Kamis, 23 Maret 2017 | 11.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Habib Rizieq Siap Penuhi Panggilan Polisi Jika Tak Ada Halangan

Habib Rizieq Siap Penuhi Panggilan Polisi Jika Tak Ada Halangan

Rabu, 11 Januari 2017 - 15:52 WIB

IMG-19838

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sampaikan aspirasi ke pimpinan DPR (KiniNews/Wahyu)

Jakarta, kini.co.id – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengatakan akan memenuhi panggilan polisi terkait laporan Sukmawati Soekarno Putri di Polda Jawa Barat.

Habib Rizieq dilaporkan Sukmawati pada akhir 2016, yang menyebut dalam ceramanya dua tahun silam yakni “Pancasila Sukarno ketuhanan ada di pantat, sedangkan Pancasila piagam Jakarta ketuhanan ada di kepala.”

Pernyataan tersebut dinilai melecehkan Pancasila dan menghina kehormatan serta martabat mantan Presiden Sukarno.

Sebelumnya, Habib Rizieq‎ dua kali tak memenuhi panggilan untuk diperiksa terkait laporan Sukmawati.

“Ya memang aturannya begitu, kalau panggilan pertama tidak datang, maka ada panggilan kedua. Panggilan kedua tidak datang, ada panggilan ketiga, baru jemput paksa. Begitu kan,” kata Habib Rizieq usai bertemu pimpinan DPR di Komplek Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Habib menegaskan kalau tidak ada halangan maka dia akan datang dan ada halangan tidak datang memenuhi panggilan penyidik.

“Ya kita lihat, kalau sehat datang, tapi kalau sakit, ya tidak datang. Kalau sehat datang, kalau sakit tidak datang. Kalau tidak ada halangan datang, kalau ada halangan tidak datang. Kan kita tidak bisa bilang, pasti datang, tidak boleh,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan ribu anggota FPI, LPI se-Jawa Barat bakal turut menghadiri pemanggilan Habib Rizieq di Mapolda Jabar tersebut.

Ketua DPD FPI Jawa Barat, KH Abdul Qohar dalam keterangan tertulisnya menyebutkan ratusan ribu anggotanya siap mengawal Imam Besar yang akan menjalani pemeriksaan pukul 09.00 WIB di Mapolda Jabar, Kamis (12/1).

“Insya Allah kita kumpul pukul 06.00 WIB di markas DPW Kota Bandung, Jl Gede Bage No.79,” sebutnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah
Nasional - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:12 WIB

Kuota Haji 2017 Ditambah Menjadi 221.000 Jamaah

Pada 2017 ini, kuota jamaah untuk Ibadah Haji bertambah menjadi 221.00 orang. Kuota tersebut dibagi untuk haji reguler sebanyak 204.000 ...
KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 11:07 WIB

KPK Rahasiakan Penerima Suap e-KTP yang Kembalikan Uang, Ada Apa?

Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, terus mempertanyakan sikap KPK yang merahasiakan nama-nama penerima suap proyek pengadaan e-KTP. Bahkan dianggap melindungi ...
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...