga keamanan pendistribusian daging babi atau celeng di pasar tradisional maupun modern.Mewakili ...