Selasa, 24 April 2018 | 14.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Rachmawati Akui Transfer Rp300 Juta Untuk Logistik Aksi

Rachmawati Akui Transfer Rp300 Juta Untuk Logistik Aksi

Selasa, 10 Januari 2017 - 21:16 WIB

IMG-19812

Rachmawati Soekarno Putri. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Rachmawati Soekarnoputri membenarkan dirinya mentransfer uang sebesar Rp300 juta yang diberikan kepada Alvin Indra Alfaris, tersangka dugaan makar.

Uang tersebut merupakan uang pribadinya bukan didapatkan dari sponsor yang digunakan untuk logistik aksi 2 Desember 2016.

“Itu memang dari saya pribadi, uang jerih payah saya bertahun-tahun. Terus terang saya kan bukan pengangguran saya kan memimpin kampus Universitas Bung Karno, kalau ada fitnah lagi dapet sponsor, sponsor siapa. Ini betul-betuk fitnah, dibuat seolah-olah ada aliran dana,” kata Rachmawati usai bertemu dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (10/1).

Rachmawati menyebutkan, uang tersebut untuk logistik aksi sebanyak 20.000 orang yang akan dilakukan pada tanggal 2 Desember 2016 lalu.

“Kan mereka mau demo, 20.000 orang untuk logistik, makan minum kan biasa. Di dunia kampus kan juga ada kadang-kadang mereka ikut demo-demo minta untuk logistik juga saya kasih, utuk transport dan makan,” bebernya.

Tak hanya itu, Rahmawati juga membantah soal adanya aliran dana yang masuk dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagaimana isu yang berembus akhir-akhir ini.

“Tak ada sama sekali aliran itu, ini semua fitnah, ini yang saya duga ada grand design dalam rangka untuk pembunuhan karakter pada pejuang demokrasi yang selalu kritis untuk dibungkam,” tegasnya.

Seperti diketahui, Rachmawati bersama Alvin Indra dan delapan aktivis lainnya ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pemufakatan jahat atau makar.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rd Prabowo Argo Yuwono menyebutkan penyidik mendapatkan informasi mengenai aliran dana sebesar Rp300 juta itu dari Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). Uang deposito itu mengalir ke rekening Alvin.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...