Sabtu, 25 Maret 2017 | 12.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK Imbau Masyarakat Laporkan Penyidik Gadungan

KPK Imbau Masyarakat Laporkan Penyidik Gadungan

Reporter : Fadilah | Rabu, 11 Januari 2017 - 13:32 WIB

IMG-19837

Jubir KPK, Febri Diansyah. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta masyarakat untuk berhati-hati dengan pihak-pihak yang mengaku sebagai penyidik KPK. Hal tersebut menyusul banyaknya penyidik KPK Gadungan yang melakukan pemerasan terhadap masyarakat.

“Kami mengimbau pada seluruh pihak, agar berhati-hati dengan pihak-pihak yang mengaku sebagai pegawai KPK,” ujar Jubir KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, (11/1/2017).

Ia juga menyarankan agar masyarakat langsung melaporkan pada aparat hukum setempat, jika menemui pihak-pihak yang mengaku sebagai penyidik KPK dan meminta sejumlah uang.

“Jika terdapat permintaan uang silahkan langsung melapor pada aparat hukum setempat,” imbau Febri.

Kata dia, KPK juga menerima laporan langsung dari masyarakat. Bagi masyarakat yang hendak melapor dapat menghubungi telp di 021-25578389 atau mengisi form aduan di pengaduan@kpk.go.id

“Bisa juga melapor langsung kepada KPK, jika ingin melaporkan pada KPK dapat menghubungi telp. 021-25578389 atau mengisi form aduan dipengaduan@kpk.go.id,” pungkasnya.

Sebagai informasi, belakangan ini sering terjadi penangkapan terhadap orang yang mengaku sebagai penyidik KPK. Yang baru-baru ini ditangkap adalah orang berinisial JC (44).

JC ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat (Jabar) lantaran mengaku-ngaku sebagai penyidik KPK dan melakukan aksi kejahatan dengan cara memeras pemilik bengkel di Bogor.

Dalam menjalankan aksinya itu, tersangka JC (44 tahun), selalu melengkapi diri dengan atribut dan kartu pengenal berlogo KPK. Tak hanya itu, JC juga selalu membawa senjata api jenis pistol airgun untuk menakut-nakuti korbannya.

Adapun, dari rumah tersangka di Kampung Pabaruan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat ini, polisi menyita barang bukti satu pucuk pistol air gun, senjata tajam jenis pedang, badge dan pin seragam PPNS dan KPK, kartu tanda anggota KPK dan PPNS palsu.

Selain itu, polisi juga menemukan baju seragam KPK dan seragam lainnya dengan pangkat bunga melati tiga (kombes), kartu tanda anggota KPK palsu, berkas, amplop dengan kop surat KPK, serta stempel Pemprov DKI Jakarta.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan
Politik - Sabtu, 25 Maret 2017 - 12:25 WIB

Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan

Kasus dicurinya berkas sengketa Pilkada Kabupaten Dogiyai, Papua di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi perhatian banyak orang.Bahkan hilangnya berkas-berkas itu harus ...
Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 10:45 WIB

Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka

Mobil kepresidenan merupakan topik yang banyak diperbincangkan belakangan ini. Pasalnya, mobil yang dikendarai Presiden Jokowi sempat mogok sebanyak empat kali ...
Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong
Hukum - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:44 WIB

Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong

Setelah gesit berkelit dan membantah semua tuduhan terlibat dalam pusaran suap proyek e-KTP, Setya Novanto kini tersudutkan.Pasalnya, sejumlah bukti dan ...
Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker
Ekonomi - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:19 WIB

Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker

Konflik antara transportasi umum dan transportasi online semakin marak belakangan ini. Pasalnya, banyak transportasi online yang menggunakan kendaraan biasa sehingga ...
Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara
Peristiwa - Jumat, 24 Maret 2017 - 21:55 WIB

Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara

Ratusan massa dari Majelis Silaturahmi Umat Islam yang datang dari dua penjuru Jl Lingkar Utara, Bekasi Utara yang berusaha merangsuk ...
Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto
Nasional - Jumat, 24 Maret 2017 - 19:58 WIB

Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto

Telah terjadi insiden pelemparan oleh oknum suporter bola pada kereta api tujuan akhir Purwokerto antara Stasiun Kiaracondong dan Stasiun Gedebage ...