Minggu, 19 Februari 2017 | 18.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK akan Panggil Kembali Gamawan Fauzi

KPK akan Panggil Kembali Gamawan Fauzi

Reporter : Fadilah | Rabu, 11 Januari 2017 - 20:43 WIB

IMG-19845

Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). (Ilustrasi)

JAKARTA, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah gencar mendalami kasus dugaan korupsi dalam pengadaan proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) Tahun Anggaran (TA) 2011-2012.

Belakangan ini, KPK acap kali memeriksa nama-nama pejabat penting seperti Mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, Ketua DPR RI Setya Novanto, hingga Mantan Ketua Fraksi Demokrat DPR RI Anas Urbaningrum. Bahkan karena saking seriusnya KPK mendalami kasus ini, Anas sampai dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Guntur.

Saat ditanya apakah KPK akan kembali memanggil Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi? Jubir KPK, Febri Diansyah pun tak membantahnya.

“Saksi saksi akan dipanggil jika memang dibutuhkan informasinya, apakah itu saksi yang berasal dari lingkungan pejabat kemendagri tentu saja mulai dari Menteri, Dirjen ataupun unsur pengadaannya ataupun saksi dari swasta ataupun saksi yang terlibat ikut mengetahui proses penganggaran e-KTP. Jadi di tiga titik itulah penyidik akan fokus,” jawab Febri, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, (11/1/2017).

“Untuk saat ini masih bicara bagaimana membuktikan lebih pasti terhadap dua tersangka yang sudah diproses di penyidikan dan sudah ditahan,” lanjutnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua tersangka, yakni Sugiharto, dan Irman. Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 2 subsider ayat 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 dan 64 ayat 1KUHP.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal
Politik - Minggu, 19 Februari 2017 - 11:50 WIB

PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal

Ketua Bidang Hukum DPP PDIP, Trimedya Panjaitan menuding partai pendukung selain PDIP lemah mengintensifkan dukungan dari bawah dan kurang memiliki ...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:50 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mundur secara resmi. Juru bicara PTFI, Riza Pratama pun ...
KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:42 WIB

KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun

Ada tiga perkara yang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berikan kepada Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi. ...
Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:59 WIB

Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada DKI Jakarta 2017 meningkat. ...
PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 15:17 WIB

PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, tengah mengumpulkan masukan dari sejumlah kader dan simpatin dalam penentuan sikap politik ...
Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan
Peristiwa - Sabtu, 18 Februari 2017 - 13:23 WIB

Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden Jokowi yang membiarkan Ahok kembali menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta meski menyandang status ...