Minggu, 25 Februari 2018 | 22.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Aksi 121 di Bekasi: Jokowi Tunduk pada Pengusaha

Aksi 121 di Bekasi: Jokowi Tunduk pada Pengusaha

Reporter : Fauzan | Kamis, 12 Januari 2017 - 15:24 WIB

IMG-19874

HMI Bekasi menggelar aksi 121. (KiniNews/Rakisa)

Jakarta, kini.co.id – Aksi Bela Rakyat 121 digelar mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia. Para mahasiswa menolak kebijakan pemerintah yang dinilai semakin mencekik masyarakat.

Tak berbeda di Bekasi, puluhan anggota pergerakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bekasi, melakukan aksi Unjuk Rasa Bela Rakyat 212 di halaman gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kamis (12/1/2017) siang.

Koordinator aksi, Bongsu Syahputra, akan terus melawan rezim yang membuat kebijakan tidak pro terhadap rakayat. Kata dia, HMI mengutuk pemerintahan Jokowi-JK yang saat ini dalam mengambil kebijakan hanya menyengsarakan rakayt dan hanya mementingkan elit-elit politik saja.

“Awal tahun 2017 Jokowi mempersembahkan kado yang sangat pahit untuk masyarakat, mulai dari naiknya tarif dasar listrik, pajak STNK, bahan dasar pangan, serta Bahan Bakar Minyak (BBM). Penghianatan mereka sudah jelas terhadap bangsa sendiri tidak memihak kepada rakyat,” teriak dia, dan disambut suara geruh para mahasiswa.

Setelah terjadi gerakan besar saat ini kata Bongsu, rezim penguasa dan kontrol sosial terlihat saling melempar tanggungjawab.

Kebijakan yang saat ini diterapkan bukan untuk kepentingan rakyat, melainkan kepentingan asing, aseng, serta tengkulak – tengkulak kapitalis yang menindas rakyat.

Dalam aksinya mahasiswa juga menggelar aksi teatrikal dengan mengenakan topeng Jokowi. Dalam teatrikalnya mereka menunjukkan bawa Jokowi tunduk kepada pengusaha, Tommy Soeharto.

Dalam orasi yang memakan waktu lebih kurang 30 menit, Dua orang anggota DPRD dari fraksi PDI Perjuangan, Hasan Tiger dan Wasimin, menerima aspirasi para mahasiswa.

Pantauan Kini.co.id para mahasiswa juga membakar ban mobil sebagai simbol kekecawaan terhadap rezim Jokowi – JK. Dan, melakukan aksi teaterikal topeng Presiden Jokowi yang tunduk pada pengusaha Tommy Suharto.

(Baca juga: Demo Mahasiswa di Medan: Jokowi-JK Penghianat!)

Mereka juga meminta kepada wakil rakyat untuk menyampaikan aspirasinya ke DPR RI dan Pemerintah pusat dengan tuntutan yakni:

1. Menolak tegas PP No.60 tahun 2016 agar segera dicabut oleh pemerintah dan menolak kenaikan harga BBM yang tidak berpihak pada rakyat serta menjamin terpenuhinya kebutuhan BBM diseluruh SPBU.

2. Menolak kenaikan tarif dasar listrik 900va karena berdampak melemahnya perekonomian rakyat dan daya beli masyarakat, menjalankan program nawa cita sesuai dengan janji kampanye Jokowi – JK yang pro terhadap wong cilik agar tidak menjadi Duka Cita untuk Indonesia.

3. Menuntut pemerintah agar tidak saling lempar kesalahan dalam membuat kebijakan dan menuntut pemerintah untuk transparansi dalam mengelola sistem pemerintahan yang andil dan bémartabat.

4. Bebaskan beberapa aktivis yang masih ditahan oleh pihak keamanan karena dugaan makar yang dituduhkan sampai saai ini belum bisa dibuktikan secara nyata. Sebab, ini sama saja melakukan pembatasan expresi dan aspirasi di muka umum oleh pemerintah.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...