Sabtu, 21 Oktober 2017 | 09.55 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Nekad Teriak Bebaskan Ahok di Tengah Massa GNPF MUI, Pria Ini Dibogem

Nekad Teriak Bebaskan Ahok di Tengah Massa GNPF MUI, Pria Ini Dibogem

Reporter : Fauzan | Selasa, 10 Januari 2017 - 12:53 WIB

IMG-19800

Aksi massa Umat Islam di sidang Ahok (KiniNews/Doc)

Jakarta, kini.co.id – Massa pendukung dan kontra Ahok tetap meramaikan sidang kasus dugaan penistaan agama yang digelar di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2016).

Massa pun berorasi dan berteriak di posisinya masing-masing baik yang mendukung Ahok masuk penjara maupun yang mendukung Ahok bebas.

Namun, seorang pria berambut cepak nekad mengumandangkan dukungannya terhadap Ahok di tengah massa yang kontra dengan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 tersebut.

“Bebaskan Ahok!” teriaknya di tengah massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) yang berkumpul di luar ruang sidang.

Sontak pria itu mendapat hadiah bogem mentah dari massa yang kontra Ahok. Massa yang kebanyakan memakai pakaian putih itu menuntut agar Ahok segera dipenjara akibat perbuatannya yang diduga menistakan Alquran.

Cari Sensasi

Seorang pedagang yang berada di lokasi, pria itu sebelumnya sudah diperingatkan, namun tetap saja membandal.

“Dia bilang bebaskan Ahok, terus saya bilang bang kalau ngomong jangan di sini karena ini orang FPI semua. Tetapi dia masih ngomong jadi kedengaran jadi orang-orang langsung gebuki dia,” kata pedagang yang bernama Masto tersebut.

Pedagang lain yang menyaksikan itu berpendapat, sikap pria tersebut merupakan cari perhatian dan memperkeruh keadaan.

“Iya dengar tadi dia teriak bebaskan Ahok gitu. Itu mah cari sensasi doang. Udah diamankan kok,” kata penjual rokok bernama Udin tersebut.

Pria itu diamankan dan dibawa ke dalam Gedung Auditorium Kementan menghindari amukan massa.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...
Ini pesan Jokowi untuk pembangunan KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:10 WIB

Ini pesan Jokowi untuk pembangunan KEK Mandalika

Saat meresmikan beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Presiden Joko Widodo menitipkan pesan kepada jajaran di bawahnya untuk mendukung keberlangsungan ...
Komisi XI: Target penerimaan pajak terus melorot, kok bisa ?
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:50 WIB

Komisi XI: Target penerimaan pajak terus melorot, kok bisa ?

Anggota Komisi XI DPR, Heri Gunawan menegaskan, target pajak Per 30 September 2017 baru tercapai Rp770,7 triliun, atau hanya 60 ...
Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:04 WIB

Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi

Perang terbuka antara Menteri Koordinator Kemaritiman dan Gubernur  DKI Jakarta soal reklamasi teluk Jakarta membuat gusar Wakil Ketua DPR Taufik ...