Kamis, 23 Maret 2017 | 11.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Rachmawati Akui Transfer Rp300 Juta Untuk Logistik Aksi

Rachmawati Akui Transfer Rp300 Juta Untuk Logistik Aksi

Selasa, 10 Januari 2017 - 21:16 WIB

IMG-19812

Rachmawati Soekarno Putri. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Rachmawati Soekarnoputri membenarkan dirinya mentransfer uang sebesar Rp300 juta yang diberikan kepada Alvin Indra Alfaris, tersangka dugaan makar.

Uang tersebut merupakan uang pribadinya bukan didapatkan dari sponsor yang digunakan untuk logistik aksi 2 Desember 2016.

“Itu memang dari saya pribadi, uang jerih payah saya bertahun-tahun. Terus terang saya kan bukan pengangguran saya kan memimpin kampus Universitas Bung Karno, kalau ada fitnah lagi dapet sponsor, sponsor siapa. Ini betul-betuk fitnah, dibuat seolah-olah ada aliran dana,” kata Rachmawati usai bertemu dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/1).

Rachmawati menyebutkan, uang tersebut untuk logistik aksi sebanyak 20.000 orang yang akan dilakukan pada tanggal 2 Desember 2016 lalu.

“Kan mereka mau demo, 20.000 orang untuk logistik, makan minum kan biasa. Di dunia kampus kan juga ada kadang-kadang mereka ikut demo-demo minta untuk logistik juga saya kasih, utuk transport dan makan,” bebernya.

Tak hanya itu, Rahmawati juga membantah soal adanya aliran dana yang masuk dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagaimana isu yang berembus akhir-akhir ini.

“Tak ada sama sekali aliran itu, ini semua fitnah, ini yang saya duga ada grand design dalam rangka untuk pembunuhan karakter pada pejuang demokrasi yang selalu kritis untuk dibungkam,” tegasnya.

Seperti diketahui, Rachmawati bersama Alvin Indra dan delapan aktivis lainnya ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pemufakatan jahat atau makar.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rd Prabowo Argo Yuwono menyebutkan penyidik mendapatkan informasi mengenai aliran dana sebesar Rp300 juta itu dari Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). Uang deposito itu mengalir ke rekening Alvin.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah
Nasional - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:12 WIB

Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah

Pada 2017 ini, kuota jamaah untuk Ibadah Haji bertambah menjadi 221.00 orang. Kuota tersebut dibagi untuk haji reguler sebanyak 204.000 ...
KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:07 WIB

KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, terus mempertanyakan sikap KPK yang merahasiakan nama-nama penerima suap proyek pengadaan e-KTP. Bahkan dianggap melindungi ...
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...