Jumat, 22 September 2017 | 18.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Habib Rizieq Siap Penuhi Panggilan Polisi Jika Tak Ada Halangan

Habib Rizieq Siap Penuhi Panggilan Polisi Jika Tak Ada Halangan

Rabu, 11 Januari 2017 - 15:52 WIB

IMG-19838

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sampaikan aspirasi ke pimpinan DPR (KiniNews/Wahyu)

Jakarta, kini.co.id – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan akan memenuhi panggilan polisi terkait laporan Sukmawati Soekarno Putri di Polda Jawa Barat.

Habib Rizieq dilaporkan Sukmawati pada akhir 2016, yang menyebut dalam ceramanya dua tahun silam yakni “Pancasila Sukarno ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala.”

Pernyataan tersebut dinilai melecehkan Pancasila dan menghina kehormatan serta martabat mantan Presiden Sukarno.

Sebelumnya, Habib Rizieq‎ dua kali tak memenuhi panggilan untuk diperiksa terkait laporan Sukmawati.

“Ya memang aturannya begitu, kalau panggilan pertama tidak datang, maka ada panggilan kedua. Panggilan kedua tidak datang, ada panggilan ketiga, baru jemput paksa. Begitu kan,” kata Habib Rizieq usai bertemu pimpinan DPR di Komplek Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Habib menegaskan kalau tidak ada halangan maka dia akan datang dan ada halangan tidak datang memenuhi panggilan penyidik.

“Ya kita lihat, kalau sehat datang, tapi kalau sakit, ya tidak datang. Kalau sehat datang, kalau sakit tidak datang. Kalau tidak ada halangan datang, kalau ada halangan tidak datang. Kan kita tidak bisa bilang, pasti datang, tidak boleh,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan ribu anggota FPI, LPI se-Jawa Barat bakal turut menghadiri pemanggilan Habib Rizieq di Mapolda Jabar tersebut.

Ketua DPD FPI Jawa Barat, KH Abdul Qohar dalam keterangan tertulisnya menyebutkan ratusan ribu anggotanya siap mengawal Imam Besar yang akan menjalani pemeriksaan pukul 09.00 WIB di Mapolda Jabar, Kamis (12/1).

“Insya Allah kita kumpul pukul 06.00 WIB di markas DPW Kota Bandung, Jl Gede Bage No.79,” sebutnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945
Tak Berkategori - Jumat, 22 September 2017 - 16:53 WIB

DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945

Ketua DPD RI Oesman Sapta mendukung pembahasan posisi Kejaksaan Agung dalam amandemen UUD 1945 agar posisinya tugas dan fungsinya jelas ...
Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 16:11 WIB

Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela

Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar akan membacakan putusan sela dalam perkara permohonan gugatan praperadilan yang diajukan oleh ...
YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 16:01 WIB

YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyarankan Bank Indonesia tidak memaksakan perbankan menarik biaya isi ulang ...
Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:50 WIB

Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyatakan pemutaran film sejarah Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) dinilai tepat. Karena ini ...
Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital
Ekonomi - Jumat, 22 September 2017 - 15:25 WIB

Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital

Pemerintah akan mendorong pengembangan ekonomi digital melalui basis industri dan perdagangan elektronik (e-commerce). Salah satu kunci sukses pelaksanaannya adalah perlu ...
Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:23 WIB

Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka lelang barang hasil rampasan dari koruptor. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendukung langkah itu ...