Kamis, 19 Januari 2017 | 09.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Satu Perampok Setoran SPBU Tewas Diganjar Timah Panas

Satu Perampok Setoran SPBU Tewas Diganjar Timah Panas

Rabu, 11 Januari 2017 - 20:40 WIB

IMG-19844

ilustrasi

JAKARTA, kini.co.id – Satu dari tiga perampok uang setoran SPBU senilai Rp300 juta yang terjadi di Jalan Raya Hankam, Jatirahayu, Pondokmelati pada Selasa (3/1/2017) lalu, tewas ditembak polisi. Sementara dua orang lainnya diamankan ke kantor kepolisian setempat untuk diinterogasi penyidik.

“Ya betul, pelaku ditangkap oleh aparat Unit IV Subdit III Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kemarin (Selasa, 10/1). Pelaku yang diamankan bernama Bulku alias Agus, Somad Hidayat dan Saini Bin Slamet,” ujar Kanit Reskrim Polsek Pondokgede AKP Dimas Satya Wicaksono pada Rabu (11/1/2017).

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, Agus Nurjaman (40) petugas keamanan SPBU dirampok oleh tiga penjahat saat hendak menyetor uang penjualan BBM di sebuah bank daerah Pondokgede, Kota Bekasi. Beberapa meter dari SPBU, tiba-tiba dia dipukul oleh pengendara lain dari sisi kanan.

Seketika sepeda motornya hilang kendali dan Nurjaman terjatuh ke tepi jalan. Nurjaman kemudian dibacok di bagian tangan kanan, dada dan dahinya menggunakan sebilah golok. Dengan leluasa, tiga perampok tersebut menggasak sebuah tas berisi uang Rp 300 juta yang dibawa Nurjaman.

Menurut Dimas, pelaku yang ditembak mati polisi bernama Bulku. Bulku ditembak di bagian dada karena melakukan perlawanan ketika diminta menunjukkan lokasi barang bukti senjata tajam dan persembunyian rekannya di daerah Kota Bekasi. Dia pun tewas kehabisan darah dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Sementara dua pelaku lainnya Somad dan Saini ditangkap tanpa perlawanan di Kota Bekasi. Identitas mereka terungkap, saat penyidik memeriksa rekaman kamera CCTV di sekitar ruko yang ada di lokasi.

Dari rekaman tersebut, petugas mendapati tiga pelaku sedang merampok korban dengan senjata tajam. Berbekal rekaman itu, penyidik berhasil mengidentifikasi salah satu dari kawanan penjahat itu. Rupanya Somad dan rekan-rekan sudah beberapa kali melakukan perampokan di daerah Ciracas, Jakarta Timur; Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.

Hingga saat ini, kata Dimas, pihaknya masih berkoordinasi dengan aparat Polda Metro Jaya untuk pelimpahan berkas kasus tersebut.

“Kasusnya sekarang sudah ditangani penyidik Polda, sehingga barang bukti dan pelakunya diamankan di sana,” jelas dia.

Berdasarkan data yang diperoleh, ketiga tersangka saling berbagi peran saat hendak beraksi. Bulku bertugas membacok korban menggunakan golok apabila melakukan perlawanan. Sedangkan Somad bertugas membawa sepeda motor yang ditumpangi Buluk.

“Sedangkan Saini dan pelaku lainnya yang masih buron bertugas mengawasi dan mensurvei lokasi kejadian sebelum melakukan perampokan,” jelas dia.

Akibat perbuatannya, para tersangka yang ditangkap akan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 07:48 WIB

Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal

Setelah munculnya gesekan dalam sosial masyarakat, sejumlah pihak menginginkan pembubaran ormas-ormas radikal.Lucunya, ormas radikal selalu dikaitkan dengan ormas Islam sehingga ...
Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 02:54 WIB

Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan mantan Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni sebagai saksi dalam kasus ...
Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:57 WIB

Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto

Saat menghadiri pembukaan Rapat Pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Watim-MUI), Mentri Polhukam Wiranto yang mewakili Presdien Jokowi, Rabu (18/1) ...
Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:34 WIB

Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal

Dia meminta pemerintah agar tidak hanya memperhatikan kekerasan fisik yang terjadi di lapangan untuk membubarkan ormas radikal. "Tapi mari juga ...
PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:55 WIB

PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara

Terkait dengan keluhan warga Taman Wisma Asri kepada pihak PLN Rayon Medan Satria, Bekasi Utara soal pembengkakan tarif listrik yang ...
Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:48 WIB

Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal

Anggota Komisi l DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi menyebutkan kerjasama antar TNI dan pemerintah belum maksimal pada beberapa program. Dengan ...