Rabu, 18 Januari 2017 | 00.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK Imbau Masyarakat Laporkan Penyidik Gadungan

KPK Imbau Masyarakat Laporkan Penyidik Gadungan

Reporter : Fadilah | Rabu, 11 Januari 2017 - 13:32 WIB

IMG-19837

Jubir KPK, Febri Diansyah. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta masyarakat untuk berhati-hati dengan pihak-pihak yang mengaku sebagai penyidik KPK. Hal tersebut menyusul banyaknya penyidik KPK Gadungan yang melakukan pemerasan terhadap masyarakat.

“Kami mengimbau pada seluruh pihak, agar berhati-hati dengan pihak-pihak yang mengaku sebagai pegawai KPK,” ujar Jubir KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, (11/1/2017).

Ia juga menyarankan agar masyarakat langsung melaporkan pada aparat hukum setempat, jika menemui pihak-pihak yang mengaku sebagai penyidik KPK dan meminta sejumlah uang.

“Jika terdapat permintaan uang silahkan langsung melapor pada aparat hukum setempat,” imbau Febri.

Kata dia, KPK juga menerima laporan langsung dari masyarakat. Bagi masyarakat yang hendak melapor dapat menghubungi telp di 021-25578389 atau mengisi form aduan di pengaduan@kpk.go.id

“Bisa juga melapor langsung kepada KPK, jika ingin melaporkan pada KPK dapat menghubungi telp. 021-25578389 atau mengisi form aduan dipengaduan@kpk.go.id,” pungkasnya.

Sebagai informasi, belakangan ini sering terjadi penangkapan terhadap orang yang mengaku sebagai penyidik KPK. Yang baru-baru ini ditangkap adalah orang berinisial JC (44).

JC ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat (Jabar) lantaran mengaku-ngaku sebagai penyidik KPK dan melakukan aksi kejahatan dengan cara memeras pemilik bengkel di Bogor.

Dalam menjalankan aksinya itu, tersangka JC (44 tahun), selalu melengkapi diri dengan atribut dan kartu pengenal berlogo KPK. Tak hanya itu, JC juga selalu membawa senjata api jenis pistol airgun untuk menakut-nakuti korbannya.

Adapun, dari rumah tersangka di Kampung Pabaruan Cilendek Timur, Kecamatan Bogor Barat ini, polisi menyita barang bukti satu pucuk pistol air gun, senjata tajam jenis pedang, badge dan pin seragam PPNS dan KPK, kartu tanda anggota KPK dan PPNS palsu.

Selain itu, polisi juga menemukan baju seragam KPK dan seragam lainnya dengan pangkat bunga melati tiga (kombes), kartu tanda anggota KPK palsu, berkas, amplop dengan kop surat KPK, serta stempel Pemprov DKI Jakarta.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...