Sabtu, 20 Januari 2018 | 10.00 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>KPK akan Panggil Kembali Gamawan Fauzi

KPK akan Panggil Kembali Gamawan Fauzi

Reporter : Fadilah | Rabu, 11 Januari 2017 - 20:43 WIB

IMG-19845

Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). (Ilustrasi)

JAKARTA, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah gencar mendalami kasus dugaan korupsi dalam pengadaan proyek Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) Tahun Anggaran (TA) 2011-2012.

Belakangan ini, KPK acap kali memeriksa nama-nama pejabat penting seperti Mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, Ketua DPR RI Setya Novanto, hingga Mantan Ketua Fraksi Demokrat DPR RI Anas Urbaningrum. Bahkan karena saking seriusnya KPK mendalami kasus ini, Anas sampai dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Guntur.

Saat ditanya apakah KPK akan kembali memanggil Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi? Jubir KPK, Febri Diansyah pun tak membantahnya.

“Saksi saksi akan dipanggil jika memang dibutuhkan informasinya, apakah itu saksi yang berasal dari lingkungan pejabat kemendagri tentu saja mulai dari Menteri, Dirjen ataupun unsur pengadaannya ataupun saksi dari swasta ataupun saksi yang terlibat ikut mengetahui proses penganggaran e-KTP. Jadi di tiga titik itulah penyidik akan fokus,” jawab Febri, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, (11/1/2017).

“Untuk saat ini masih bicara bagaimana membuktikan lebih pasti terhadap dua tersangka yang sudah diproses di penyidikan dan sudah ditahan,” lanjutnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua tersangka, yakni Sugiharto, dan Irman. Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 2 subsider ayat 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 dan 64 ayat 1KUHP.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...