Minggu, 25 Februari 2018 | 22.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Nekad Teriak Bebaskan Ahok di Tengah Massa GNPF MUI, Pria Ini Dibogem

Nekad Teriak Bebaskan Ahok di Tengah Massa GNPF MUI, Pria Ini Dibogem

Reporter : Fauzan | Selasa, 10 Januari 2017 - 12:53 WIB

IMG-19800

Aksi massa Umat Islam di sidang Ahok (KiniNews/Doc)

Jakarta, kini.co.id – Massa pendukung dan kontra Ahok tetap meramaikan sidang kasus dugaan penistaan agama yang digelar di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2016).

Massa pun berorasi dan berteriak di posisinya masing-masing baik yang mendukung Ahok masuk penjara maupun yang mendukung Ahok bebas.

Namun, seorang pria berambut cepak nekad mengumandangkan dukungannya terhadap Ahok di tengah massa yang kontra dengan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 tersebut.

“Bebaskan Ahok!” teriaknya di tengah massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) yang berkumpul di luar ruang sidang.

Sontak pria itu mendapat hadiah bogem mentah dari massa yang kontra Ahok. Massa yang kebanyakan memakai pakaian putih itu menuntut agar Ahok segera dipenjara akibat perbuatannya yang diduga menistakan Alquran.

Cari Sensasi

Seorang pedagang yang berada di lokasi, pria itu sebelumnya sudah diperingatkan, namun tetap saja membandal.

“Dia bilang bebaskan Ahok, terus saya bilang bang kalau ngomong jangan di sini karena ini orang FPI semua. Tetapi dia masih ngomong jadi kedengaran jadi orang-orang langsung gebuki dia,” kata pedagang yang bernama Masto tersebut.

Pedagang lain yang menyaksikan itu berpendapat, sikap pria tersebut merupakan cari perhatian dan memperkeruh keadaan.

“Iya dengar tadi dia teriak bebaskan Ahok gitu. Itu mah cari sensasi doang. Udah diamankan kok,” kata penjual rokok bernama Udin tersebut.

Pria itu diamankan dan dibawa ke dalam Gedung Auditorium Kementan menghindari amukan massa.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...