Senin, 11 Desember 2017 | 09.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Satu Perampok Setoran SPBU Tewas Diganjar Timah Panas

Satu Perampok Setoran SPBU Tewas Diganjar Timah Panas

Rabu, 11 Januari 2017 - 20:40 WIB

IMG-19844

ilustrasi

JAKARTA, kini.co.id – Satu dari tiga perampok uang setoran SPBU senilai Rp300 juta yang terjadi di Jalan Raya Hankam, Jatirahayu, Pondokmelati pada Selasa (3/1/2017) lalu, tewas ditembak polisi. Sementara dua orang lainnya diamankan ke kantor kepolisian setempat untuk diinterogasi penyidik.

“Ya betul, pelaku ditangkap oleh aparat Unit IV Subdit III Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kemarin (Selasa, 10/1). Pelaku yang diamankan bernama Bulku alias Agus, Somad Hidayat dan Saini Bin Slamet,” ujar Kanit Reskrim Polsek Pondokgede AKP Dimas Satya Wicaksono pada Rabu (11/1/2017).

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, Agus Nurjaman (40) petugas keamanan SPBU dirampok oleh tiga penjahat saat hendak menyetor uang penjualan BBM di sebuah bank daerah Pondokgede, Kota Bekasi. Beberapa meter dari SPBU, tiba-tiba dia dipukul oleh pengendara lain dari sisi kanan.

Seketika sepeda motornya hilang kendali dan Nurjaman terjatuh ke tepi jalan. Nurjaman kemudian dibacok di bagian tangan kanan, dada dan dahinya menggunakan sebilah golok. Dengan leluasa, tiga perampok tersebut menggasak sebuah tas berisi uang Rp 300 juta yang dibawa Nurjaman.

Menurut Dimas, pelaku yang ditembak mati polisi bernama Bulku. Bulku ditembak di bagian dada karena melakukan perlawanan ketika diminta menunjukkan lokasi barang bukti senjata tajam dan persembunyian rekannya di daerah Kota Bekasi. Dia pun tewas kehabisan darah dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Sementara dua pelaku lainnya Somad dan Saini ditangkap tanpa perlawanan di Kota Bekasi. Identitas mereka terungkap, saat penyidik memeriksa rekaman kamera CCTV di sekitar ruko yang ada di lokasi.

Dari rekaman tersebut, petugas mendapati tiga pelaku sedang merampok korban dengan senjata tajam. Berbekal rekaman itu, penyidik berhasil mengidentifikasi salah satu dari kawanan penjahat itu. Rupanya Somad dan rekan-rekan sudah beberapa kali melakukan perampokan di daerah Ciracas, Jakarta Timur; Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Hingga saat ini, kata Dimas, pihaknya masih berkoordinasi dengan aparat Polda Metro Jaya untuk pelimpahan berkas kasus tersebut.

“Kasusnya sekarang sudah ditangani penyidik Polda, sehingga barang bukti dan pelakunya diamankan di sana,” jelas dia.

Berdasarkan data yang diperoleh, ketiga tersangka saling berbagi peran saat hendak beraksi. Bulku bertugas membacok korban menggunakan golok apabila melakukan perlawanan. Sedangkan Somad bertugas membawa sepeda motor yang ditumpangi Buluk.

“Sedangkan Saini dan pelaku lainnya yang masih buron bertugas mengawasi dan mensurvei lokasi kejadian sebelum melakukan perampokan,” jelas dia.

Akibat perbuatannya, para tersangka yang ditangkap akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia emas, siapa tahu?
Secangkir Kopi - Senin, 11 Desember 2017 - 08:47 WIB

Indonesia emas, siapa tahu?

Tolonglah saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau lembaga, lembaga yang ...
Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara
Peristiwa - Senin, 11 Desember 2017 - 06:52 WIB

Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto mengajak media massa baik televisi, cetak maupun online agar bersama-sama ikut menjaga kedaulatan dan ...
Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan
Politik - Minggu, 10 Desember 2017 - 23:25 WIB

Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengaku prihatin dengan munculnya fenomena "kesalahpahaman" yang dapat dikhawatirkan merusak persatuan bangsa saat ini.Demikian hal ...
YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi
Ekonomi - Minggu, 10 Desember 2017 - 22:49 WIB

YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menduga kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang terjadi di beberapa ...
Ngopi bareng Panglima TNI di udara
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:20 WIB

Ngopi bareng Panglima TNI di udara

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto punya cara tersendiri mengawali masa jabatan bersama awak media. Melalui kegiatan bertajuk 'Ngopi Bareng di ...
Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:00 WIB

Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan bertekadnya untuk meneruskan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan membangun angkatan perang yang ...