Selasa, 26 September 2017 | 01.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Dugaan Penghinaan Pancasila, Habib Rizieq Terancam Dijemput Paksa Polisi

Dugaan Penghinaan Pancasila, Habib Rizieq Terancam Dijemput Paksa Polisi

Reporter : Ari Syahputra | Selasa, 10 Januari 2017 - 08:54 WIB

IMG-19790

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (Doc)

Jakarta, kini.co.id – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab terancam akan dijemput paksa oleh kepolisian.

Hal ini terkait isu penghinaan Pancasila yang menyeret namanya.

Pada pemanggilan pertama, Habib Rizieq tak hadir dengan alasan sakit pada Kamis 5 Januari 2017.

Kapolri, Jendral Tito Karnavian mengatakan jika panggilan pertama dan kedua tidak dihadiri maka yang bersangkutan akan dijemput paksa.

Sehingga sesuai ketentuan, bila pemanggilan pertama yang bersangkutan tidak hadir, maka penyidik akan melayangkan pemanggilan kedua untuk diperiksa pada Kamis, 12 Januari nanti.

“Yang bersangkutan (Rizieq Shihab) sedang diproses hukum di Jawa Barat. Kalau hadir, akan dilakukan pemeriksaan. Kalau tidak hadir, akan dilakukan sesuai hukum KUHAP, yaitu surat perintah membawa atau dijemput paksa, ” kata Kapolri, Selasa (10/1/2016).

Tito menambahkan, kasus ini bergulir pascamasuknya laporan Sukmawati Sukarnoputri.

Langkah hukum itu sebagai respons pernyataan Rizieq yang menyebut Pancasila ada di pantat.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 00:34 WIB

Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi

Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan satu mobil truk pikap yang mencurigakan di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (25/9) malam. ...
Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik
Pendidikan - Selasa, 26 September 2017 - 00:06 WIB

Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung berpesan setelah selesai menimba ilmu di perguruan tinggi, keinginan para mahasiswa dan orang tua ...
Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad
Peristiwa - Senin, 25 September 2017 - 23:31 WIB

Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad

Mabes Polri menyatakan bahwa pembelian senjata untuk mempersenjatai anggota Polri adalah dari PT Pindan dengan jumlah pesanan sebanyak 5.000 pucuk ...
Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 23:16 WIB

Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat

CEO dan Komisaris Crown Group, Iwan Sunito memberikan pandangannya terkait pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pemerintah ...
IKM perlu manfaatkan platform digital
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 22:31 WIB

IKM perlu manfaatkan platform digital

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi digital karena dari jumlah penduduk sebesar 250 juta lebih jiwa, sekitar 93,4 juta ...
Negara hemat 500 juta dolar AS dari proyek pengembangan Lapgas Unitisasi Jambaran
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 18:48 WIB

Negara hemat 500 juta dolar AS dari proyek pengembangan Lapgas Unitisasi Jambaran

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mewakili Presiden Jokowi, Senin (25/9), melakukan Peletakan Batu Pertama Proyek Pengembangan ...