Jumat, 21 Juli 2017 | 13.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Habib Rizieq Siap Penuhi Panggilan Polisi Jika Tak Ada Halangan

Habib Rizieq Siap Penuhi Panggilan Polisi Jika Tak Ada Halangan

Rabu, 11 Januari 2017 - 15:52 WIB

IMG-19838

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sampaikan aspirasi ke pimpinan DPR (KiniNews/Wahyu)

Jakarta, kini.co.id – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan akan memenuhi panggilan polisi terkait laporan Sukmawati Soekarno Putri di Polda Jawa Barat.

Habib Rizieq dilaporkan Sukmawati pada akhir 2016, yang menyebut dalam ceramanya dua tahun silam yakni “Pancasila Sukarno ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala.”

Pernyataan tersebut dinilai melecehkan Pancasila dan menghina kehormatan serta martabat mantan Presiden Sukarno.

Sebelumnya, Habib Rizieq‎ dua kali tak memenuhi panggilan untuk diperiksa terkait laporan Sukmawati.

“Ya memang aturannya begitu, kalau panggilan pertama tidak datang, maka ada panggilan kedua. Panggilan kedua tidak datang, ada panggilan ketiga, baru jemput paksa. Begitu kan,” kata Habib Rizieq usai bertemu pimpinan DPR di Komplek Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Habib menegaskan kalau tidak ada halangan maka dia akan datang dan ada halangan tidak datang memenuhi panggilan penyidik.

“Ya kita lihat, kalau sehat datang, tapi kalau sakit, ya tidak datang. Kalau sehat datang, kalau sakit tidak datang. Kalau tidak ada halangan datang, kalau ada halangan tidak datang. Kan kita tidak bisa bilang, pasti datang, tidak boleh,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan ribu anggota FPI, LPI se-Jawa Barat bakal turut menghadiri pemanggilan Habib Rizieq di Mapolda Jabar tersebut.

Ketua DPD FPI Jawa Barat, KH Abdul Qohar dalam keterangan tertulisnya menyebutkan ratusan ribu anggotanya siap mengawal Imam Besar yang akan menjalani pemeriksaan pukul 09.00 WIB di Mapolda Jabar, Kamis (12/1).

“Insya Allah kita kumpul pukul 06.00 WIB di markas DPW Kota Bandung, Jl Gede Bage No.79,” sebutnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...
DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:05 WIB

DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK

Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyatakan akan melakukan uji materi terkait Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang baru saja disetujui ...