Rabu, 22 Februari 2017 | 01.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ini Nama Saksi yang Ditemukan KPK dengan Setnov

Ini Nama Saksi yang Ditemukan KPK dengan Setnov

Reporter : Fadilah | Rabu, 11 Januari 2017 - 20:46 WIB

IMG-19846

Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). (Ilustrasi)

JAKARTA, kini.co.id – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan, Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) diperiksa KPK pada Selasa (10/1/2016) kemarin untuk memastikan terkait dugaan pertemuan yang dihadirinya. Pertemuan tersebut yakni berkaitan dengan alur kasus proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Kata Febri, pertemuan tersebut dilakukan di kantor DPR dan juga sejumlah hotel di Jakarta. Namun Febri enggan menyebutkan lokasi-lokasi hotel dan waktu terjadinya pertemuan.

“Kemarin Setnov dikonfirmasi terkait sejumlah pertemuan, pertemuan yg terjadi baik di kantor, DPR, ataupun pertemuan yang terjadi di luar kantor pertemuan di sejumlah hotel dengan pihak-pihak tertentu,” ujarnya, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, (11/1/2017).

Adapun untuk memastikan hal tersebut, Setnov kemarin dipertemukan langsung dengan saksi-saksi lain yang terkait dengan rangka peristiwa e-KTP ini.

“Untuk memastikan bahwa orang dengan nama tertentu inilah yang waktu itu juga ikut ditemui oleh saksi,” ujar Febri.

Lagi-lagi, mantan aktivis Indonesian Corruptio Watch (ICW) itu enggan menjelaskan siapa saja saksi yang dipertemukan dengan Setnov. Namun dipastikannya, pihak tersebut merupakan pihak-pihak yang menjadi bagian penting dalam kasus yang merugikan negara Rp 2,3 triliun itu.

“Kami pastikan pihak lain yang dipertemukan dengan Setnov itu adalah pihak yang menjadi bagian penting di rangkaian peristiwa yang harus kami buktikan,” ujarnya

Jika dirunut pada jadwal pemeriksaan KPK kemarin, KPK memeriksa tiga saksi lain. Mereka yakni adalah Direktur PT Cahaya Wijaya Kusuma Andi Agustinus, pengusaha home industri jasa elektroplating Dedi Prijono, dan seorang wiraswasta bernama Vidi Gunawan. Ketiganya diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Irman.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan dua tersangka, yakni Sugiharto, dan Irman. Keduanya disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 2 subsider ayat 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 dan 64 ayat 1KUHP.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Riski Ditemukan tak Bernyawa
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:40 WIB

Riski Ditemukan tak Bernyawa

Korban tenggelam di Kali Pulo, Kecamatan Medan Satria, Muhammad Riski (16) berhasil ditemukan tim gabungan dari Basarnas dan BPBD Kota ...
Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:31 WIB

Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi

Lima warga lansia, dan Satu dibawah umur yang sedang mengidap penyakit berhasil dievakuasi Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ...
SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:27 WIB

SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ananda yang berada di Jalan Prof. M Yamin, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Siap melaksanakan ...
Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:59 WIB

Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal

Seluruh proyek kolam retensi atau tandon yang dibangun sejak 2015 hingga 2016 di wilayah Kota Bekasi hingga kini belum berfungsi ...
Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:18 WIB

Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !

Kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ditengah-tengah massa ratusan ribu aksi 212 jilid II di DPR, ...
Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 19:49 WIB

Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak menyalahkan siapa pun terhadap bencana ...