Rabu, 28 Juni 2017 | 05.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Dibuang Ibunya, Bayi Mungil Ditemukan Warga Bekasi di TPS

Dibuang Ibunya, Bayi Mungil Ditemukan Warga Bekasi di TPS

Senin, 9 Januari 2017 - 10:08 WIB

IMG-19762

Kanit Bina Masyarakat Polsek Bekasi Selatan, Inspektur Satu Puji Astuti tengah menggendong bayi yang ditemukan warga (KiniNews/Yaqub)

Bekasi, kini.co.id – Seorang bayi perempuan yang baru saja dilahirkan ditemukan warga di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) RT 01/RW 13 Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (9/1) pagi tadi.

Kasubag Humas Polresto Bekasi Kota, Ajun Komisaris Erna Ruswing mengatakan penemuan bayi perempuan berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB oleh Mimin, warga setempat.

Dia menambahkan, anggota kepolisian Polsek Bekasi Selatan langsung melakukan olah TKP pascapenemuan bayi tersebut.

“Diprediksi bayi perempuan tersebut baru lahir beberapa jam. Karena pada saat ditemukan masih ada tali pusarnya,” kata Erna kepada awak media.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh bidan setempat, sambungnya, diketahui bayi dalam kondisi sehat. Pihaknya akan menindaklanjuti penemuan bayi tersebut.

Saat ini kata Erna, bayi perempuan berparas anggun tersebut di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, untuk diberikan perawatan yang maksimal.

“Kita bawa ke RSUD untuk mendapatkan penanganan yang lebih maksimal, sebelumnya kita beri nama bayi itu ‘Putri Solehah’ agar dapat menyesuaikan pelayanan pada Standar Operasional Prosedur (SOP) RSUD Kota Bekasi,” tegasnya.

Erna menegaskan, jika pelaku atau orangtua dalam hal ini adalah ibunya yang membuang bayi yang ia lahirkan maka ancaman pidananya masuk unsur pidana, seperti masuk dalam pasal 308 KUHP tentang pembuangan bayi.

Sementara itu, Mimin warga setempat yang menemukan bayi mengaku saat dirinya hendak membuang sampah selepas shubuh. Ia kaget mendengar tangisan bayi terlebih kondisinya masih rada gelap.

“Pas saya cek tangisan di situ, ternyata ada bayi,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, bayi perempuan berparas anggun itu ditemukan dalam keadaan terlentang dan tanpa mengenakan busana, serta masih terdapat tali pusar dibagian tubuhnya.

“Hanya ada alas satu helai kain, tapi tidak menyelimuti tubuhnya. Dan saya langsung membawanya ke ibu Bidan untuk mendapat peratan pertama,” tutur dia.

Bidan Elin, menyebutkan kondisi tubuh bayi perempuan berparas anggun itu saat ditemukan pertama dalam kondisi dingin dan sedikit tubuhnya berwarna kebiru – biruan.

“Itu memang karena suhu cuaca pagi hari yang memang dingin, dan sudah saya beri perlongan pertama seperti membersihkan secara kilat sekujur tubuhnya, dan memotong tali pusar, untuk selanjutnya diberi ruang kehangatan,” terangnya.

Lanjutnya, saat pertama kali dibawa untuk perawaratan dan pertolongan pertama dalam tubuh bayi perempuan berparas anggun itu, masih banyak lemak yang menggumpal di sekujur tubuhnya.

Dia mempredikisi, bayi tersebut baru saja dilahirkan oleh orangtuanya.

“Bayi ini saya ras baru dilahirkan sekira 8 jam yang lalu, dan baru digelatakan di TPS sekira 4 – 5 jam. Karen kondisinya tifak terlalu dingin, ini karena masih ada lemak yang menempel di sekujur tubuhnya,” tukasnya.[Yakub]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq
Hukum - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:38 WIB

Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya menyatakan pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, tidak lantas mempengaruhi penanganan kasus yang menjerat ...
Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:00 WIB

Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti membantah dirinya memfitnah Tommy Winata dan Artha Graha Perduli (AGP) terkait ...
ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen
Ekonomi - Selasa, 27 Juni 2017 - 22:09 WIB

ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama arus mudik, total angkutan yang disebrangkan dari Jawa ...
GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 19:27 WIB

GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presidium Alumni 212 diduga pecah kongsi paska tim GNPF-MUI melakukan pertemuan dengan Presiden ...
KH Bachtiar Nasir:  Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB

KH Bachtiar Nasir: Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir, mengaku tidak tak ada pembahasan khusus yang dibicarakan pihaknya saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada, ...
GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:20 WIB

GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden

Berbagai tudingan miring terhadap langkah GNPF-MUI mulai dari mengemis, masuk angin hingga ada udang dibalik batu yang menggelar pertemuan dengan ...