Rabu, 18 Januari 2017 | 12.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kasus Pelindo II Masih Mangkrak di KPK

Kasus Pelindo II Masih Mangkrak di KPK

Reporter : Fadilah | Senin, 9 Januari 2017 - 14:21 WIB

IMG-19768

Kasus Pelindo II Masih Mangkrak di KPK. (Ilustrasi)

Jakarta, kini.co.id – Sudah satu tahun lebih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangani kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di PT Pelindo II. Namun, hingga saat ini, belum ada perkembangan berarti yang dilakukan KPK dalam kasus yang menjerat mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II, Richard Joost Lino, tersebut.

Lino yang ditetapkan sebagai tersangka pada (15/12/2015) sempat satu kali diperiksa KPK yakni pada (5/2/2016) lalu. Usai diperiksa, Lino tidak ditahan dan masih melenggang bebas hingga saat ini. Setelah itu, KPK belum memeriksa Lino kembali.

Ketua KPK, Agus Rahardjo, mengatakan, kasus tersebut bertahan lama di KPK lantaran hingga kini KPK beluk final merumuskan berapa besaran kerugian negara dalam proyek tersebut.

“Untuk kasus Pelindo II, sampai sekarang kita belum final belum bisa rumuskan kerugian negara,” tutur Agus, di Gedung KPK, Jakarta, Senin, (8/1/2016).

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk segera memfinalkan perkara tersebut. Tim KPK masih mengirimkan penyidik ke RRC.

Selain itu alasan lain yang membuat kasus tersebut mangkrak lantaran kapasitas tenaga penyidik dan penyelidik yang dimiliki KPK masih kurang.

“Bahkan ada beberapa penyidik dan penyelidik yang merangkap beberapa kasus. Oleh karena itu, kami akan segera digabungkan tim yang on board dan tim yang ada yang menjadi utama kami,” pungkasnya.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...