Jumat, 18 Agustus 2017 | 21.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Nekad Teriak Bebaskan Ahok di Tengah Massa GNPF MUI, Pria Ini Dibogem

Nekad Teriak Bebaskan Ahok di Tengah Massa GNPF MUI, Pria Ini Dibogem

Reporter : Fauzan | Selasa, 10 Januari 2017 - 12:53 WIB

IMG-19800

Aksi massa Umat Islam di sidang Ahok (KiniNews/Doc)

Jakarta, kini.co.id – Massa pendukung dan kontra Ahok tetap meramaikan sidang kasus dugaan penistaan agama yang digelar di Gedung Kementan, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2016).

Massa pun berorasi dan berteriak di posisinya masing-masing baik yang mendukung Ahok masuk penjara maupun yang mendukung Ahok bebas.

Namun, seorang pria berambut cepak nekad mengumandangkan dukungannya terhadap Ahok di tengah massa yang kontra dengan Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 tersebut.

“Bebaskan Ahok!” teriaknya di tengah massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) yang berkumpul di luar ruang sidang.

Sontak pria itu mendapat hadiah bogem mentah dari massa yang kontra Ahok. Massa yang kebanyakan memakai pakaian putih itu menuntut agar Ahok segera dipenjara akibat perbuatannya yang diduga menistakan Alquran.

Cari Sensasi

Seorang pedagang yang berada di lokasi, pria itu sebelumnya sudah diperingatkan, namun tetap saja membandal.

“Dia bilang bebaskan Ahok, terus saya bilang bang kalau ngomong jangan di sini karena ini orang FPI semua. Tetapi dia masih ngomong jadi kedengaran jadi orang-orang langsung gebuki dia,” kata pedagang yang bernama Masto tersebut.

Pedagang lain yang menyaksikan itu berpendapat, sikap pria tersebut merupakan cari perhatian dan memperkeruh keadaan.

“Iya dengar tadi dia teriak bebaskan Ahok gitu. Itu mah cari sensasi doang. Udah diamankan kok,” kata penjual rokok bernama Udin tersebut.

Pria itu diamankan dan dibawa ke dalam Gedung Auditorium Kementan menghindari amukan massa.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:50 WIB

Guyuran Bansos Pemerintahan Jokowi-JK di 2018

Satu tahun menjelang Pemilihan Umum 2019, anggaran bantuan sosial pemerintahan Jokowi-JK melonjak ditahun 2018 naik dan jor-joran. Tak hanya dari ...
Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR
Hukum - Jumat, 18 Agustus 2017 - 20:13 WIB

Isak Tangis Korban First Travel Adukan Nasibnya di DPR

Ratusan korban biro perjalanan umrah First Travel mengadukan nasibnya ke DPR dan diterima Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kompleks ...
Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya
Ekonomi - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:58 WIB

Kegagalan Penerimaan Pajak dan Serapannya

Kebijakan fiskal Indonesia yang ingin membangun ekonomi tumbuh berkeadilan, namun hal tersebut tanpa dibarengi dengan kemampuan peneriman pajak yang dapat ...
Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa
Peristiwa - Jumat, 18 Agustus 2017 - 18:05 WIB

Terkait Bom Thamrin, Terpidana Teroris Aman Abdurrahman Kembali Diperiksa

Terpidana kasus terorisme pelatihan militer Pegunungan Jalin Jantho, Aceh, Oman Rachman alias Abu Sulaiman Aman Abdurrahman kembali menjalani pemeriksaan di ...
Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:49 WIB

Wapres Jusuf Kalla: SBY Menenangkan Situasi Politik

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kedatangan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke peringatan HUT RI di Istana Kepresidenan memberikan ...
Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…
Politik - Jumat, 18 Agustus 2017 - 15:16 WIB

Jusuf Kalla : UUD Boleh Berubah, Asal…

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak bangsa Indonesia menjadikan momen peringatan Hari Konstitusi untuk senantiasa mengingat dan meneruskan visi para pendiri ...